3 Pemain Naturalisasi Baru Malaysia, Ancaman Serius untuk Ambisi Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026?

3 Pemain Naturalisasi Baru Malaysia, Ancaman Serius untuk Ambisi Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026?
Para pemain Timnas Malaysia merayakan gol ke gawang Laos pada laga Piala AFF 2026 (c) Dok. Malaysia NT/@malaysia_nt

Bola.net - Timnas Malaysia membawa wajah baru saat bersiap tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Dari 23 pemain yang diumumkan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), tiga di antaranya merupakan pemain naturalisasi baru yang langsung menjadi sorotan.

Ketiganya adalah Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, dan Brad Tapp. Kehadiran mereka menunjukkan Malaysia tidak sekadar mengandalkan komposisi pemain lokal untuk bersaing di turnamen sepak bola level ASEAN tersebut.

Bagi Timnas Indonesia, tambahan kekuatan Malaysia tentu menjadi perkembangan yang perlu diperhatikan. Apalagi ketiga pemain tersebut datang dengan pengalaman bersama Johor Darul Ta'zim (JDT), salah satu klub elite di Malaysia.

Namun, status naturalisasi tidak serta-merta membuat Malaysia menjadi tim yang sulit dikalahkan. Faktor adaptasi, pemahaman taktik, serta chemistry dengan pemain lokal tetap menjadi bagian penting yang akan menentukan seberapa besar pengaruh ketiga pemain tersebut di lapangan.

#EMTEKFIFAASEANCUP2026
#INDOSIARFIFAASEANCUP2026

Bergson, Hidalgo, dan Tapp Bawa Kualitas Berbeda

Bergson, Hidalgo, dan Tapp Bawa Kualitas Berbeda

Timnas Malaysia saat melawan Cape Verde di FIFA Matchday 2025 (c) dok.instagram/famalaysia

Bergson da Silva menjadi nama yang paling menonjol di lini depan Malaysia. Bergabung dengan JDT sejak 2021, penyerang tersebut menjelma sebagai mesin gol dengan produktivitas yang sangat tinggi di Liga Super Malaysia.

Kehadiran Bergson memberi Malaysia opsi yang berbahaya di area depan. Pengalaman panjangnya di sepak bola Malaysia juga membuat proses adaptasi dengan lingkungan kompetisi dan sepak bola setempat relatif berbeda dibandingkan pemain yang baru datang.

Sementara itu, Manuel Hidalgo memberikan tambahan kualitas pada sektor serangan. Pemain JDT tersebut resmi disahkan FIFA pada September 2026 untuk memperkuat Malaysia setelah tinggal dan berkarier di negara tersebut selama lebih dari lima tahun.

Brad Tapp melengkapi tambahan pemain naturalisasi Malaysia dari sektor yang berbeda. Pemain berusia 25 tahun asal Australia itu bisa bermain sebagai gelandang bertahan maupun bek tengah untuk JDT, sehingga memberikan fleksibilitas sekaligus opsi tambahan bagi Tan Cheng Hoe.

Bukan Sekadar Soal Naturalisasi

Bukan Sekadar Soal Naturalisasi

Logo FIFA ASEAN Cup (c) AI/Gemini

Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, menilai Malaysia memang datang dengan kekuatan yang serius ke FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, kehadiran tiga pemain naturalisasi tersebut menunjukkan ambisi Malaysia meningkatkan kualitas sekaligus kedalaman skuad.

"Malaysia datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kekuatan yang serius. Kehadiran tiga pemain naturalisasi baru, Bergson, Hidalgo, dan Bradley Tapp menunjukkan Malaysia ingin meningkatkan kualitas dan kedalaman skuadnya, terutama dalam menghadapi persaingan di level ASEAN," ujar Luciano kepada Bola.com, Sabtu (19/9/2026).

Luciano juga melihat ketiganya memiliki fungsi berbeda yang bisa memperkuat struktur permainan Malaysia. Bergson berpotensi menjadi kekuatan di lini depan, Hidalgo menambah variasi serangan, sedangkan Tapp dapat memperkuat sektor pertahanan.

"Bergson bisa memberi pengalaman dan kekuatan di lini depan, sementara Hidalgo menambah variasi serta kualitas dalam permainan menyerang. Tapp membuat sektor belakang semakin kokoh," sambungnya.

Disadur dari: Bola.com/Ana Dewi