
Bola.net - Setidaknya ada tiga tindakan bodoh yang dilakukan oleh penggawa Tim Nasional (Timnas) Indonesia saat dikalahkan Filipina dengan skor telak 0-4, Selasa (25/11) petang di My Dinh Stadium, Hanoi. Namun pelatih Alfred Riedl tak ingin membebankan kesalahan ke pasukannya.
Kesalahan yang paling mencolok tentu saja kecerobohan Zulkifli Syukur pada menit ke-15. Akibat backpass yang terlalu lemah, bola berhasil dicuri Misagh Bahadoran. Berlari sendiri, Bahadoran akhirnya dijatuhkan Firman Utina yang berbuntut penalti. Phil Younghusband pun dengan sempurna mengelabuhi Kurnia Meiga.
Sedangkan kesalahan kedua dilakukan Kurnia Meiga karena ia menangkap bola backpass dari Ahmad Jufriyanto. Wasit pun memberikan hadiah tendangan bebas dalam kotak 16 meter. Kejadian inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya gol ketiga Filipina yang dicetak Martin Steuble di menit ke-68.
"No comment. Saya tidak mau mengomentari pemain dan saya tidak mau mengkritik pemain. Sebab mereka sudah berbuat yang terbaik di pertandingan ini," ucap Riedl kepada Bola.net. "Jika mau mengritik, kritik saya saja. Meski itu saya tidak menyukai itu tapi saya harus menerima hal itu," imbuh pelatih asal Austria ini.
Mantan pelatih Austria dan Laos ini menambahkan, dirinya sebenarnya berharap Timnas bisa melakukan sesuatu pada pertandingan lawan Filipina. "Saya katakan ke Coach Widodo, mereka kelihatan baik di permainan tapi tak bagus di pertandingan. Tidak satu pun," pungkasnya. (faw/dzi)
Kesalahan yang paling mencolok tentu saja kecerobohan Zulkifli Syukur pada menit ke-15. Akibat backpass yang terlalu lemah, bola berhasil dicuri Misagh Bahadoran. Berlari sendiri, Bahadoran akhirnya dijatuhkan Firman Utina yang berbuntut penalti. Phil Younghusband pun dengan sempurna mengelabuhi Kurnia Meiga.
Sedangkan kesalahan kedua dilakukan Kurnia Meiga karena ia menangkap bola backpass dari Ahmad Jufriyanto. Wasit pun memberikan hadiah tendangan bebas dalam kotak 16 meter. Kejadian inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya gol ketiga Filipina yang dicetak Martin Steuble di menit ke-68.
"No comment. Saya tidak mau mengomentari pemain dan saya tidak mau mengkritik pemain. Sebab mereka sudah berbuat yang terbaik di pertandingan ini," ucap Riedl kepada Bola.net. "Jika mau mengritik, kritik saya saja. Meski itu saya tidak menyukai itu tapi saya harus menerima hal itu," imbuh pelatih asal Austria ini.
Mantan pelatih Austria dan Laos ini menambahkan, dirinya sebenarnya berharap Timnas bisa melakukan sesuatu pada pertandingan lawan Filipina. "Saya katakan ke Coach Widodo, mereka kelihatan baik di permainan tapi tak bagus di pertandingan. Tidak satu pun," pungkasnya. (faw/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026 00:30
LATEST UPDATE
-
Otomotif 8 Maret 2026 07:59 -
Bola Dunia Lainnya 8 Maret 2026 07:08 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 07:00 -
Liga Italia 8 Maret 2026 06:40 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:20 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:16
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 8 Maret 2026 02:16 -
tim nasional 7 Maret 2026 22:49 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:08 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:04 -
tim nasional 7 Maret 2026 10:01 -
tim nasional 7 Maret 2026 09:57
MOST VIEWED
- Jay Idzes Ukir Rekor Baru, Resmi Jadi Pemain Termahal Indonesia dengan Nilai Rp230 Miliar
- Misi Senyap John Herdman: Timnas Indonesia Berpotensi Kedatangan 2 Pemain Diaspora dari Eropa
- PSSI Sambut Baik Kabar John Herdman Incar Dua Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Bakal Dinaturalisasi Dalam Waktu Dekat?
- Timnas Indonesia Berpotensi Tambah 2 Pemain Diaspora, Total Naturalisasi di Era Erick Thohir Jadi 21
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524271/original/054887300_1772928901-Banjir_Jakarta.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523539/original/041491400_1772846079-WhatsApp_Image_2026-03-07_at_00.20.24__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5317773/original/080959000_1755405570-WhatsApp_Image_2025-08-17_at_07.23.13.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524249/original/002835100_1772925602-Penggerebekan_truk_berisi_daging_impor_kedaluwarsa.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524217/original/075495900_1772923142-Banjir_di_Kota_Tangerang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524099/original/013428400_1772891139-IMG_5937_1_.jpeg)

