Verdasco dan Berdych Berpeluang ke Final Paris Masters

Verdasco dan Berdych Berpeluang ke Final Paris Masters
Fernando Verdasco (c)afp
- Fernando Verdasco dan Tomas Berdych maju ke putaran ketiga turnamen tenis Paris Masters Selasa sehingga membuka peluang mereka untuk maju ke putaran final pertandingan ATP akhir musim ini.

Petenis Spanyol Verdasco, yang tiba di Paris dengan hanya berlaga dalam satu turnamen sejak di AS Terbuka September, berjuang keras melawan petenis berusia 32 tahun Arnaud Clement sebelum meraih 10 game akhir dengan kemenangan 3-6 6-3 6-0.

Verdasco butuh maju ke putaran semifinal agar memiliki peluang maju ke London dan selanjutnya akan bertemu dengan peringkat ke-12 dari Prancis, Gael Monfils, yang mengalahkan petenis kualifikasi dari Jerman Benjamin Becker 7-6 6-4.

"Saya belum berpikir tentang London saat ini karena masih ada dua pertandingan lagi dan setiap pertandingan pasti amat sulit," kata Verdasco.

Unggulan kelima Thomas Berdych memastikan tempatnya setelah mengalahkan petenis "wildcard" dari Prancis Florent Serra 6-3 6-1 dalam tempo hanya 47 menit.

Satu pemain yang tidak akan berada di London adalah petenis peringkat ke-10 dari Rusia Mikhail Youzhny yang mundur pada putaran kedua melawan petenis Latvia Ernests Gulbis, karena cedera punggung.

Tidak tidur

Berbicara sebelum melakukan pertandingan dengan petenis Prancis Richard Gasquet, Rabu, Roger Federer mengatakan turnamen Paris Masters selalu merupakan tekanan bagi para pemain, dalam usaha maju ke putaran final ATP.

"Di masa lalu, ketika saya berusaha maju ke final Tur Dunia (dan itulah yang diidamkan para petenis), tekanan mental mendera amat kuat pada para petenis," kata Federer.

"Saya ingat pada 2002-03 saya susah tidur karena amat cemas, grogi, tidak tahu apa yang diperbuat, karena merasa amat tertekan," katanya.

Mantan petenis nomor tiga dunia David Nalbandian akan turun lapangan melawan petenis Inggris Andy Murray setelah mengalahkan petenis Spanyol, Marcel Granollers.

Petenis Argentina itu, yang melorot ke urutan ke-25 dunia karena didera cedera musim lalu, menang 6-3 6-1.

"Saya menjalani operasi dan saya merasa tidak dapat tampil maksimal 100%," kata Nalbandian.

Di bawah pimpinan kapten Guy Forget, Monfils semakin membuka peluang untuk masuk dalam tim Piala Davis Prancis pada pertandingan final melawan Serbia.

Ia sempat kecolongan 1-5 ketika sedang berusaha membentuk irama permainan, sebelum akhirnya mengalahkan Becker pada pertandingan yang berlangsung di GOR Bercy itu.

Gilles Simon juga memberi sesuatu paling berguna bagi Forget, setelah ia menunjukkan semangat juangnya yang tinggi.

Mantan pemain 10 besar dunia itu bangkit dari permainan lamban untuk mengalahkan pemain Kazakhstan, Andrey Golubev 3-6 6-4 6-3 dan selanjutnya akan bertemu dengan unggulan keempat Robin Soderling.

Penyandang gelar Novak Djokovic turun lapangan Rabu melawan petenis Argentine, Juan Monaco. (ant/cax)

Berita Terkait