
Bola.net - Juara Prancis Terbuka, Li Na menyalahkan status selebritis dadakan serta masalah dengan suaminya, sebagai penyebab merosotnya penampilannya di lapangan tenis.
Petenis China ini mengalahkan Marion Bartoli 2-6, 6-2, 6-4, di pembukaan Piala Hopman pada Sabtu, untuk mengakhiri serangkaian penampilan buruk sejak menjadi petenis Asia pertama yang memenangi Grand Slam pada Juni.
Prancis kemudian balik melawan, dan mencatatkan kemenangan 2-1 atas China berkat kemenangan Richard Gasquet 6-1, 6-3 atas petenis peringkat 424 dunia, Wu Di, serta kemenangan 6-1, 6-1 di nomor ganda campuran.
Meskipun timnya kalah, Li menegaskan kalau dirinya masih dapat menegakkan kepala untuk pertama kalinya, sejak berhasil menorehkan kejayaan di Prancis Terbuka.
"Setelah Prancis Terbuka, hidup saya berubah," kata Li kepada reporter. "Jika saya pergi ke suatu tempat untuk memainkan turnamen, semakin banyak orang yang mengetahui siapa saya."
Li menambahkan, "Saya hanya terfokus pada sesi pemotretan. Hal itu berat setelah memenangkan gelar besar, menjaga konsentrasi - begitu banyak pemotretan."
Ia juga mengalami gangguan di luar lapangan serta terganggu dengan perhatian masyarakat di negaranya, sehingga Li hanya memenangkan 16 pertandingan di akhir musim lalu.
"Saya memiliki masa-masa akhir musim yang bagus di Muenchen," tegas Li, yang juga mencapai final Australia Terbuka 2010, namun kalah dalam tiga set dari Kim Clijsters. "Saya telah kembali."
Sekitar 120 juta penonton televisi menyaksikan saat ia mengalahkan petenis Italia, Francesca Schiavone, di partai final Prancis Terbuka, dan perselisihannya dengan suami sekaligus pelatihnya telah menyita perhatian penggemar tenis di seluruh dunia.
Suaminya, Jiang Shan, menggigiti kuku tangannya dan menggeleng-gelengkan kepala, saat Li melakukan begitu banyak kesalahan pada set pertama.
Setelah mampu mengunci kemenangan, Li menyeringai dan melambai pada Jiang, sebelum kemudian mengakui kalau hubungan mereka cukup buruk selama latihan.
"Ini buruk, kami selalu berkelahi," kata Li. "Hal ini berat, ia selalu berkata pada saya, "Gerakkan kakimu, gerakkan kakimu!` Saya berpikir, `Kenapa anda harus berteriak pada saya?"
"Sekarang saya hanya mendengarkannya selama dua jam sehari," kata Li sambil bercanda. "Ketika saya di lapangan, saya akan mendengarkan anda. Ketika kami berada di luar lapangan, andalah yang harus mendengarkan saya!"
"Ini adalah awal bagus untuk musim yang baru, dan cara bersiap yang hebat untuk Australia Terbuka. Resolusi tahun baru saya adalah memenangi grand slam lainnya." (ant/row)
Petenis China ini mengalahkan Marion Bartoli 2-6, 6-2, 6-4, di pembukaan Piala Hopman pada Sabtu, untuk mengakhiri serangkaian penampilan buruk sejak menjadi petenis Asia pertama yang memenangi Grand Slam pada Juni.
Prancis kemudian balik melawan, dan mencatatkan kemenangan 2-1 atas China berkat kemenangan Richard Gasquet 6-1, 6-3 atas petenis peringkat 424 dunia, Wu Di, serta kemenangan 6-1, 6-1 di nomor ganda campuran.
Meskipun timnya kalah, Li menegaskan kalau dirinya masih dapat menegakkan kepala untuk pertama kalinya, sejak berhasil menorehkan kejayaan di Prancis Terbuka.
"Setelah Prancis Terbuka, hidup saya berubah," kata Li kepada reporter. "Jika saya pergi ke suatu tempat untuk memainkan turnamen, semakin banyak orang yang mengetahui siapa saya."
Li menambahkan, "Saya hanya terfokus pada sesi pemotretan. Hal itu berat setelah memenangkan gelar besar, menjaga konsentrasi - begitu banyak pemotretan."
Ia juga mengalami gangguan di luar lapangan serta terganggu dengan perhatian masyarakat di negaranya, sehingga Li hanya memenangkan 16 pertandingan di akhir musim lalu.
"Saya memiliki masa-masa akhir musim yang bagus di Muenchen," tegas Li, yang juga mencapai final Australia Terbuka 2010, namun kalah dalam tiga set dari Kim Clijsters. "Saya telah kembali."
Sekitar 120 juta penonton televisi menyaksikan saat ia mengalahkan petenis Italia, Francesca Schiavone, di partai final Prancis Terbuka, dan perselisihannya dengan suami sekaligus pelatihnya telah menyita perhatian penggemar tenis di seluruh dunia.
Suaminya, Jiang Shan, menggigiti kuku tangannya dan menggeleng-gelengkan kepala, saat Li melakukan begitu banyak kesalahan pada set pertama.
Setelah mampu mengunci kemenangan, Li menyeringai dan melambai pada Jiang, sebelum kemudian mengakui kalau hubungan mereka cukup buruk selama latihan.
"Ini buruk, kami selalu berkelahi," kata Li. "Hal ini berat, ia selalu berkata pada saya, "Gerakkan kakimu, gerakkan kakimu!` Saya berpikir, `Kenapa anda harus berteriak pada saya?"
"Sekarang saya hanya mendengarkannya selama dua jam sehari," kata Li sambil bercanda. "Ketika saya di lapangan, saya akan mendengarkan anda. Ketika kami berada di luar lapangan, andalah yang harus mendengarkan saya!"
"Ini adalah awal bagus untuk musim yang baru, dan cara bersiap yang hebat untuk Australia Terbuka. Resolusi tahun baru saya adalah memenangi grand slam lainnya." (ant/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 4 November 2026 16:00Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
-
Liga Champions 4 November 2026 15:40MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
-
Liga Champions 4 November 2026 15:20Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
-
Liga Champions 4 November 2026 15:00Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
BERITA LAINNYA
-
tenis 26 Oktober 2026 09:53Kolaborasi Emas: Semen Tonasa dan IMTC Guncang Tenis Junior Sulsel
-
tenis 28 September 2026 21:06300 Petenis Junior Ramaikan Kejurnas IMTC Piala Andre Rosiade dan Semen Padang Cup II
-
tenis 2 September 2026 16:38Diikuti 300 Petenis Junior, Kejurnas IMTC-NASSAU PTPN IV Sukses Besar!
-
tenis 4 Agustus 2026 08:31Aldila Sutjiadi Cetak Sejarah, Jadi Juara Mubadala DC Open 2026 di Washington
SOROT
-
Liputan6 4 November 2026 16:17Gerindra Akan Kumpulkan Parpol Lain Bahas Penyadapan Presiden
-
Liputan6 4 November 2026 14:09Perintah Prabowo ke Kapolri soal Kasus Penyadapan Presiden
-
Liputan6 4 November 2026 13:48Prabowo Titip Pesan Khusus ke Guru Besar dan Akademisi
-
Liputan6 4 November 2026 13:00Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Bakal Batasi Media Sosial
-
Liputan6 4 November 2026 12:18Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Istana: Mengarah ke Makar
-
Liputan6 4 November 2026 12:043 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390127/original/030084700_1793783737-IMG-20261104-WA0051.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389827/original/042023800_1793774716-Screenshot_20261104_112322_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428980/original/030072900_1764569990-Presiden_dan_Kapolri_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383805/original/006884000_1793099058-147653.jpg)
