
Bola.net - Pratama Arhan baru saja menjalani debut bersama Tokyo Verdy di J2 League. Nah, menariknya, pada laga debutnya itu, pemain 20 tahun bermain di posisi yang tidak lazim yakni winger kanan.
Tokyo Verdy mampu mengalahkan tuan rumah Tochigi SC dalam pekan ke-25 J2 League di Kanseki Stadium, Utsunomiya, Rabu (6/7/2022). Hasil ini membawa Tokyo Verdy kini berada di posisi ke-9 klasemen dengan 35 poin.
Pratama Arhan bermain sebagai starer dalam penampilan pertamanya dengan Tokyo Verdy. Alih-alih sebagai bek sayap kiri, pemain berusia 20 tahun itu justru berperan sebagai winger kanan.
Namun, Pratama Arhan hanya beraksi selama 45 menit. Bek Timnas Indonesia itu digantikan Mizuki Arai setelah jeda turun minum. Simak pernyataan lengkap Pratama Arhan usai laga tersebut di bawah ini ya Bolaneters.
Posisi Tidak Lazim
Pratama Arhan berkomentar panjang lebar seusai debutnya di laman Tokyo Verdy. Eks pemain PSIS Semarang itu bahagia dan menikmati posisi barunya sebagai winger kanan.
"Pertama-tama, saya sangat senang mendapatkan kesempatan untuk debut. Saya juga senang karena kami menang 1-0," ujar Pratama Arhan.
"Saya pikir saya harus bermain di posisi apa pun yang diberikan kepada saya. Saya menikmati bermain di posisi ini. Awalnya, saya biasa bermain di posisi bek sayap kiri. Namun, sekarang saya bisa bermain di posisi gelandang sayap kanan," kata Pratama Arhan.
🇮🇩🟢 Showtime ✨🤩 pic.twitter.com/xcOlBHqDCv
— J.LEAGUE Official EN (@J_League_En) July 6, 2022
"Sebelum debut, pelatih dan tim kepealtihan menyuruh saya bermain dengan tenang dan fokus sepanjang permainan. Kemudian, saya juga mendengarkan instruksi dari sekitar."
"Lalu juga bermain kompak saat bertahan. Selebihnya, saya harus berkomunikasi dengan rekan setim sepanjang pertandingan," ucap Pratama Arhan.
Harus Berani
Pratama Arhan mengaku mendapat pesan khusus dari pelatih Hiroshi Jofuku. Mantan pemain PSIS Semarang itu diminta untuk bermain dengan tenang. Arhan tampil cukup bagus, walau mengakui masih ada kekurangan darinya.
"Tugas saya adalah memiliki lebih banyak keberanian untuk mengatur. Saya ingin mengambil lebih banyak tantangan dan secara aktif mengatur keitka saya menguasai bola," terang Pratama Arhan.
"Selebihnya adalah komunikasi. Saya ingin berkomunikasi lebih banyak dengan para pemain di sekitar baik di dalam maupun luar lapangan," jelasnya.
"Yang pertama adalah bermain bagus untuk diri dan menunjukkan sikap yang baik dalam latihan dan pertandingan," imbuh eks pemain Timnas Indonesia U-19 itu.
"Secara khusus, saya ingin bekerja sama dengan tim untuk menunjukkan kinerja yang baik, tidak hanya untuk diri saya tetapi juga sebagai suatu tim," ujar pemilik nomor punggung 38 di Tokyo Verdy ini.
Disadur dari Bola.com: Muhammad Adiyaksa/Aryo Atmaja, 7 Juli 2022
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Belum Pernah Menang, Shin Tae-yong Bandingkan Liga Thailand dan Liga Indonesia
- Ketum PSSI: Timnas Indonesia U-19 Harus Menang Lawan Filipina dan Myanmar, Harga Mati
- Shin Tae-yong: Dengan Keluarnya Marselino, Organisasi Tim Jadi Kurang Baik
- Saran Pelatih Asal Malaysia untuk Timnas Indonesia U-19: Fokus Menang, Jangan Terbebani Menang Besar
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 3 April 2026 21:10Hasil Dewa United vs PSIM: Gol Penalti Alex Martins Jadi Penentu!
LATEST UPDATE
-
Voli 3 April 2026 22:58 -
Liga Inggris 3 April 2026 21:31 -
Bola Indonesia 3 April 2026 21:10 -
Tim Nasional 3 April 2026 20:56 -
Piala Dunia 3 April 2026 20:52 -
Tim Nasional 3 April 2026 19:56
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 3 April 2026 20:56 -
tim nasional 3 April 2026 19:56 -
tim nasional 3 April 2026 19:06 -
tim nasional 3 April 2026 18:53 -
tim nasional 3 April 2026 18:34 -
tim nasional 3 April 2026 18:11
MOST VIEWED
- Dapat Kesempatan 2 Kali Uji Coba, Siapa Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026?
- Daftar Lengkap Negara Lolos Piala Asia 2027: Indonesia, Vietnam, dan Thailand Melaju, Malaysia Gagal
- Kata-kata John Herdman usai Timnas Indonesia Keok 0-1 dari Bulgaria di FIFA Series 2026
- Mari Memuji Performa Calvin Verdonk di FIFA Series 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545937/original/068205400_1775223417-Mark14-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545914/original/022255900_1775220174-Mark-5.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5536824/original/003447700_1774344317-Oppo_Find_X9_Ultra_02.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5545840/original/073829300_1775213487-IWN_3513.jpg.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/8586/original/siram-air-keras-iluts-131006c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538656/original/061438600_1774543468-1000272855.jpg)
