Hansi Flick Capai Tonggak Baru dalam Kariernya Bersama Barcelona

Hansi Flick Capai Tonggak Baru dalam Kariernya Bersama Barcelona
Pelatih Barcelona Hansi Flick mengangkat trofinya ke udara saat merayakan kemenangan 2-0 atas Real Madrid yang memastikan gelar juara La Liga/Liga Spanyol dengan tiga laga tersisa, 10 Mei 2026 (c) AP Photo/Joan Mateu Parra

Bola.net - Hansi Flick kini memasuki musim ketiganya sebagai pelatih Barcelona. Periode tersebut menjadi tonggak baru dalam kariernya karena sebelumnya ia belum pernah bertahan selama ini di klub atau tim nasional level elite.

Sebelum datang ke Catalonia, dua pekerjaan terbesar Flick adalah menangani Bayern Munchen dan Timnas Jerman. Kedua periode tersebut berakhir sebelum memasuki tiga musim penuh, sedangkan kebersamaannya dengan Barcelona kini telah melewati batas tersebut.

Pencapaian itu semakin berarti karena Barcelona mengawali musim 2026/27 dengan catatan sempurna. Tim asuhan Flick memenangi seluruh pertandingan yang sudah dimainkan dan menunjukkan produktivitas tinggi di lini depan.

2 Musim Bersama Bayern Munchen

Flick mulai menangani Bayern Munchen pada November 2019 setelah Niko Kovac diberhentikan. Awalnya hanya berstatus sebagai pelatih sementara, Flick kemudian membawa Bayern meraih Bundesliga, DFB-Pokal dan Liga Champions pada musim pertamanya.

Musim berikutnya juga menghasilkan sejumlah gelar. Bayern kembali menjadi juara Bundesliga, lalu memenangkan Piala Super Jerman, Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub.

Namun, Flick memilih meninggalkan Bayern pada musim panas 2021 meski masih memiliki kontrak hingga 2023. Masa baktinya di Munich pun hanya berlangsung kurang dari dua musim penuh.

2 Tahun Bersama Timnas Jerman

Tidak lama setelah meninggalkan Bayern, Flick mendapat tugas baru bersama Timnas Jerman. Ia ditunjuk sebagai penerus Joachim Low dan resmi mulai bekerja pada September 2021.

Perjalanannya bersama Jerman juga tidak berlangsung hingga tiga tahun. Pada 10 September 2023, Flick diberhentikan setelah Jerman mengalami kekalahan telak dari Jepang.

Situasi tersebut membuat masa kerja Flick di Barcelona memiliki arti tersendiri. Setelah melewati dua tahun, ia kini sudah memasuki periode yang belum pernah dicapainya ketika menangani Bayern maupun Timnas Jerman.

Barcelona Jadi Proyek Elite Terpanjang Flick

Barcelona menunjuk Flick pada musim panas 2024 setelah sang pelatih sempat beberapa bulan tanpa pekerjaan. Hubungannya dengan Presiden Barcelona, Joan Laporta, menjadi salah satu faktor penting dalam proses penunjukan tersebut.

Flick kemudian cepat menyatu dengan skuad dan lingkungan klub. Dalam dua musim penuh dan delapan pertandingan pada musim ketiganya, ia telah membawa Barcelona meraih lima trofi.

Target berikutnya juga semakin jelas, yakni membawa kembali trofi Liga Champions ke Camp Nou. Barcelona belum mampu mencapai tujuan tersebut dalam dua musim pertama Flick sehingga musim ketiganya menjadi kesempatan untuk melangkah lebih jauh.

Satu-satunya periode Flick yang lebih panjang terjadi ketika ia menangani Hoffenheim selama lima musim pada awal 2000-an. Namun, Hoffenheim saat itu masih bermain di kasta ketiga Jerman, berbeda dari tekanan yang ia hadapi bersama Barcelona, Bayern Munchen dan Timnas Jerman.

Barcelona kini menjadi proyek terpanjang Flick di level elite. Dengan musim 2026/27 yang berjalan positif, ia telah mencapai tahap dalam karier kepelatihannya yang sebelumnya belum pernah dirasakan di klub sebesar Barcelona.

Sumber: Barca Universal

Klasemen