
Petenis Denmark unggulan satu itu menang atas petenis Serbia yang juga mantan petenis peringkat satu dunia, Jelena Jankovic, dengan skor 7-5, 6-3 setelah pada awal-awal pertandingan sempat kepayahan melayani gempuran Jankovic yang memaksanya untuk mengubah pendekatan pertandingan.
Dalam pertandingan itu Wozniacki menampilkan sebuah kemampuan beradaptasi yang luar biasa dengan ritme pertandingan lawan, sehingga meskipun dia sempat tertinggal pada game-game awal pertandingan, dia berhasil memenangi pertandingan.
Wozniacki melakukan perubahan gaya bertanding dengan meniru gaya bertanding Jankovic sebelumnya yaitu dengan membawa bola lebih dekat ke baseline dan kadang-kadang meluncurkannya di dalam baseline dan melakukannya secara berulang-ulang.
Wozniacki sempat harus berjuang untuk menyelamatkan empat kali set point pada game kesembilan, tetapi setelah itu ia berhasil merebut set pertama dengan sebuah permainan net yang membuat Jankovic menjadi lelah dan kehabisan tenaga.
Kekalahan itu merupakan yang pertama kali diderita Jankovic dari Wozniacki dalam lima kali pertemuan mereka.
"Saya selalu menemui kesulitan dalam melawan Jankovic," kata Wozniacki.
"Saya harus tetap berjuang meskipun sempat ketinggalan 2-5, dan itu terbukti ampuh karena seiring berjalannya waktu saya dapat menemukan ritme permainan saya," ujar Wozniacki.
Jalannya pertandingan menunjukkan bahwa permainan Wozniacki, yang kadang dikritik sebagai terlalu mengandalkan fisik tanpa pukulan mematikan, sekarang telah berada dalam suatu masa transisi.
Meskipun demikian, ia masih memerlukan rasa percaya diri dan upaya untuk lepas dari tekanan, dan hal itu terlihat ketika ia berhasil bangkit dari ketinggalan 0-3 setelah pelatih dan sekaligus ayahnya Piotr memerintahkannya untuk bermain lebih menyerang.
Segera setelah itu dia terlihat bermain dengan sangat bagus di mana serangan-serangan Jankovic dapat dia layani dengan balas menyerang.
Puncaknya adalah pada game ketiga set kedua dimana Jankovic terpaksa harus meminta perawatan pada bagian kakinya, yang kemudian mulai terlihat kepayahan secara fisik sebagai dampak dari beberapa bulan absen dari turnamen karena sakit dan cedera.
Kemenangan itu memberi Wozniacki kesempatan untuk mengoleksi titel juara yang ke-13 dalam karirnya, dan yang pertama semenjak dia menjuarai Beijing terbuka pada Oktober tahun lalu, di mana pada saat itu Wozniacki untuk pertama kalinya ditahbiskan sebagai petenis putri peringkat satu dunia.
Di babak final nanti Wozniacki akan menghadapi pemenang dari dua semifinalis lain yang secara mengejutkan berhasil sampai ke babak semifinal itu, yaitu Flavia Pennetta, petenis peringkat 18 dari Italia dan Svetlana Kuznetsova, mantan juara AS Terbuka dan Perancis Terbuka dari Rusia. (ant/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 12:04Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 10:09Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 09:50Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
-
Liga Champions 4 November 2026 08:20Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
-
Liga Champions 4 November 2026 08:14Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
BERITA LAINNYA
-
tenis 26 Oktober 2026 09:53Kolaborasi Emas: Semen Tonasa dan IMTC Guncang Tenis Junior Sulsel
-
tenis 28 September 2026 21:06300 Petenis Junior Ramaikan Kejurnas IMTC Piala Andre Rosiade dan Semen Padang Cup II
-
tenis 2 September 2026 16:38Diikuti 300 Petenis Junior, Kejurnas IMTC-NASSAU PTPN IV Sukses Besar!
-
tenis 4 Agustus 2026 08:31Aldila Sutjiadi Cetak Sejarah, Jadi Juara Mubadala DC Open 2026 di Washington
SOROT
-
Liputan6 4 November 2026 13:00Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Bakal Batasi Media Sosial
-
Liputan6 4 November 2026 12:18Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Istana: Mengarah ke Makar
-
Liputan6 4 November 2026 12:043 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
-
Liputan6 4 November 2026 11:52Fakta-fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
-
Liputan6 4 November 2026 11:45Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Bisa Tekan IHSG, Ini Kata Analis
-
Liputan6 4 November 2026 10:41Geger Temuan Granat dan 41 Amunisi Aktif di Lamongan
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428980/original/030072900_1764569990-Presiden_dan_Kapolri_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383805/original/006884000_1793099058-147653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389393/original/091576400_1793712915-c78527e7-754a-4d24-807e-5ed68e31d421.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389619/original/071817600_1793763682-site_1_image_870x_6aea90c8d9120.jpg)
