Kylian Mbappe dan Vinicius Junior Tumpang Tindih di Sisi Kiri

Kylian Mbappe dan Vinicius Junior Tumpang Tindih di Sisi Kiri
Pemain Real Madrid Kylian Mbappe (kanan) merayakan gol bersama Vinicius Junior dalam laga La Liga Spanyol antara Real Madrid vs Malaga di Madrid, Spanyol, Minggu, 30 Agustus 2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Kylian Mbappe dan Vinicius Junior kembali menjadi perhatian setelah keduanya tampil di area permainan yang sangat berdekatan saat Real Madrid menghadapi Atletico Madrid. Kondisi tersebut membuat serangan Los Blancos dari sisi kiri kehilangan variasi.

Menurut laporan L'Equipe, posisi rata-rata kedua pemain bahkan sangat berdekatan hingga lingkaran yang merepresentasikan posisi mereka dalam grafik pertandingan terlihat bertumpuk. Situasi itu memperlihatkan persoalan yang selama ini menjadi pembahasan terkait pembagian ruang antara Mbappe dan Vinicius.

Masalah tersebut menjadi semakin jelas ketika Real Madrid kesulitan menciptakan ancaman berarti. Atletico Madrid juga mampu membaca pola serangan lawannya dengan bertahan lebih rapat di area yang banyak ditempati kedua pemain tersebut.

Mbappe dan Vinicius Berada di Ruang Yang Sama

Vinicius memang terbiasa beroperasi dari sisi kiri, sementara Kylian Mbappe lebih sering bermain sebagai penyerang tengah. Namun, Mbappe memiliki kecenderungan bergerak ke kiri ketika pertandingan berlangsung.

Pada laga melawan Atletico, pergerakan tersebut menjadi persoalan karena Vinicius juga berada di area yang sama. Akibatnya, hampir tidak ada pemain Real Madrid yang konsisten mengisi ruang tengah kotak penalti.

Kondisi itu membuat pembagian posisi kedua pemain menjadi kurang efektif. Grafik posisi rata-rata pemain bahkan hanya memperlihatkan 10 lingkaran karena posisi Mbappe dan Vinicius saling bertumpuk.

Atletico Madrid Berhasil Membaca Pola Serangan

Atletico Madrid kemudian dapat memanfaatkan situasi tersebut dengan memperkuat pertahanan di sisi kiri serangan Real Madrid. Tim tuan rumah mengetahui bahwa sebagian besar ancaman lawannya akan datang dari area tersebut.

Kylian Mbappe dan Vinicius pun kesulitan memberikan pengaruh besar sepanjang pertandingan. Ketika dua pemain dengan karakter serupa berada di ruang yang sama, Real Madrid kehilangan opsi untuk menyerang melalui area tengah.

Situasi itu juga memunculkan pertanyaan mengenai pilihan pemain di lini depan. Jika Mbappe memang akan banyak bergerak ke kiri, Real Madrid sebenarnya dapat menggunakan penyerang lain yang lebih aktif mengisi kotak penalti.

Real Madrid Perlu Memperbaiki Pembagian Ruang

Nama seperti Endrick atau Carlos Espi menjadi alternatif yang dapat dipertimbangkan untuk memberikan kehadiran lebih besar di dalam kotak penalti. Kehadiran pemain di area tersebut bisa membuka ruang bagi Vinicius atau Mbappe untuk bergerak dari sisi kiri.

Masalahnya bukan sekadar performa individu. Ketika Kylian Mbappe dan Vinicius bergerak menuju ruang yang sama, struktur serangan Real Madrid ikut kehilangan keseimbangan.

Akan tetapi, persoalan tersebut tidak harus menjadi masalah permanen sepanjang musim. Real Madrid masih memiliki waktu untuk memperbaiki pembagian posisi agar kualitas individu Mbappe dan Vinicius dapat lebih maksimal tanpa saling membatasi ruang gerak.

Sumber: The Real Champs

Klasemen