
Bola.net - Harapan sempat membumbung tinggi ketika Timnas Indonesia membuka laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Timnas Arab Saudi dengan cara sempurna. Dalam pertandingan Grup B yang digelar Kamis (9/10) dini hari WIB itu, Skuad Garuda unggul lebih dulu, tetapi kegagalan menjinakkan Firas Al-Buraikan mengubah segalanya.
Gol cepat Kevin Diks lewat titik putih pada menit ke-11 membuat Indonesia memimpin 1-0. Penalti itu diberikan setelah wasit melihat handball di kotak terlarang Arab Saudi. Keunggulan tersebut sempat memberi kepercayaan diri besar bagi pasukan Patrick Kluivert.
Sayangnya, momentum itu tak bertahan lama. Enam menit berselang, Saleh Al-Shamat menyamakan kedudukan. Situasi makin berat ketika Firas Al-Buraikan mencetak gol dari penalti pada menit ke-34 dan membuat Arab Saudi berbalik unggul 2-1.
Petaka berlanjut di babak kedua. Al-Buraikan kembali menjebol gawang Maarten Paes pada menit ke-63. Meski Indonesia sempat memperkecil kedudukan, skor akhir 3-2 tak berubah meski Arab Saudi bermain dengan 10 orang di pengujung laga.
Al-Buraikan Tak Terbendung

Nama Firas Al-Buraikan menjadi kunci kemenangan Arab Saudi. Striker andalan Al Ahli tersebut tampil sangat dominan dan nyaris tak bisa dikendalikan lini belakang Indonesia. Dua gol yang ia ciptakan — satu dari titik penalti dan satu dari permainan terbuka — menjadi pembeda nyata.
Sepanjang 76 menit bermain, Al-Buraikan mencatat empat tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran. Ia juga menciptakan tiga peluang bagi rekan-rekannya, menjadi pemain yang paling banyak dilanggar (lima kali), dan menjadi sumber tekanan utama bagi Indonesia.
Penampilannya begitu efektif hingga FotMob memberikan rating 9,2 dan gelar Man of the Match. Di setiap pergerakannya, Al-Buraikan memperlihatkan kualitas seorang finisher tajam yang juga cerdas dalam membuka ruang.
Kehadirannya bukan sekadar mencetak gol, melainkan juga menciptakan rasa cemas di setiap lini pertahanan lawan. Untuk Timnas Indonesia, sosok Al-Buraikan benar-benar menjadi teror yang tak mudah dilupakan.
Harapan Menipis, Laga Pemungkas Jadi Penentu

Kekalahan ini membuat peluang Indonesia untuk lolos otomatis menipis. Satu-satunya harapan kini ada pada pertandingan terakhir Grup B melawan Irak.
Laga itu akan menjadi momen penentuan: menang atau tersingkir. Jika mampu mengalahkan Irak, Indonesia akan mengoleksi tiga poin dan membuka kembali peluang untuk finis sebagai runner-up grup. Namun, skenarionya tidak sesederhana itu.
Hasil pertandingan Arab Saudi melawan Irak juga akan sangat berpengaruh. Jika ketiga tim berakhir dengan jumlah poin sama, selisih gol akan menentukan siapa yang melangkah lebih jauh.
Beban berat kini ada di pundak Skuad Garuda. Satu kemenangan akan menjaga asa, tetapi lebih dari itu, mental baja dan ketenangan di momen krusial akan menjadi kunci. Saat tekanan memuncak, semangat pantang menyerah harus kembali menyala.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Bukan Kurang Semangat, Kekalahan Timnas Indonesia Datang dari Keputusan yang Salah
- Andai Saja Ritme Permainan Timnas Indonesia Bisa Dijaga, Hasilnya Mungkin Berbeda
- Timnas Indonesia Kalah 2-3 dari Arab Saudi: Kurang Fokus, Ruang Kosong, Tembakan Jarak Jauh yang Mematikan
- Kekalahan Timnas Indonesia Akibat Persiapan Tim yang Kurang Optimal?
- 3 Kekurangan yang Membuat Timnas Indonesia Takluk dari Arab Saudi
- Hilangnya Kestabilan di Pusat Permainan Timnas Indonesia
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 14 Oktober 2026 15:01Momen Bersejarah Calvin Verdonk di Panggung Liga Champions
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 14 Oktober 2026 19:44Memble di Ligue 1, PSG Yakin Bisa Curi Kemenangan di Kandang Manchester City
-
Liga Champions 14 Oktober 2026 19:26Manchester City Menolak Merendah di Depan PSG!
-
Liga Champions 14 Oktober 2026 19:17Jose Mourinho: Menang di Kandang AS Roma itu Sulit, Real Madrid!
-
Liga Champions 14 Oktober 2026 19:05AS Roma Hadapi Real Madrid, Paulo Dybala: Ini Cuma Laga Biasa!
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 13 Oktober 2026 13:15Ketua BTN PSSI Apresiasi Dukungan Gubernur Sumut untuk Timnas Kelompok Umur
SOROT
-
Liputan6 14 Oktober 2026 17:00Sikap PKS Soal Kabar Pencalonan Kembali Prabowo di Pilpres 2029
-
Liputan6 14 Oktober 2026 16:31KPK Tetapkan Tersangka di Kasus OTT BNPB
-
Liputan6 14 Oktober 2026 16:15Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Bahas Apa?
-
Liputan6 14 Oktober 2026 15:42Don Ritto Minta Dibebaskan dan Dakwaan Dibatalkan
-
Liputan6 14 Oktober 2026 14:07BNPB Tanggapi Soal Nama yang Terjaring OTT KPK
-
Liputan6 14 Oktober 2026 14:06Sebaran Titik Api Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera Hari Ini
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373655/original/038005700_1791971276-IMG_8801.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314370/original/079383700_1785744557-email-attachment_2026_08_03_ariefhakim-at-klyid_harga-pertamax-turun-ikut-harga-minyak-dunia-bahlil-pastikan-bbm-subsidi-tetap_1000396567.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373525/original/092543600_1791967364-1000792310.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343642/original/087286100_1788864256-Konpers_Berton.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373248/original/080251700_1791961586-Screenshot_2026-10-14_135704.jpg)
