Kurang Sabar! Ini Masalah Utama Real Madrid Saat Kalah dari Mallorca

Kurang Sabar! Ini Masalah Utama Real Madrid Saat Kalah dari Mallorca
Pemain Real Madrid, Jude Bellingham (kiri), berebut bola dengan pemain Mallorca, Samu Costa dalam pertandingan La Liga, Sabtu (4/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Real Madrid harus menelan kekalahan mengejutkan 1-2 saat bertandang ke markas Real Mallorca pada pekan ke-30 La Liga. Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Los Blancos dalam persaingan gelar musim ini.

Kekalahan itu membuat Real Madrid tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen Barcelona. Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, tekanan terhadap tim asuhan Alvaro Arbeloa semakin besar.

Usai pertandingan, Arbeloa secara terbuka menjelaskan sejumlah masalah yang menurutnya menjadi penyebab kegagalan timnya meraih hasil positif. Ia menyoroti penurunan performa Real Madrid terutama pada babak kedua.

Rencana Permainan Tidak Berjalan

Rencana Permainan Tidak Berjalan

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa memberikan semangat kepada timnya di laga melawan Mallorca, Sabtu 4 April 2026 pada lanjutan La Liga. (c) AP Photo/Jose Breton

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Arbeloa menilai timnya gagal menerapkan rencana yang sudah dipersiapkan selama sesi latihan.

Menurutnya, Real Madrid tidak mampu memainkan pola permainan yang diharapkan, terutama dalam membangun serangan dari sisi lapangan.

“Mungkin kami kurang sabar, kami tidak menerapkan apa yang kami latih selama sepekan, dan kami tidak mampu mengalirkan bola dengan baik atau menciptakan situasi satu lawan satu di sisi sayap," ujar Arbeloa.

Kondisi tersebut membuat Real Madrid kesulitan membongkar pertahanan Mallorca. Tim tuan rumah mampu menutup ruang dengan rapat dan memanfaatkan momentum saat unggul.

Babak Kedua Jadi Titik Kelemahan Real Madrid

Babak Kedua Jadi Titik Kelemahan Real Madrid

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe, dijatuhkan oleh pemain Mallorca, Pablo Torre dalam pertandingan La Liga, Sabtu (4/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Jose Breton

Arbeloa juga mengakui bahwa performa timnya menurun setelah jeda pertandingan. Di babak kedua, dia menilai Real Madrid tidak menunjukkan energi dan kejernihan berpikir yang dibutuhkan untuk membalikkan keadaan.

“Kami kurang banyak hal pada babak kedua ... seperti yang saya katakan, menurut saya kami bermain jauh lebih baik pada babak pertama dibandingkan babak kedua," lanjut Arbeloa.

"Padahal, di babak kedua kami membutuhkan lebih banyak energi dan kejernihan dalam mengambil keputusan.”

Ia menambahkan bahwa pada level kompetisi seperti La Liga, kesalahan kecil bisa berujung pada konsekuensi besar.