Dari Bali United Academy ke Garuda: Kiprah Pemain Asal Pulau Dewata yang Membela Timnas Indonesia U-17, 20, dan 23

Dari Bali United Academy ke Garuda: Kiprah Pemain Asal Pulau Dewata yang Membela Timnas Indonesia U-17, 20, dan 23
Selebrasi gol Putu Ekayana ketika mencetak gol untuk Timnas Indonesia U-17 pada laga lawan Timor Leste di Piala AFF U-17 2026 (c) Dok. Timnas Indonesia

Bola.net - Bali tak hanya dikenal sebagai destinasi wisata dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, Pulau Dewata mulai mencuri perhatian sebagai lumbung talenta sepak bola nasional.

Fenomena ini terlihat jelas pada komposisi skuad Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia. Dari level U-17 hingga U-23, nama-nama asal Bali mulai mengambil peran penting.

Perkembangan ini bukan terjadi secara instan. Ada sistem pembinaan yang terstruktur dan konsisten yang menjadi fondasi utama.

Bali United Academy menjadi episentrum dari lahirnya generasi baru tersebut. Akademi ini terus menunjukkan kapasitasnya dalam mencetak pemain berkualitas.

Kini, kontribusi pemain Bali tidak lagi sekadar pelengkap. Mereka mulai menjadi pilar yang menentukan arah permainan Timnas Indonesia di berbagai level.

Generasi U-17: Putu Ekayana Jadi Simbol Kebangkitan

Generasi U-17: Putu Ekayana Jadi Simbol Kebangkitan

Selebrasi gol Putu Ekayana ketika mencetak gol untuk Timnas Indonesia U-17 pada laga lawan Timor Leste di Piala AFF U-17 2026 (c) Dok. Timnas Indonesia

Pada level U-17, nama Putu Ekayana langsung mencuri perhatian. Ia tampil gemilang saat Indonesia menang 4-0 atas Timor Leste di laga pembuka Piala AFF U-17.

Tidak hanya berperan sebagai kapten, Putu juga mencetak dua gol dari posisi bek tengah. Kontribusi tersebut menunjukkan kualitasnya sebagai pemain modern.

Selain Putu, ada Made Arbi yang mengisi posisi bek kanan. Ia tampil sebagai starter dan menunjukkan performa stabil sepanjang pertandingan.

Satu nama lain adalah Komang Semadi yang berposisi sebagai penyerang. Meski belum mendapat menit bermain, kehadirannya menambah kedalaman skuad.

Bali United Academy Jadi Fondasi Utama

Bali United Academy Jadi Fondasi Utama

Ekspresi Kadek Arel saat membela Timnas Indonesia U-22 pada duel lawan Myanmar di SEA Games 2025 (c) Bagaskara Lazuardi

Ketiga pemain di level U-17 tersebut memiliki kesamaan latar belakang. Mereka merupakan jebolan Bali United Academy yang terus berkembang pesat.

Sistem pembinaan yang terstruktur membuat para pemain siap bersaing di level nasional. Proses ini menjadi kunci keberhasilan mereka menembus Timnas.

"Menurut saya ini hal yang sangat luar biasa," ucap Putu Ekayana.

"Bali United Academy sekarang juga berkembang pesat dan memiliki banyak pemain. Saya berharap ke depannya akademi ini bisa terus menghasilkan pemain-pemain berkualitas untuk timnas," sambungnya.

Regenerasi Berjalan: Dari U-17 hingga U-23

Regenerasi Berjalan: Dari U-17 hingga U-23

Starting XI Bali United pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. ILeague

Kontribusi pemain Bali tidak berhenti di level U-17. Pada kelompok usia U-20, ada nama Putu Panji yang dikenal sebagai bek tangguh.

Ia bahkan menjadi bagian dari skuad Indonesia di Piala Dunia U-17 2025. Kepemimpinannya di lapangan menjadi nilai tambah bagi tim.

Sementara itu, di level U-23, terdapat Kadek Arel dan Rahmat Arjuan. Keduanya juga telah mendapatkan menit bermain reguler bersama Bali United di kompetisi domestik.

Regenerasi ini berjalan secara alami dan berkesinambungan. "Saya memiliki motivasi dari para senior sebelumnya, seperti Kadek Arel yang bermain di Timnas U-23 dan juga Putu Panji," ucap Putu Ekayana.