Zvonareva Maju ke Semifinal

Zvonareva Maju ke Semifinal
- Petenis nomor dua dunia Vera Zvonareva mengalahkan petenis Ceko Petra Kvitova 6-2, 6-4, Rabu, untuk maju ke semifinal Australia Terbuka dan tetap di jalur menuju final Grand Slam ketiganya.

Zvonareva mengabaikan gangguan masalah medis di tribun dan gemuruh tembakan penghormatan 21 meriam dalam perayaan "Australia Day", hari libur nasional, untuk mengalahkan Kvitova hanya dalam waktu 75 menit.

Petenis berusia 26 tahun itu sangat terganggu selama game kelima set kedua, ketika ia diminta main kendati seorang penonton perempuan membutuhkan pertolongan medis dan tembakan perayaan artileri, sehingga kehilangan servisnya.

Namun Zvonareva bangkit untuk maju ke babak empat besar, bertemu dengan salah satu di antara unggulan ketiga Kim Clijsters atau petenis Polandia Agnieszka Radwanska, yang bertanding para partai berikutnya.

"Tadi adalah saat-saat yang sulit," katanya. "Seseorang kurang sehat, rasanya sulit untuk bermain tetapi, apapun juga, wasit mengatakan kami harus melanjutkannya.

"Tidak seorang pun mengatakan kepada saya bahwa akan ada kebisingan (dari meriam). Saya berusaha tetap konsentrasi tetapi saya agak terganggu."

Petenis Rusia itu melawan petenis kidal Ceko yang ketiga berturut-turut setelah menang atas Lucie Safarova dan Iveta Benesova dan ia dengan jelas tampak nyaman melawan Kvitova ketika ia mematahkan servisnya dua kali untuk memimpin 4-0.

Kvitova membalas mematahkan servis dan mempertahankan servisnya agar memperoleh harapan untuk bangkit, tetapi Zvonareva mematahkan servisnya sekali lagi untuk merebut set pertama.

Zvonareva yang hampir tidak melakukan kesalahan pada set pertama dan melanjutkan performa tersebut pada set kedua, sepenuhnya kontras dengan Kvitova, yang pukulannya melebar dan menyangkut net saat mendapat tekanan.

Zvonareva mematahkan servis pada awal set kedua dan tampaknya akan meraih kemenangan mudah ia menundanya pada game kelima ketika staf medis dipanggil untuk merawat seorang perempuan yang kurang sehat di tribun.

Wasit memberi isyarat untuk melanjutkan pertandingan kendati Zvonareva ingin berhenti, kemudian ketidak-nyamanan unggulan kedua itu bertambah oleh tembakan 21-meriam, sehingga ia kehilangan servisnya.

Kvitova bertahan untuk memimpin pada set tersebut namun melakukan beberapa kesalahan sendiri pada servis game berikutnya sehingga servisnya dipatahkan.

Zvonareva kemudian dengan mudah kembali mematahkan servis lawannya untuk memenangi pertandingan. (ant/cax)

Berita Terkait