
Petenis Rusia berusia 32 tahun yang menjadi unggulan kedua itu memenangi enam game terakhir untuk meraih gelar WTA kesepuluh sepanjang karirnya, atau mahkota pertamanya sejak 2008 di Quebec City, dan meningkatkan rekor pertemuannya dengan Peer menjadi 6-0 untuk memperoleh hadiah utama sebesar 37.000 dolar AS.
"Saya menunggu ini dengan sabar dan saya sangat gembira keluar dengan gelar ke-10 saya," kata Petrova. "Ini pencapaian yang bagus." Petrova, yang memainkan final WTA pertamanya sejak 11 bulan lalu di New Haven, berjuang untuk bangkit dari vertigo selama enam pekan pada Maret dan April lalu.
"Ini pertandingan yang penting," kata Petrova. "Saya yakin ini akan memberi saya percaya diri yang besar untuk turnamen lainnya." Peer mematahkan servis Petrova untuk mengawali kedua set tetapi kemudian Petrova balas mematahkan servis lawannya pada game keempat, mencapai kedudukan 2-2 pada set pertama ketika Peer melakukan kesalahan ganda dan pada set kedua melalui "smash winner".
"Pada keduanya saya mampu memutarbalikkan," kata Petrova. "Saya tahu Shahar tidak mampu merugikan saya dengan servisnya. Saya tahu jika saya melakukan servis dengan solid saya akan sangat sulit dipatahkan." Peer, berperingkat delapan tingkat di atas Petrova pada urutan 24, menyelamatkan tiga "break point" pada game kedelapan set pertama tetapi Petrova mematahkan melalui empat game berikutnya, memenangi set tersebut setelah 55 menit ketika pukulan "backhand" Peer melampaui garis belakang.
Setelah Peer mematahkan servis dan mempertahankan servisnya untuk membuka set kedua, Petrova tidak kehilangan satu game pun hingga akhir, yang berlangsung 87 menit ketika Peer mengirim pukulan "forehand" yang terlalu panjang.
"Saya mengawali setiap set dengan baik, kemudian saya sedikit mengalami kemunduran," kata Peer. "Saya perlu lebih baik soal ini. Saya kira ini langkah saya selanjutnya. Saya hanya perlu memenangi poin-poin penting. Ini adalah pertandingan pertama saya pekan ini dan saya tidak melakukan servis dengan baik." Peer, yang mengawali pekan setelah kalah dalam lima pertandingan beruntun, kehilangan peluangnya untuk meraih gelar WTA keenam dalam karirnya. Peer (24), memenangi gelar terakhirnya pada 2009 di Guangzhou dan Tashkent.
Peer sempat kurang satu kemenangan untuk menembus 10 peringkat teratas dunia pada April namun menurun dari peringkat tertingginya sepanjang karir, 11, sebelum mengganti pelatihnya dengan Harold Solomon.
"Saya terdorong," kata Peer. "Meskipun saya kalah, saya berada dalam kondisi bagus. Saya meningkat pada setiap pertandingan. Saya mengawali pekan yang hebat. Saya harus mengambil sisi positifnya. Masih banyak yang harus ditingkatkan tetapi ini awal yang baik untuk musim panas saya." (ant/mac)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 4 November 2026 14:00Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
-
Liga Inggris 4 November 2026 13:20Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 13:10Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 12:04Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
BERITA LAINNYA
-
tenis 26 Oktober 2026 09:53Kolaborasi Emas: Semen Tonasa dan IMTC Guncang Tenis Junior Sulsel
-
tenis 28 September 2026 21:06300 Petenis Junior Ramaikan Kejurnas IMTC Piala Andre Rosiade dan Semen Padang Cup II
-
tenis 2 September 2026 16:38Diikuti 300 Petenis Junior, Kejurnas IMTC-NASSAU PTPN IV Sukses Besar!
-
tenis 4 Agustus 2026 08:31Aldila Sutjiadi Cetak Sejarah, Jadi Juara Mubadala DC Open 2026 di Washington
SOROT
-
Liputan6 4 November 2026 14:09Perintah Prabowo ke Kapolri soal Kasus Penyadapan Presiden
-
Liputan6 4 November 2026 13:48Prabowo Titip Pesan Khusus ke Guru Besar dan Akademisi
-
Liputan6 4 November 2026 13:00Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Bakal Batasi Media Sosial
-
Liputan6 4 November 2026 12:18Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Istana: Mengarah ke Makar
-
Liputan6 4 November 2026 12:043 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
-
Liputan6 4 November 2026 11:52Fakta-fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389827/original/042023800_1793774716-Screenshot_20261104_112322_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428980/original/030072900_1764569990-Presiden_dan_Kapolri_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383805/original/006884000_1793099058-147653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389393/original/091576400_1793712915-c78527e7-754a-4d24-807e-5ed68e31d421.jpg)
