
Bola.net - Bintang tenis Jepang, Kei Nishikori, melesat delapan posisi dalam peringkat ATP, setelah tampil cukup baik dengan menembus final turnamen Swiss Indoor, meskipun di final ia harus takluk dari Roger Federer.
"Mencapai posisi sepuluh besar dunia dan menjuarai Grand Slam nampaknya begitu sulit bagi pemain Jepang. Namun ia sudah selangkah lebih dekat," demikian dituliskan oleh harian Yomiuri Shimbun tentang petenis Jepang dengan ranking tertinggi ini.
Nishikori merangsek naik dari peringkat 32 ke posisi 24 dalam peringkat dunia, meskipun takluk 1-6 dan 3-6 di tangan Federer pada pertandingan final.
Nishikori yang mendapat wild card ini mendapatkan sanjungan dari media Jepang untuk performanya di turnamen tersebut, di mana ia mampu menumbangkan petenis nomor satu Novak Djokovic dan pemain peringkat tujuh, Tomas Berdych, dalam perjalanannya menuju final.
"Pencapaiannya berupa tidak terkalahkan dari siapapun, selain dari sang raja, Federer, membuktikan kalau Nishikori dapat memperhitungkan dirinya dalam kompetisi dengan pemain-pemain top dunia," tulis Yomiuri.
Nishikori yang tinggal di Amerika Serikat pernah berlatih bersama Federer. dan memulai debut profesionalnya pada 2007. Ia menjadi pendatang terbaik ATP pada 2008 sekaligus menjadi petenis Asia pertama yang mendapatkan penghargaan ini.
Ia mendapat perhatian ketika yayasan yang didirikan Presiden Asosiasi Tenis Jepang, Masaaki Morita, mengirimnya ke Florida, di mana ia memulai latihan di Akademi Nick Bollettieri pada usia 13 tahun.
Pada turnamen kelimanya, Nishikori yang saat itu berusia 18 tahun menjadi sensasi dengan memenangi titel ATP pertamanya di Delray Beach pada Februari 2008, dan menjadi petenis Jepang kedua yang memenangkan gelar juara turnamen ATP.
Debut mengesankan Nishikori pada AS Terbuka 2008, di mana ia mencapai babak keempat dan kemudian mengalahkan petenis peringkat empat dunia, David Ferrer, membuat dirinya mendapat perhatian luas dan mendatangkan kontrak sponsor yang menguntungkan.
Bulan lalu, ia meraih ranking 32, peringkat tertinggi yang pernah dicapai petenis putra Jepang, sebelum pada Senin melompat ke peringkat 24. Pencapaian petenis Jepang lainnya adalah peringkat ke-46 yang dicapai Shuzo Matsuoka, yang kemudian pensiun dari tenis konpetitif di akhir 1990-an.
Pada Minggu, Federer kembali meraih gelar juara, setelah sepuluh bulan dari gelar terakhirnya, dan membuatnya menjadi juara Swiss Indoors untuk kelima kalinya. (afp/mxm)
"Mencapai posisi sepuluh besar dunia dan menjuarai Grand Slam nampaknya begitu sulit bagi pemain Jepang. Namun ia sudah selangkah lebih dekat," demikian dituliskan oleh harian Yomiuri Shimbun tentang petenis Jepang dengan ranking tertinggi ini.
Nishikori merangsek naik dari peringkat 32 ke posisi 24 dalam peringkat dunia, meskipun takluk 1-6 dan 3-6 di tangan Federer pada pertandingan final.
Nishikori yang mendapat wild card ini mendapatkan sanjungan dari media Jepang untuk performanya di turnamen tersebut, di mana ia mampu menumbangkan petenis nomor satu Novak Djokovic dan pemain peringkat tujuh, Tomas Berdych, dalam perjalanannya menuju final.
"Pencapaiannya berupa tidak terkalahkan dari siapapun, selain dari sang raja, Federer, membuktikan kalau Nishikori dapat memperhitungkan dirinya dalam kompetisi dengan pemain-pemain top dunia," tulis Yomiuri.
Nishikori yang tinggal di Amerika Serikat pernah berlatih bersama Federer. dan memulai debut profesionalnya pada 2007. Ia menjadi pendatang terbaik ATP pada 2008 sekaligus menjadi petenis Asia pertama yang mendapatkan penghargaan ini.
Ia mendapat perhatian ketika yayasan yang didirikan Presiden Asosiasi Tenis Jepang, Masaaki Morita, mengirimnya ke Florida, di mana ia memulai latihan di Akademi Nick Bollettieri pada usia 13 tahun.
Pada turnamen kelimanya, Nishikori yang saat itu berusia 18 tahun menjadi sensasi dengan memenangi titel ATP pertamanya di Delray Beach pada Februari 2008, dan menjadi petenis Jepang kedua yang memenangkan gelar juara turnamen ATP.
Debut mengesankan Nishikori pada AS Terbuka 2008, di mana ia mencapai babak keempat dan kemudian mengalahkan petenis peringkat empat dunia, David Ferrer, membuat dirinya mendapat perhatian luas dan mendatangkan kontrak sponsor yang menguntungkan.
Bulan lalu, ia meraih ranking 32, peringkat tertinggi yang pernah dicapai petenis putra Jepang, sebelum pada Senin melompat ke peringkat 24. Pencapaian petenis Jepang lainnya adalah peringkat ke-46 yang dicapai Shuzo Matsuoka, yang kemudian pensiun dari tenis konpetitif di akhir 1990-an.
Pada Minggu, Federer kembali meraih gelar juara, setelah sepuluh bulan dari gelar terakhirnya, dan membuatnya menjadi juara Swiss Indoors untuk kelima kalinya. (afp/mxm)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 4 November 2026 15:00Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
-
Liga Champions 4 November 2026 14:40Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
-
Bola Indonesia 4 November 2026 14:15Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
-
Bola Indonesia 4 November 2026 14:09Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
-
Liga Champions 4 November 2026 14:00Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
BERITA LAINNYA
-
tenis 26 Oktober 2026 09:53Kolaborasi Emas: Semen Tonasa dan IMTC Guncang Tenis Junior Sulsel
-
tenis 28 September 2026 21:06300 Petenis Junior Ramaikan Kejurnas IMTC Piala Andre Rosiade dan Semen Padang Cup II
-
tenis 2 September 2026 16:38Diikuti 300 Petenis Junior, Kejurnas IMTC-NASSAU PTPN IV Sukses Besar!
-
tenis 4 Agustus 2026 08:31Aldila Sutjiadi Cetak Sejarah, Jadi Juara Mubadala DC Open 2026 di Washington
SOROT
-
Liputan6 4 November 2026 14:09Perintah Prabowo ke Kapolri soal Kasus Penyadapan Presiden
-
Liputan6 4 November 2026 13:48Prabowo Titip Pesan Khusus ke Guru Besar dan Akademisi
-
Liputan6 4 November 2026 13:00Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Bakal Batasi Media Sosial
-
Liputan6 4 November 2026 12:18Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Istana: Mengarah ke Makar
-
Liputan6 4 November 2026 12:043 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
-
Liputan6 4 November 2026 11:52Fakta-fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389827/original/042023800_1793774716-Screenshot_20261104_112322_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428980/original/030072900_1764569990-Presiden_dan_Kapolri_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383805/original/006884000_1793099058-147653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389393/original/091576400_1793712915-c78527e7-754a-4d24-807e-5ed68e31d421.jpg)
