Rayo vs Atletico Madrid: Setelah Bantai Barcelona, Eh... Giliran Los Rojibancos Terpuruk di Butarque

Rayo vs Atletico Madrid: Setelah Bantai Barcelona, Eh... Giliran Los Rojibancos Terpuruk di Butarque
Starting XI Rayo Vallecano saat menjamu Atletico Madrid di lanjutan La Liga, 15 Februari 2026. (c) dok.RayoVallecano

Bola.net - Euforia kemenangan telak atas Barcelona di Copa del Rey seketika lenyap tak berbekas. Atletico Madrid justru tampil antiklimaks dan luluh lantak saat bertandang ke markas Rayo Vallecano, Minggu (15/2/2026).

Kekalahan telak 0-3 ini menjadi pukulan telak bagi pasukan Diego Simeone. Alih-alih memangkas jarak, Los Colchoneros kini tertinggal 15 poin dari pemuncak klasemen, Real Madrid.

Hasil ini sekaligus memperpanjang tren negatif Atletico di LaLiga. Mereka menelan kekalahan back-to-back alias dua kali berturut-turut di kompetisi domestik.

Mimpi buruk di Estadio Municipal de Butarque seolah menjadi antitesis dari performa gemilang mereka tengah pekan lalu. Skuad yang sebelumnya tampil garang, kini terlihat rapuh dan tanpa solusi.

Babak Pertama yang Menyesakkan

Sejak peluit awal dibunyikan, Rayo Vallecano langsung mengambil inisiatif serangan. Jan Oblak dipaksa bekerja keras lebih awal, menepis tembakan Pacha Espino di tiang dekat pada menit ke-31 yang sempat lolos dari pengawalan lini belakang.

Namun, pertahanan Atletico akhirnya runtuh lima menit jelang turun minum. Fran Perez dengan tenang menyapu umpan silang Andrei Ratiu, menaklukkan Oblak dan membuka keunggulan tuan rumah.

Belum sempat bernapas, gawang Atletico kembali bobol akibat kesalahan sendiri. Umpan ceroboh Clement Lenglet berhasil dipotong lawan, memicu serangan balik cepat.

Ilias Akhomach lantas mengirim bola tarik kepada Isi Palazon. Meski Oblak melakukan penyelamatan brilian, bola rebound disambar Oscar Valentin dengan cepat. Skor 2-0 menutup babak pertama yang suram bagi tim tamu.

Statistik menunjukkan betapa tertekannya Atletico. Mereka menerima tujuh tembakan tepat sasaran (shots on target) hanya di babak pertama, rekor pertahanan terburuk mereka di paruh pertama laga LaLiga sejak Maret 2011 saat melawan Real Madrid.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 22 Februari 2026
Atletico Madrid Atletico Madrid
03:00 WIB
Espanyol Espanyol

Pergantian Pemain Tak Berbuah Hasil

Memasuki babak kedua, Diego Simeone mencoba mengubah peruntungan. Ia memasukkan tenaga baru seperti Julian Alvarez dan Ademola Lookman untuk menambah daya gedor.

Atletico sempat menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Nico Gonzalez melepaskan dua ancaman beruntun, namun kiper Rayo, Augusto Batalla, tampil sigap mematahkan upaya tersebut.

Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Atletico justru kembali dihukum pada menit ke-76. Melalui skema tendangan sudut pendek, Alvaro Garcia mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan tandukan oleh Nobel Mendy.

Gol tersebut menjadi paku terakhir di peti mati Atletico malam itu. Rayo Vallecano menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-0.

Susunan Pemain:

  • Rayo Vallecano starting XI: Batalla, Ratiu, Lejeune, N. Mendy, Pacha Espino, Oscar Valentin, Gumbau, Isi, Akhomach, Fran Perez, De Frutos.
  • Atletico Madrid starting XI: Oblak, Molina, Gimenez, Lenglet, Ruggeri, Johnny, Mendoza, Alex Baena, Nico, Almada, Sorloth.

Sejarah Baru Rayo Vallecano

Kemenangan ini terasa sangat spesial bagi Rayo Vallecano. Ini adalah kemenangan liga pertama mereka atas Atletico Madrid sejak Februari 2013, saat masih dilatih Paco Jemez dengan skor 2-1.

Dominasi Rayo juga terlihat dari data statistik Expected Goals (xG). Tuan rumah mencatatkan xG sebesar 1.56 dari 13 tembakan (9 on target), jauh lebih efektif dibandingkan Atletico yang hanya mencatatkan xG 1.1 dari 9 percobaan.

Bagi Simeone, hasil ini menjadi sinyal bahaya. Harapan untuk mengejar gelar juara liga kini semakin tipis, nyaris mustahil jika melihat konsistensi rival sekota mereka di puncak klasemen Liga Spanyol.