Dean Huijsen Resmi Dijatuhi Skorsing Hanya Satu Laga

Dean Huijsen Resmi Dijatuhi Skorsing Hanya Satu Laga
Pemain Real Madrid Dean Huijsen (kanan) melakukan pelanggaran terhadap pemain Atletico Madrid Giuliano Simeone dalam pertandingan La Liga, Minggu (20/9/2026). (c) AP Photo/Bernat Armangue

Bola.net - Dean Huijsen mendapat kabar relatif positif setelah kartu merah langsung dalam laga Real Madrid melawan Atletico Madrid. Bek tengah tersebut hanya dijatuhi hukuman larangan bermain selama satu pertandingan.

Huijsen melakukan pelanggaran sebagai pemain terakhir ketika menghentikan pergerakan Giuliano Simeone. Ia menarik lengan penyerang Atletico Madrid tersebut dan langsung mendapat kartu merah, tetapi pelanggarannya tidak dinilai sebagai tindakan keras.

Hukuman satu pertandingan membuat Huijsen hanya absen saat Real Madrid menghadapi Villarreal setelah jeda internasional. Bek asal Spanyol itu masih dapat tampil dalam laga-laga penting berikutnya, termasuk El Clasico pada Oktober.

Huijsen Absen Saat Hadapi Villarreal

Absennya Huijsen tetap menjadi kerugian bagi Real Madrid. Villarreal mulai menunjukkan perkembangan setelah menjalani awal musim yang belum maksimal dan pertandingan melawan mereka kerap menghadirkan tantangan bagi Los Blancos.

Huijsen sendiri menjadi salah satu pemain penting di lini belakang Real Madrid musim ini. Kehadirannya memberikan kombinasi kemampuan bertahan dan kualitas dalam membangun serangan dari area pertahanan.

Akan tetapi, hukuman satu laga membuat situasi tersebut tidak berkembang menjadi masalah yang lebih panjang. Real Madrid masih dapat kembali menggunakan Huijsen setelah pertandingan melawan Villarreal berakhir.

Kesalahan yang Harus Diperbaiki Huijsen

Kartu merah tersebut juga menjadi pengingat bagi Huijsen untuk lebih berhati-hati ketika menjadi pemain terakhir di lini pertahanan. Situasi serupa sudah terjadi beberapa kali dalam kariernya sehingga aspek pengambilan keputusan menjadi bagian penting yang perlu diperbaiki.

Pelanggaran terhadap Simeone memang mencegah peluang berbahaya Atletico Madrid. Namun, keputusan untuk menarik lawan ketika menjadi pemain terakhir tetap membawa risiko besar bagi tim.

Oleh karena itu, Huijsen perlu menjadikan insiden tersebut sebagai bahan evaluasi. Kemampuannya sebagai bek muda sudah mendapat kepercayaan besar, tetapi konsistensi dalam mengambil keputusan akan menentukan perkembangannya di level tertinggi.

Mourinho Punya Peran Penting

Kehadiran Jose Mourinho sebagai pelatih dapat menjadi faktor penting dalam perkembangan Huijsen. Mourinho dikenal memberikan perhatian besar terhadap pemain tersebut dan memiliki kesempatan untuk membantu sang bek meningkatkan aspek permainan maupun kedisiplinannya.

Huijsen tidak hanya dituntut berkembang secara teknis. Ia juga perlu menjaga konsentrasi dan menghindari kesalahan yang dapat mengubah jalannya pertandingan.

Setelah menjalani skorsing melawan Villarreal, Huijsen berpeluang kembali memperkuat Real Madrid untuk pertandingan berikutnya. Responsnya setelah kembali ke lapangan akan menjadi bagian penting dari proses perkembangan sang bek sepanjang musim.

Sumber: The Real Champs

Klasemen