
Bola.net - Barcelona mendapat pukulan berat menjelang akhir musim setelah winger andalan mereka, Raphinha, dipastikan harus menepi karena cedera. Pemain asal Brasil itu mengalami masalah hamstring saat menjalani tugas internasional.
Cedera tersebut membuat Raphinha diperkirakan absen selama empat hingga lima pekan. Situasi ini menjadi kabar buruk bagi pelatih Hansi Flick yang tengah berupaya membawa Barcelona menutup musim dengan hasil positif.
Kabar tersebut juga memicu reaksi dari jajaran klub. Presiden Barcelona Joan Laporta menyuarakan kekesalannya terhadap jadwal internasional yang dinilai turut berkontribusi pada cedera pemain.
Laporta Soroti Jadwal Internasional Setelah Cedera Raphinha

Laporta menilai kalender pertandingan internasional perlu ditinjau ulang agar lebih memperhatikan kepentingan klub. Ia berharap FIFA mempertimbangkan perubahan pada jadwal tersebut.
“Dengan satu atau lain cara, kita seharusnya menuntut FIFA untuk membuat kalender internasional yang mempertimbangkan kompetisi yang diikuti klub-klub terbesar," ujar Laporta.
“Iya, benar bahwa dalam pertandingan persahabatan antara Prancis dan Brasil di Amerika Serikat, salah satu pemain terbaik dalam skuad kami mengalami cedera, dan itu sangat menjengkelkan.”
Laporta juga menegaskan bahwa tanggung jawab atas situasi ini tidak seharusnya dibebankan kepada pemain. Menurutnya, para pemain tetap memiliki kewajiban profesional untuk membela negaranya.
“Dan jelas, Anda juga tidak bisa memindahkan tanggung jawab untuk tidak bermain kepada pemain, karena mereka adalah profesional dan, terlebih lagi, mereka bermain untuk negara mereka dan memberikan segalanya.”
Barcelona Akan Bahas Kontrak Hansi Flick di Akhir Musim
Selain membahas situasi Raphinha, Laporta juga menyinggung masa depan pelatih Barcelona Hansi Flick. Ia memastikan pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak akan dilakukan setelah musim berakhir.
Laporta menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menyelesaikan musim dengan baik. Oleh karena itu, pembahasan mengenai kontrak pelatih baru akan dilakukan setelah kompetisi selesai.
“Pada akhir musim, kami akan membicarakannya dengan tenang. Dia adalah orang yang sangat jujur dengan dirinya sendiri dan sangat profesional," lanjut Laporta.
“Saya pikir dia pantas mendapatkan perpanjangan kontrak, tetapi dia lebih memilih membicarakannya di akhir musim, menganalisis situasi, dan memutuskan apa yang harus dilakukan.”
Laporta juga mengungkapkan bahwa Flick tidak terlalu memikirkan kontrak jangka panjang. Menurutnya, pelatih asal Jerman tersebut merasa kontrak yang terlalu lama bisa menimbulkan persepsi bahwa dirinya akan menjadi kurang fokus.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 2 April 2026 15:15Barcelona Berhemat: Tidak Akan Belanja Besar, Pilih Percaya La Masia
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 2 April 2026 16:00 -
Liga Inggris 2 April 2026 15:45 -
Tim Nasional 2 April 2026 15:42
-
Liga Inggris 2 April 2026 15:27 -
Liga Spanyol 2 April 2026 15:15 -
Liga Inggris 2 April 2026 14:53
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...













:strip_icc()/kly-media-production/medias/4562919/original/059516400_1693824680-criminal-handcuffs.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544395/original/028590500_1775102728-1000031676.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211273/original/048550300_1746535292-250506_OPINI_Trubus_Rahardiansa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544794/original/018049200_1775117595-IMG-20260402-WA0055.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528543/original/066854200_1773287468-Ketua_DPR__Puan_Maharani-12_Maret_2026.jpg)

