
Bola.net - Satu lagi pemain Timnas Indonesia resmi bermain ke luar negeri. Bek kanan Pratama Arhan baru saja dilepas klubnya, PSIS Semarang, untuk bermain ke klub asal Jepang yakni Tokyo Verdy.
Pratama Arhan digosipkan bakal pindah ke luar negeri usai tampil bagus di Piala AFF 2020 lalu. Pratama Arhan mencetak dua gol dan menjadi Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2020.
"Hari ini dengan rasa bangga dan senang, kami umumkan kalau wonderkid PSIS jebolan Akademi PSIS, Pratama Arhan resmi kami lepas ke klub Jepang Tokyo Verdy," ucap CEO PSIS, Yoyok Sukawi.
Pratama Arhan menambah daftar panjang pemain Timnas Indonesia di berbagai level yang kini bermain di luar negeri. Paling tidak, ada 10 pemain Timnas Indonesia yang membela klub luar negeri.
Siapa saja? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Elkan Baggot (Ipswich Town)

Baggot memulai karier bersama Timnas Indonesia U-19 untuk beberapa laga uji coba di Kroasia. Lalu, dia memilih menjadi WNI dan membela Indonesia di Piala AFF 2020 lalu.
Baggot punya kemampuan yang cukup baik sebagai bek tengah. Dia punya postur yang menjulang dan masih sangat muda, 19 tahun. Saat ini, Baggot tercatat sebagai kapten di Ipswich Town U-23.
Asnawi Mangkualam (Ansan Greeners FC)

Asnawi harus mengucapkan terima kasih pada Shin Tae-yong. Bukan karena telah memberi kepercayaan menjadi kapten Timnas Indonesia, tetapi juga memberi rekomendasi untuk membela Ansan Greeners FC.
Walau berada di kompetisi kasta kedua, kemampuan Asnawi meningkat pesat sejak membela Ansan Greeners. Eks pemain PSM Makassar itu baru saja meneken kontrak baru dan siap memulai musim keduanya di Ansan Greeners.
Brylian Aldama (NK Pomorac 1921)

Brylian Aldama memilih jalan terjal dalam meniti karier di Eropa. Dia belum punya pengalaman profesional bersama klub di Indonesia. Tapi, dia cukup moncer bersama Timnas Indonesia pada kelompok usia.
Brylian tercatat sebagai pemain di klub HNK Rijeka sejak 2021 lalu. Tapi, demi mendapat menit bermain yang ideal, Brylian dipinjamkan ke klub kasta ketiga yakni NK Pomorac 1921.
Witan Sulaeman (FK Senica)

Witan Sulaeman belum menyerah meniti karier di Eropa. Setelah peruntungan yang tidak cukup bagus di Radnik Surdulika dan Lechia Gdansk, pemain 20 tahun baru saja meresmikan kepindahan ke FK Senica.
Witan pindah ke Senica dengan status pinjaman dari Lechia Gdansk. Dia tampil bagus pada sesi pramusim. Bahkan, Witan langsung bermain penuh pada debutnya bersama klub asal Slovakia.
Bagus Kahfi (Jong Utrech)

Kepindahan Bagus Kahfi ke Utrech mendapat sorotan tajam. Sebab, sempat ada perselisihan antara Barito Putera dengan pihak Utrech soal fee transfer. Tapi, akhirnya Bagus bisa pindah ke Utrech.
Bagus datang ke Utrech dalam kondisi baru sembuh dari cedera parah. Kini, dia masuk dalam skuad Jong Utrech yang dilatih Darije Kalezic. Sejauh ini, Bagus belum mendapat kesempatan bermain yang cukup.
Egy Maulana Vikri (FK Senica)

Egy Maulana Vikri boleh dibilang sebagai pemain Indonesia paling sukses di Eropa saat ini. Sebab, dia sukses menembus tim inti FK Senica. Pemain 21 tahun itu bahkan sudah mencetak dua gol di Liga Slovakia.
FK Senica menjadi klub Eropa kedua yang dibela Egy. Sebelumnya, dia bermain untuk Lechia Gdansk. Hanya saja, selama tiga musim di Polandia, Egy lebih sering bermain untuk tim muda Lechia Gdansk.
Pratama Arhan (Tokyo Verdy)

Sempat digoreng sebagai target Lazio, Pratama Arhan akhirnya resmi pindah dari PSIS Semarang untuk berkarier di luar negeri. Pemain 20 tahun itu akan bermain Tokyo Verdy di J-League 2.
J-League 2 sendiri bakal dimulai akhir pekan nanti. Menarik untuk menanti kiprah Pratama Arhan. Sebab, beberapa pemain Indonesia yang berkiprah di Jepang tidak pernah bertahan untuk waktu yang lama.
Natanael Siringoringo (Kelantan FA)

Natanael mungkin tidak banyak mendapat sorotan. Sebab, Kelantan FA yang dibelanya masih bermain di kasta kedua kompetisi Malaysia. Tapi, performa Natanael cukup bagus.
Mantan pemain PSMS Medan itu menjadi andalan Kelantan FA dan tampil bagus pada musim 2021 lalu. Natanael masih bermain untuk Kelantan FA pada musim 2021. Dia sempat dipanggil Shin Tae-yong untuk membela Timnas U-23.
Saddil Ramdani (Sabah FA)

Saddil sempat membuat heboh beberapa waktu lalu. Sebab, dia punya tawaran dari klub Serbia yakni FK Novi Pazar. Tapi, Sabah FA tidak melepas Saddil karena mencurigai ada 'konspirasi' di balik tawaran itu.
Saddil sendiri sudah memulai karier di Malaysia sejak 2019 dengan membela Pahang. Sempat pulang untuk bermain di Bhayangkara FC, Saddil kembali ke Malaysia sejak 2021 lalu untuk membela Sabah FC.
David Maulana (NK Pomorac 1921)

David Maulana punya jalan karier yang hampir sama dengan Brylian Aldama. Mereka menjadi pilar Timnas Indonesia U-16 hingga U-19. Lalu, menimba ilmu sepak bola di Inggris lewat program Garuda Select.
Setelah itu, David Maulana mendapat kontrak dari HNK Rijeka dan kini dipinjamkan NK Pomorac 1921. Seperti Brylian, David Maulana belum dilirik Shin Tae-yong lagi selepas bermain di Timnas U-19.
Sumber: Bola
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Gratis, PSIS Semarang Lepas Pratama Arhan ke Klub Jepang
- Sandy Walsh Ngebet Bela Timnas Indonesia, Pengin Jadi WNI di Bulan April 2022
- Asnawi Mangkualam Tanggapi Rumor Kepindahan Pratama Arhan ke Korea Selatan
- Batal Ikut Piala AFF, Timnas Indonesia U-23 Diharapkan Tetap Jaga Semangat
- Asnawi Mangkualam Ditantang Main Lebih Menyerang oleh Pelatih Ansan Greeners
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 8 Maret 2026 06:40Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:20
LATEST UPDATE
-
Bola Dunia Lainnya 8 Maret 2026 07:08 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 07:00 -
Liga Italia 8 Maret 2026 06:40 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:20 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:16 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 05:49
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 8 Maret 2026 02:16 -
tim nasional 7 Maret 2026 22:49 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:08 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:04 -
tim nasional 7 Maret 2026 10:01 -
tim nasional 7 Maret 2026 09:57
MOST VIEWED
- Jay Idzes Ukir Rekor Baru, Resmi Jadi Pemain Termahal Indonesia dengan Nilai Rp230 Miliar
- Misi Senyap John Herdman: Timnas Indonesia Berpotensi Kedatangan 2 Pemain Diaspora dari Eropa
- PSSI Sambut Baik Kabar John Herdman Incar Dua Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Bakal Dinaturalisasi Dalam Waktu Dekat?
- Timnas Indonesia Berpotensi Tambah 2 Pemain Diaspora, Total Naturalisasi di Era Erick Thohir Jadi 21
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524271/original/054887300_1772928901-Banjir_Jakarta.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523539/original/041491400_1772846079-WhatsApp_Image_2026-03-07_at_00.20.24__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5317773/original/080959000_1755405570-WhatsApp_Image_2025-08-17_at_07.23.13.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524249/original/002835100_1772925602-Penggerebekan_truk_berisi_daging_impor_kedaluwarsa.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524217/original/075495900_1772923142-Banjir_di_Kota_Tangerang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524099/original/013428400_1772891139-IMG_5937_1_.jpeg)

