Wozniacki Bidik Peringkat Teratas

Wozniacki Bidik Peringkat Teratas
Caroline Wozniacki (c)afp
- Peringkat satu dunia Caroline Wozniacki hanya kurang satu kemenangan lagi untuk mengakhiri tahun sebagai nomor satu ketika ia tampil pada WTA Championships, Selasa.

Petenis Denmark berusia 20 tahun itu mengalahkan Elena Dementieva, mantan juara Olimpiade dari Rusia, 6-1, 6-1, untuk membukukan kemenangannya yang ke-31 dalam 33 pertandingan sejak awal Agustus, yang di dalamnya ia memenangi lima dari tujuh turnamen.

Sekali lagi ritme, pengaturan waktu, dan gerakan hebat Wozniacki, sangat menonjol saat ia mengatasi petenis paling berpengalaman dalam turnamen tersebut dengan telah lolos ke turnamen tutup tahun itu sepuluh kali.

"Tentu saja, sekarang saya pemain yang sulit dikalahkan, Anda tahu, ini sungguh perasaan yang menyenangkan," kata Wozniacki.

"Senang mengetahui bahwa saya telah meraih hasil yang bagus bahwa saya pemain nomor satu di dunia. Itu adalah perasaan yang luar biasa,"

"Ini awal yang baik, jelas," kata Wozniacki.

"Saya sangat senang bisa melalui pertandingan pertama. Mengawali turnamen itu selalu sulit, dan melawan Elena, saya mengalami banyak pertandingan sulit sebelumnya. Maka senang bisa meraih hasil seperti ini."

Sebelumnya, satu-satunya pemain yang mampu mengungguli Wozniacki untuk meraih posisi puncak, Vera Zvonareva, juga meraih kemenangan.

Finalis Wimbledon dan AS dari Rusia itu hanya kehilangan tiga game melawan Jelena Jankovic, mantan peringkat satu dunia asal Serbia.

Jankovic, yang menderita masalah sinus, banyak berkeringat dan, setelah berjuang keras pada game ketujuh, kedelapan dan kesembilan namun masih kehilangan set pertama, tidak bisa menampilkan tantangan serius lagi.

"Saya mengakhiri pertandingan tetapi mengalami masa yang sangat sulit," kata Jankovic, "Ada masa ketika saya merasa saya akan menyerah."

Belakangan ia mendapat terapi melalui pembuluh darah dengan suatu cairan langsung dimasukkan melalui pembuluh vena-nya.

"Saya kesulitan bernafas, pening dan perih dan tidak punya tenaga," tambahnya.

Sementara itu Zvonareva bermain bagus, semakin sedikit melakukan kesalahan seiring berlangsungnya pertandingan.

"Tetapi saya masih harus meningkatkan konsistensi saya. Itu yang terpenting," katanya.

Kemenangan 6-3, 6-0 itu mempertahankan peluang Zvonareva untuk berakhir sebagai nomor satu pada akhir tahun. Namun untuk itu Wozniacki harus kalah pada pertandingan Rabu melawan Samantha Stosur. (ant/cax)

Berita Terkait