Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih

Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa bereaksi pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Real Madrid vs Levante di Madrid, Spanyol, Sabtu, 17 Januari 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Real Madrid menghadapi evaluasi besar setelah musim yang terancam berakhir tanpa trofi. Presiden Florentino Perez secara terbuka mengakui kesalahan dalam penunjukan pelatih.

Real Madrid tersingkir dari Liga Champions setelah kalah dari Bayern Munchen di perempat final. Hasil itu mempertegas kegagalan yang membuat klub harus melakukan refleksi internal.

Real Madrid kini kembali mencari pelatih baru untuk musim depan. Sejumlah nama besar mulai dikaitkan dengan kursi pelatih di Valdebebas.

Real Madrid menilai keputusan di level kepelatihan menjadi faktor utama keterpurukan tim. Presiden klub kini ingin mengambil kendali penuh dalam penunjukan pelatih berikutnya.

Evaluasi Perez dan Kesalahan Penunjukan Pelatih

Evaluasi Perez dan Kesalahan Penunjukan Pelatih

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso saat final Piala Super Spanyol melawan Barcelona, 12 Januari 2026. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Florentino Perez menilai dua keputusan pelatih dalam satu musim sebagai kesalahan pribadi. Xabi Alonso dan Alvaro Arbeloa gagal memenuhi ekspektasi dalam waktu singkat.

Alonso dipecat pada Januari setelah hasil buruk, termasuk kekalahan di final Supercopa dari Barcelona. Arbeloa kemudian mengambil alih, tapi tidak mampu mengangkat performa tim secara signifikan.

Perez juga mengakui pergantian pelatih dilakukan terlalu lambat. Keputusan menunda pemecatan Alonso setelah kekalahan dari Celta Vigo menjadi salah satu faktor yang memperburuk situasi.

Skuad Tidak Disalahkan, Fokus pada Pelatih Baru

Skuad Tidak Disalahkan, Fokus pada Pelatih Baru

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, berargumen dengan Jose Mourinho, usai mencetak gol pada laga playoff Liga Champions antara Benfica vs Real Madrid di Lisbon, Portugal, Rabu (18/2). (c) AP Photo/Pedro Rocha

Dalam analisis internal, Perez tidak menyalahkan para pemain Real Madrid. Ia menilai skuad memiliki kualitas tinggi dan potensi yang belum sepenuhnya dimaksimalkan.

Real Madrid percaya pelatih kelas dunia bisa mengembalikan performa terbaik tim. Oleh karena itu, fokus utama klub adalah menemukan sosok pelatih yang tepat, bukan merombak besar-besaran pemain.

Nama-nama seperti Jurgen Klopp, Mauricio Pochettino, Didier Deschamps, hingga Jose Mourinho masuk dalam radar. Keputusan akhir tetap berada di tangan Perez.

Rencana Transfer dan Penyesuaian Skuad

Rencana Transfer dan Penyesuaian Skuad

Selebrasi Nico Paz dalam laga Serie A 2025/2026 antara Como vs Inter Milan, Senin (13/4/2026). (c) La Presse via AP Photo/Alessio Morgese

Real Madrid tidak akan melakukan revolusi besar dalam skuad. Klub hanya akan memperkuat beberapa area penting seperti bek tengah, bek kanan, dan lini tengah.

Beberapa pemain muda seperti Nico Paz dan Victor Munoz berpeluang kembali. Sementara itu, Endrick akan diintegrasikan lagi setelah masa peminjaman.

Di sisi lain, klub membuka opsi penjualan untuk beberapa pemain demi keseimbangan finansial. Nama seperti Eduardo Camavinga, Dani Ceballos, dan Fran Garcia masuk dalam pertimbangan.

Real Madrid memilih pendekatan hati-hati dalam bursa transfer musim panas. Faktor Piala Dunia yang akan datang juga menjadi pertimbangan penting dalam setiap keputusan.

Sumber: Madrid Universal