Real Madrid Didorong Jual Vinicius Junior: Jika Ada Tawaran Bagus, Lepas Saja

Real Madrid Didorong Jual Vinicius Junior: Jika Ada Tawaran Bagus, Lepas Saja
Reaksi Vinicius Junior dalam laga Bayern Munchen vs Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, Kamis (16/4/2026). (c) AP Photo/Matthias Schrader

Bola.net - Real Madrid menghadapi akhir musim yang tidak stabil, memicu berbagai reaksi keras dari dunia sepak bola Spanyol. Salah satu komentar paling tegas datang dari legenda La Liga, Santiago Canizares.

Mantan kiper Real Madrid dan Valencia itu mempertanyakan masa depan Vinicius Junior di klub. Ia bahkan menilai manajemen perlu mempertimbangkan penjualan sang pemain sebagai bagian dari perombakan skuad.

Vinicius selama ini dianggap sebagai pilar utama lini serang Real Madrid dalam beberapa musim terakhir. Namun, performanya dinilai belum memenuhi ekspektasi sesuai status dan kontraknya.

Dalam wawancara dengan Movistar, Canizares memberikan penilaian yang cukup tajam. Ia menilai kontribusi pemain asal Brasil itu tidak konsisten dalam dua tahun terakhir.

Kritik Performa dan Sikap di Lapangan

Canizares menilai standar yang diharapkan dari Vinicius belum terpenuhi dalam periode cukup panjang. Ia juga menyinggung sejumlah kontroversi yang dianggap berdampak pada citra klub.

“Menurut saya, dalam dua tahun terakhir, dia belum memberikan performa untuk Real Madrid yang sesuai dengan kontrak dan statusnya sebagai pemain,” ujarnya. “Selain itu, dia terlibat dalam banyak situasi kontroversial yang tidak mencerminkan citra Real Madrid dengan baik, tetapi untuk menjual pemain, uangnya harus ada terlebih dahulu.”

Komentar ini menegaskan bahwa penilaian terhadap Vinicius tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis. Faktor di luar lapangan ikut memengaruhi pandangan terhadap masa depannya.

Masalah Taktik dan Pasar Transfer

Selain performa individu, Canizares juga menyinggung aspek taktik dalam tim. Ia memberi isyarat bahwa Vinicius mungkin tidak sepenuhnya cocok bermain bersama Kylian Mbappe.

Menurutnya, keputusan menjual pemain tidak sesederhana yang dibayangkan. Klub harus mempertimbangkan kondisi pasar yang sering kali tidak sesuai harapan.

“Sangat mudah mengatakan, ‘Saya akan menjualnya.’ Saya akan menjualnya jika ada yang membelinya,” katanya. “Karena mungkin tahun lalu Madrid menilai Rodrygo di angka 70-80 juta euro (sekitar Rp1,4-Rp1,6 triliun), dan tidak ada yang datang menawarkan bahkan setengahnya.”

Situasi ini menunjukkan bahwa nilai pemain di atas kertas tidak selalu sejalan dengan realita pasar. Klub besar seperti Real Madrid tetap harus realistis dalam mengambil keputusan.

Saran Tegas dan Kritik ke Pelatih

Canizares kemudian mempertegas posisinya terkait Vinicius. Ia menilai penjualan bisa menjadi langkah logis jika ada tawaran yang tepat.

“Saya setuju bahwa dia harus pergi. Jika ada tawaran yang bagus, saya akan menjualnya,” ucapnya. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat soal perlunya perubahan dalam skuad.

Tidak hanya pemain, ia juga mengomentari situasi pelatih Alvaro Arbeloa. Ia meragukan kelanjutan karier sang pelatih di bangku cadangan musim depan.

“Biasanya, ada dua hal yang bisa membuat seseorang bertahan: kontrak dan prestasi. Arbeloa tidak memiliki keduanya,” katanya. “Hal yang normal adalah dia tidak akan melanjutkan di bangku cadangan musim depan.”

Komentar tersebut memperlihatkan bahwa tekanan terhadap Real Madrid tidak hanya datang dari hasil pertandingan. Evaluasi menyeluruh terhadap pemain dan pelatih kini menjadi agenda penting menuju musim berikutnya.

Sumber: Madrid Universal

Klasemen