Kylian Mbappe Minta Maaf kepada Publik China Usai Candaan Kontroversial Meme Mao Zedong

Kylian Mbappe Minta Maaf kepada Publik China Usai Candaan Kontroversial Meme Mao Zedong
Pemain Prancis Kylian Mbappe menghadiri acara seremoni Ballon dOr di Teater London Palladium di London, Inggris, Senin, 26 Oktober 2026 (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Kylian Mbappe akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Tiongkok setelah komentarnya tentang meme diktator China menuai kontroversi. Penyerang Real Madrid itu mengakui ucapannya kurang bijaksana dan telah melukai perasaan banyak orang.

Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui media sosial setelah kontroversi berkembang menjadi persoalan komersial bagi Mbappe dan sepak bola Spanyol. Stasiun televisi Tiongkok bahkan mengumumkan penangguhan siaran pertandingan La Liga sebagai respons atas insiden tersebut.

Persoalan bermula ketika Mbappe membicarakan meme yang menampilkan wajahnya pada potret Mao Zedong, mantan pemimpin Tiongkok. Ia menganggap gambar tersebut sebagai bahan candaan, tetapi komentarnya memicu reaksi negatif di negara tersebut.

Mbappe menegaskan bahwa dirinya tidak berniat menyinggung siapa pun. Ia juga menyampaikan rasa hormat terhadap masyarakat Tiongkok dan sejarah negara itu dalam pernyataan permintaan maafnya.

Mbappe Akui Komentarnya Kurang Bijaksana

Mbappe Akui Komentarnya Kurang Bijaksana

Pemain Real Madrid Kylian Mbappe merayakan gol dalam laga El Clasico La Liga antara Barcelona vs Madrid di Barcelona, Spanyol, Minggu, 25 Oktober 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Dalam pernyataannya, Mbappe menjelaskan bahwa kontroversi berawal dari reaksinya terhadap sebuah gambar yang menampilkan wajahnya. Ia mengakui komentarnya telah berdampak pada masyarakat Tiongkok dan komunitas Tionghoa di berbagai belahan dunia.

"Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, saya bereaksi terhadap sebuah gambar yang menampilkan diri saya. Komentar saya kurang bijaksana, dan kini saya memahami bahwa hal itu telah melukai banyak orang di Tiongkok serta komunitas Tionghoa di seluruh dunia," tulis Mbappe.

Bintang Real Madrid itu kemudian menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung. Ia juga menegaskan bahwa ucapannya tidak dimaksudkan untuk merendahkan masyarakat maupun sejarah Tiongkok.

"Saya meminta maaf kepada siapa pun yang merasa tersinggung dengan kata-kata saya. Sama sekali bukan niat saya untuk melakukan itu. Saya sangat menghormati masyarakat Tiongkok beserta sejarahnya, dan saya memohon maaf dengan tulus," tambahnya.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 1 November 2026
Racing Santander Racing Santander
22:15 WIB
Real Madrid Real Madrid

Candaan Meme Mao Zedong Berdampak pada La Liga

Candaan Meme Mao Zedong Berdampak pada La Liga

Pemain Real Madrid Kylian Mbappe dalam pertandingan Liga Champions melawan AS Roma, Kamis (15/10/2026). (c) AP Photo/Alessandra Tarantino

Kontroversi bermula ketika Mbappe ditanya mengenai meme favoritnya dalam sebuah wawancara. Ia menyebut gambar yang menampilkan wajahnya pada potret Mao Zedong dan mengatakan bahwa meme tersebut kerap digunakan saat bercanda dengan teman-temannya.

Komentar itu kemudian menuai reaksi keras karena dianggap menyinggung sosok penting dalam sejarah Tiongkok. Dampaknya meluas dari perbincangan di media sosial hingga hubungan komersial Mbappe dengan sejumlah perusahaan.

Dongpeng, Mengniu, dan Milkground termasuk perusahaan Tiongkok yang dilaporkan mengakhiri kerja sama komersial dengan penyerang Real Madrid tersebut. Keputusan itu menjadi pukulan bagi aktivitas promosi Mbappe di pasar Tiongkok.

Selain dampak terhadap sponsor, stasiun televisi Tiongkok juga mengumumkan penangguhan siaran La Liga. Kontroversi ini pun berkembang menjadi persoalan yang lebih luas bagi sepak bola Spanyol, sementara permintaan maaf Mbappe menjadi upaya untuk merespons reaksi publik atas pernyataannya.

Sumber: Madrid Universal