Gasquet Melaju ke Semi Final Dubai Terbuka

Gasquet Melaju ke Semi Final Dubai Terbuka
Richard Gasquet (c) bbc
- Richard Gasquet berhasil menciptakan apa yang diperkirakan sebagai perempat final antar petenis Prancis di Dubai Terbuka setelah berhasil mengalahkan Sergei Bubka Jr pada Rabu (23/02).

Gasquet berhasil memenangi pertandingan melawan petenis dengan fasilitas "wild card" dan juga merupakan anak dari atlet lompat galah terkenal zaman Uni Soviet Sergei Bubka dengan skor 6-2, 7-5.

Pada babak kedua Gasquet sempat tertinggal 2-5 karena bermain buruk sehingga membuat Bubka mampu mencuri game-game awal set kedua itu, namun karena Bubka juga kemudian sering melakukan kesalahan ganda dan kesalahan-kesalahan sendiri membuat Gasquet kembali bangkit dengan membalas mencuri poin.

Gasquet pada babak perempat final nanti diperkirakan akan menghadapi rekan senegaranya Gilles Simon yang lebih difavoritkan untuk menang melawan petenis Republik Ceko Lukas Rosol, dan apabila tidak terjadi kejutan besar, maka salah satu dari kedua orang Prancis ini dapat bertemu Roger Federer di babak Semi Final.

Sementara itu, pada pertandingan Selasa, Roger Federer meraih kemenangan mudah atas petenis India Somdev Devvarman pada babak pertama.

Pertandingan itu merupakan pertandingan pertama Federer semenjak kalah tiga minggu lalu di Australia Terbuka dari Novak Djokovic.

Federer hanya butuh waktu 75 menit untuk menang 6-3, 6-3 atas Devvarman, petenis India peringkat 79 dunia, yang mendapat dukungan luar biasa dari para penonton yang saat itu didominasi ekspatriat India di Dubai yang khusus datang ke stadion untuk mendukung petenis kebanggaan negeri mereka itu.

Meskipun stadion penuh dengan penonton yang memihak lawan dan seolah-olah menjadi lawan tambahan bagi dirinya, namun Federer tetap terlalu tangguh bagi Devvarman.

Kemenangan itu merupakan awal yang baik bagi Federer dalam upayanya merebu kembali gelar Dubai Terbuka yang sudah dia menangi empat kali.

Meskipun para penonton lebih memihak lawannya, tetapi sewaktu Federer diwawancarai di pinggir lapangan setelah memenangi pertandingan itu, terlihat bahwa sebenarnya penonton juga merupakan penggemar berat Federer.

Hal itu terasa ketika para penonton langsung ribut untuk menunjukkan rasa tidak senang mereka akan pertanyaan yang diajukan pewawancara kepada Federer tentang apakah ketidakmampuannya menjuarai satupun Grand Slam berarti berakhirnya era Federer dalam dunia tenis.

"Jawabannya adalah -- saat ini saya sedang bermain di sini," kata Federer dengan diplomatis, jawaban yang langsung disambut oleh para penonton dengan gembira.

"Hal itu tidak membuat saya merasa tertekan," kata Federer.

"Saya menjuarai turnamen-turnamen penutup musim pada akhir tahun lalu, tetapi Novak (Djokovic) memang hebat di Australia Terbuka lalu dan saya menghargai hal itu. Sekarang saya hanya akan berkonsentrasi pada permainan saya dan semoga hasilnya memuaskan," jelas Federer.

"Bagaimanapun, ini kan bukan Grand Slam, fokus saya sekarang adalah turnamen tenis Dubai," tutupnya.

Dalam pertandingan itu Federer kerap melakukan kesalahan sendiri, tercatat lebih dari 30 kali, tetapi ia juga menciptakan momen-momen mengagumkan, dan melakukan servis dengan baik pada masa-masa kritis.

Federer berhasil memenangkan game dalam posisi menerima servis sampai dua kali sehingga ia bisa memimpin 4-2 dan terus melaju sampai set pertama berhasil direbutnya dengan skor 6-3.

Pada set kedua Federer juga berhasil merebut game kelima dan kesembilan untuk kemudian menutup pertandingan dengan skor 6-3 juga. (ant/mac)

Berita Terkait