Nadal Mengaku Tegang Ketika Menang di Perancis

Nadal Mengaku Tegang Ketika Menang di Perancis
Rafael Nadal © AFP
- Rafael Nadal mengaku bahwa ia merasa tegang setelah meraih kemenangan heroik di final Perancis Terbuka minggu lalu, kendati ia menang mudah 6-4, 6-4 lawan petenis kualifikasi dari Australia Matthew Ebden pada turnamen Queen's di London, Rabu (08/6).

Nadal menoreh kemenangan keenam di Roland Garros dengan mengalahkan Roger Federer di Paris Minggu dan empat hari kemudian tampil pada turnamen di lapangan berbeda di barat London.

Kendati Nadal dengan tidak menemui kesusahan mengatasi lawannya pada tiap game sehingga ia menang dalam tempo 75 menit, petenis Spanyol itu mengaku bahwa pikiran dan pukulannya tidak setajam yang diharapkannya saat menghadapi lawannya peringkat 168 dunia dan baru 11 kali tampil dalam turnamen Tur ATP.

Dengan hanya tinggal 11 hari lagi menunggu datangnya turnamen mempertahankan gelar di Wimbledon, Nadal sadar bahwa ia tidak punya banyak waktu untuk beristirahat padahal ia pun tahu ada beda amat besar antara kedua turnamen Grand Slam itu.

"Saya mengalami turnamen keras di Roland Garros. Saya bermain amat panjang, jadi tenaga saya terkuras dan tidak dalam kondisi puncak saat ini," kata Nadal, yang akan menghadapi Radek Stepanek pada putaran ketiga.

"Saya di sini karena saya mencintai turnamen ini. Ini salah satu turnamen paling indah di dunia. Ada waktu sekitar satu setengah bulan dari Roland Garros ke Wimbledon, tetapi saya kira amat sulit melakukan perubahan," katanya. (ant/mac)

Berita Terkait