
Bola.net - Ketidakpuasan atas hasil-hasil dalam LFP Awards terus disampaikan oleh kubu Atletico Madrid. Kali ini pelatih Atleti Diego Simeone yang menyebut LFP Awards hanya mementingkan nama besar, bukan penampilan di lapangan.
Para pemain Atletico yang mengantarkan timnya menjadi juara La Liga musim lalu sama sekali tak ada yang meraih penghargaan di LFP Awards. Simeone mengatakan bahwa ajang penghargaan itu kurang obyektif. Meski demikian, para pemain Atleti tidak berkecil hati dengan hal itu.
"Kita mungkin terpaku dengan nama besar, bukannya penampilan di lapangan. Atletico adalah tim terbaik La Liga musim lalu. Tapi kami tak berkecil hati. Tak pantas jika kami mengkritik pemain lain yang mendapatkan penghargaan. Yang harus kita kritik adalah sistemnya," tukas Simeone kepada AS.
Salah satu yang paling disesalkan Simeone adalah penghargaan untuk penjaga gawang terbaik La Liga. Keylor Navas mendapatkan penghargaan itu namun Simeone menilai Thibaut Courtois lebih layak mendapatkannya.
"LFP Awards tidak mencerminkan kenyataan, para pemain kami adalah yang terbaik. Courtois, misalnya, meraih Zamora Award selama dua musim beruntun. Normalnya dia yang harus memenangkan kiper terbaik LFP Awards. Navas adalah kiper bagus, tetapi Courtois lebih hebat." [initial]
(as/hsw)
Para pemain Atletico yang mengantarkan timnya menjadi juara La Liga musim lalu sama sekali tak ada yang meraih penghargaan di LFP Awards. Simeone mengatakan bahwa ajang penghargaan itu kurang obyektif. Meski demikian, para pemain Atleti tidak berkecil hati dengan hal itu.
"Kita mungkin terpaku dengan nama besar, bukannya penampilan di lapangan. Atletico adalah tim terbaik La Liga musim lalu. Tapi kami tak berkecil hati. Tak pantas jika kami mengkritik pemain lain yang mendapatkan penghargaan. Yang harus kita kritik adalah sistemnya," tukas Simeone kepada AS.
Salah satu yang paling disesalkan Simeone adalah penghargaan untuk penjaga gawang terbaik La Liga. Keylor Navas mendapatkan penghargaan itu namun Simeone menilai Thibaut Courtois lebih layak mendapatkannya.
"LFP Awards tidak mencerminkan kenyataan, para pemain kami adalah yang terbaik. Courtois, misalnya, meraih Zamora Award selama dua musim beruntun. Normalnya dia yang harus memenangkan kiper terbaik LFP Awards. Navas adalah kiper bagus, tetapi Courtois lebih hebat." [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 08:36 -
Liga Champions 20 Januari 2026 20:49
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56
MOST VIEWED
- Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
- Barcelona Kantongi 2 Calon Pelatih Pengganti Hansi Flick, Salah Satunya Arteta
- Hasil Real Sociedad vs Barcelona: Berakhirnya Rentetan Kemenangan Blaugrana
- Sudah Nyaman di Leipzig, Jurgen Klopp Akhirnya Tutup Spekulasi Kepindahannya ke Real Madrid
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480060/original/010927300_1769014700-sabrang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480059/original/087062900_1769014044-IMG_5539.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480047/original/083448500_1769011227-141553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)

