Djokovic dan Federer Melaju ke Perempat Final Cincinnati

Djokovic dan Federer Melaju ke Perempat Final Cincinnati
Novak Djokovic, melaju ke putaran tiga Cincinnati Masters. (c) AFP
- Unggulan utama Novak Djokovic melaju ke putaran ketiga Kamis (Jumat WIB) tetapi peringkat kedua dunia Rafael Nadal mendapat tekanan berat sebelum maju ke perempat-final turnamen Cincinnati Masters.

Nadal memperpanjang rekor kemenangannya atas Fernando Verdasco, tetapi membutuhkan tiga "tiebreak" untuk mengatasi rekannya sesama asal Spanyol itu dengan angka 7-6 (7/5), 6-7 (4/7), 7-6 (11/9), sedangkan pemain nomor satu dunia Djokovic menundukkan pemain Ceko Radek Stepanek 6-3, 6-3, pada pertandingan di lapangan tengah.

Tiga pemain unggulan di bagian putera maju setelah unggulan ketiga dari Swiss, Roger Federer, melaju ke perempat-final dengan menggulingkan pemain dari AS James Blake pada laga petang, dengan hasil 6-4, 6-1.

Djokovic mengalahkan petenis kualifikasi Stepanek untuk memperbaiki rekornya musim ini dengan torehan amat brilian, 55-1. Ia menyempurnakan penampilannya dengan catatan 31-0 di turnamen lapangan keras.

"Pertandingan terasa amat lamban dan payah. Terkadang memang saya merasakan seperti ini, rasanya seperti sedang tidak bermain. Tapi saya benci dengan kekalahan, jadi saya harus berusaha menang. Itu yang menjadi motivasi saya," kata Djokovic.

Djokovic memenangi 71 persen dari servis awalnya dibanding dengan 37 persen yang dibuat Stepanek.

Federer memperbaiki rekornya melawan Blake menjadi 10-1 ketika petenis Swiss itu mendominasi servis pada pertandingan yang berlangsung sekitar 54 menit.

Sebagai kontrasnya, Nadal yang berusia 25 tahun, membutuhkan waktu tiga jam 37 menit untuk menghabisi permainan Verdasco.

"Saya amat gembira dengan kemenangan ini. Amat ketat dan amat melelahkan bagi kami berdua," kata Nadal.

Petenis unggulan kedua Nadal memperbaiki penampilannya menjadi 12-0 atas petenis yang tidak diunggulkan Verdasco, yang membuat 41 kesalahan sendiri sedangkan Nadal melakukan 31 kesalahan.

"Saya menikmati pertandingan bagus," kata Verdasco, "Tapi ketika kita kalah, itu bukan kalah yang mudah bagi lawan. Itulah permainan tenis." tegasnya. (ant/zul)

Berita Terkait