
Bola.net - Jose Mourinho memiliki hubungan panjang dan penuh rivalitas dengan Barcelona. Sebelum menjadi salah satu pelatih paling sukses di Eropa, Mourinho justru menghabiskan beberapa tahun penting dalam kariernya di Camp Nou.
Mourinho datang ke Barcelona pada 1996 sebagai bagian dari staf Bobby Robson. Kemampuan Mourinho dalam berbahasa Spanyol dan Catalan membuatnya membantu Robson berkomunikasi dengan lingkungan klub.
Perannya sebagai penerjemah kemudian melekat pada nama Mourinho, meski tugasnya di Barcelona jauh lebih luas. Seiring berkembangnya kariernya, julukan tersebut berubah menjadi ejekan yang kerap digunakan suporter Barcelona.
Rivalitas Mourinho dengan Barcelona semakin panas setelah ia menangani Inter Milan dan Real Madrid. Salah satu momen paling terkenal terjadi pada 2010 ketika Mourinho membawa Inter Milan menyingkirkan Barcelona dari semifinal Liga Champions di Camp Nou.
Awal Mula Mourinho di Barcelona

Mourinho bergabung dengan Barcelona pada 1996 setelah sebelumnya bekerja bersama Robson di Sporting dan Porto. Robson tidak bisa berbahasa Spanyol maupun Catalan, sedangkan Mourinho memiliki kemampuan bahasa yang membuatnya dipercaya membantu sang pelatih asal Inggris.
Mourinho kemudian menjadi sosok yang menyampaikan instruksi Robson sekaligus menghadapi konferensi pers. Peran tersebut menjadi kesempatan baginya untuk belajar langsung dari lingkungan sepak bola level elite.
Presiden Barcelona saat itu, Josep Lluis Nunez, dilaporkan menyebut Mourinho sebagai "sang penerjemah". Sebutan tersebut kemudian terus melekat meski tanggung jawab Mourinho di klub semakin besar.
Mourinho sendiri bertahun-tahun kemudian membantah bahwa dirinya hanya bekerja sebagai penerjemah. "Pekerjaan sebagai penerjemah itu omong kosong besar," ujar Mourinho.
Peran Mourinho Jauh Lebih Besar

Mourinho membantu Robson dalam urusan taktik dan analisis pertandingan. Ia juga menyiapkan laporan mengenai lawan, merancang sesi latihan, menjalankan analisis video, serta membantu komunikasi dengan pemain berbahasa Portugis.
Laporan mengenai lawan yang dibuat Mourinho bahkan mendapat pujian dari Robson. Sang pelatih Inggris tersebut menilai pekerjaan Mourinho "sebaik apa pun yang pernah saya terima".
Ketika Louis van Gaal menggantikan Robson pada 1997, Mourinho tetap dipertahankan Barcelona dan mendapat tanggung jawab yang lebih besar. Ia dikirim untuk memantau pertandingan di berbagai negara, memberikan laporan dari tribun saat laga, serta menangani Barcelona B.
Van Gaal kemudian memberi Mourinho kesempatan memimpin tim utama dalam ajang Copa Catalunya. Barcelona memenangkan kompetisi tersebut pada 2000 dengan Mourinho sebagai pelatih kepala dan Van Gaal sebagai asistennya.
Dari Staf Barcelona Menjadi Rival

Pengalaman Mourinho di Barcelona menjadi bagian penting dalam pembentukan dirinya sebagai pelatih. Ketika Van Gaal menyarankannya mengambil posisi pelatih kepala di Benfica, Mourinho mengikuti saran tersebut dan tidak kembali sebagai asisten.
Hubungannya dengan Barcelona kemudian berubah drastis setelah ia berkembang menjadi pelatih top Eropa. Mourinho sempat menghadapi Barcelona bersama Chelsea dan Inter Milan sebelum akhirnya menangani Real Madrid.
Salah satu puncak rivalitas itu terjadi pada April 2010. Mourinho membawa Inter ke Camp Nou untuk menghadapi Barcelona dalam semifinal Liga Champions dengan keunggulan 3-1 dari leg pertama.
Suporter Barcelona kemudian membentangkan spanduk yang menyebut Mourinho sebagai the translator alias sang penerjemah. Sebutan yang dulu merujuk pada pekerjaannya di klub tersebut kini digunakan sebagai sindiran ketika ia sudah menjadi pelatih top Eropa.
Mourinho Membalas dengan Momen Bersejarah

Inter mampu mempertahankan keunggulan agregat meski harus bermain dengan 10 pemain. Hasil tersebut membawa Mourinho ke final Liga Champions dan menjadi salah satu kemenangan paling berkesan dalam kariernya.
Selepas pertandingan, Mourinho berlari ke tengah lapangan Camp Nou sambil merayakan keberhasilan Inter. Momen tersebut semakin ikonik ketika ia berada di bawah alat penyiram lapangan yang dinyalakan staf Barcelona.
Bagi Mourinho, kemenangan tersebut memiliki arti khusus karena terjadi di stadion klub yang pernah menjadi tempatnya memulai perjalanan menuju dunia kepelatihan. Julukan "sang penerjemah" yang digunakan suporter Barcelona justru menjadi bagian dari kisah rivalitas tersebut.
Mourinho kemudian terus menjelaskan bahwa perannya di Barcelona sejak awal tidak sebatas menerjemahkan bahasa. "Saya adalah pelatih kiper, analis, dan pencari bakat," kata Mourinho.
Mourinho Tegaskan Perannya di Barcelona

Mourinho juga menilai kemampuan berbahasa Inggris membantunya mendapatkan akses ke lingkungan sepak bola dengan tingkat akademis yang tinggi. Ia lebih memilih menyebut dirinya sebagai "asisten pelatih Bobby Robson" daripada sekadar penerjemah.
Pemain Barcelona pada era tersebut juga mengetahui bahwa Mourinho memiliki tugas yang lebih luas. Hristo Stoichkov pernah memberikan penjelasan mengenai peran Mourinho saat berada di klub tersebut.
"Orang-orang mengarang bahwa dia seorang penerjemah, tetapi itu sebuah kesalahan."
Stoichkov menilai Mourinho memang bekerja langsung di lapangan dan memahami berbagai aspek permainan. Seiring waktu, perjalanan karier Mourinho membuat sebutan "The Translator" memiliki konteks yang jauh berbeda dari pekerjaannya saat pertama kali datang ke Barcelona.
Julukan tersebut awalnya merujuk pada salah satu tugas Mourinho bersama Robson. Namun, ketika ia berubah menjadi rival Barcelona, sebutan itu berkembang menjadi ejekan yang terus muncul dalam persaingan mereka.
Sumber: Give Me Sport
Klasemen La Liga
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 4 November 2026 15:20Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
-
Liga Champions 4 November 2026 15:00Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
-
Liga Champions 4 November 2026 14:40Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
-
Bola Indonesia 4 November 2026 14:15Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 4 November 2026 15:00Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
-
Liga Champions 4 November 2026 14:40Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
-
Bola Indonesia 4 November 2026 14:15Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
-
Bola Indonesia 4 November 2026 14:09Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
-
Liga Champions 4 November 2026 14:00Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
BERITA LAINNYA
-
spanyol 3 November 2026 20:17Ayah Lamine Yamal Ungkap Fakta Nama Asli Sang Bintang Barcelona
-
spanyol 3 November 2026 18:45Lupakan Declan Rice, Jose Mourinho Kini Incar Bek Andalan Arsenal untuk Real Madrid
-
spanyol 3 November 2026 18:05Anthony Gordon Beri Nilai 7,5 untuk Awal Kariernya di Barcelona
-
spanyol 2 November 2026 21:50Barcelona Buka Peluang Jual Jules Kounde, Chelsea Mulai Pelajari Situasinya
-
spanyol 2 November 2026 21:36Hansi Flick Buka Suara soal Situasi Alejandro Balde di Barcelona
SOROT
-
Liputan6 4 November 2026 14:09Perintah Prabowo ke Kapolri soal Kasus Penyadapan Presiden
-
Liputan6 4 November 2026 13:48Prabowo Titip Pesan Khusus ke Guru Besar dan Akademisi
-
Liputan6 4 November 2026 13:00Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Bakal Batasi Media Sosial
-
Liputan6 4 November 2026 12:18Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Istana: Mengarah ke Makar
-
Liputan6 4 November 2026 12:043 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
-
Liputan6 4 November 2026 11:52Fakta-fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389827/original/042023800_1793774716-Screenshot_20261104_112322_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428980/original/030072900_1764569990-Presiden_dan_Kapolri_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383805/original/006884000_1793099058-147653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389393/original/091576400_1793712915-c78527e7-754a-4d24-807e-5ed68e31d421.jpg)

