
Bola.net - - Pelatih kiper timnas Indonesia, Kurnia Sandy memiliki analisa sendiri terkait gol Filipina ke gawang Thailand yang juga sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol itu banyak diperbincangkan karena terlihat janggal.
Dalam kondisi unggul 1-0, Thailand mendapatkan tekanan dan akhirnya kebobolan pada menit ke-81. Filipina berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 yang bertahan hingga laga usai.
Namun, ada pemandangan menarik jika melihat cuplikan ulang gol yang dicetak Jovin Bedic ke gawang Thailand yang dikawal Chatchai Budprom. Bola tembakan Jovin Bedic sempat mengenai kaki pemain bertahan Thailand dan mengubah arahnya. Tampak saat bola meluncur ke arah gawang, kiper Thailand, Chatchai Budprom, sudah mati langkah.
Namun, ternyata bola membentur tiang gawang dan meluncur ke arah Chatchai Budprom berdiri. Kiper Thailand itu langsung melompat ke arah bola, tapi yang terjadi justru bola masuk ke dalam gawangnya. Dalam tayangan ulang, terlihat Chatchai Budprom berusaha menggapai bola, tapi bola justru masuk ke dalam gawang. Hal tersebut tentu menjadi sesuatu yang janggal.
Pelatih kiper Timnas Indonesia yang juga merupakan mantan kiper Tim Garuda, Kurnia Sandy, mengaku tidak melihat dengan jelas momen terciptanya gol Filipina. Namun, ketika Bola.com memperlihatkan cuplikan video momen gol tersebut, Kurnia Sandy memiliki analisanya sendiri sebagai seorang mantan penjaga gawang yang kini menjadi pelatih.
"Banyak faktor yang bisa menyebabkan hal tersebut bisa terjadi. Pertama karena lapangan licin, kedua karena laju bola yang melintir, dan ketiga adanya tekanan dari pemain Filipina yang tidak jauh dari posisinya," ujar Kurnia Sandy dalam pesan singkat kepada Bola.com.
"Ketika kiper mau mengambil bola, mungkin lapangan licin sehingga koordinasinya menjadi tidak bagus dan ditambah bola terlihat melintir. Sentuhan tangan dengan bola menjadi tidak tepat dan ada tekanan dari lawan karena tak ada pemain Thailand yang melindungi kiper ketika bola mengarah ke gawang," lanjutnya.
Mengenai adanya kemungkinan faktor kesengajaan sang penjaga gawang yang justru membuat bola masuk ke dalam gawang, Kurnia Sandy mengaku tak bisa memastikannya. Kurnia Sandy mengakui momen seperti itu memang akan menjadi sebuah pembicaraan yang negatif bagi seorang kiper.
"Saya berusaha menganalisanya secara teknis, di luar itu semua ya Wallahu A'lam. Gestur pemain Thailand yang terdekat dengan kiper pun tampak sangat menyesali kejadian itu. Dalam sepak bola apa pun bisa terjadi, kejadian seperti ini memang pasti akan menjadi sebuah pembicaraan negatif," ujarnya.
"Banyak kiper di dunia ini pun membuat kesalahan. Kami hanya bisa memberikan penilaian, tapi kejadian yang ada di dalam lapangan ya dipengaruhi begitu banyak hal, seperti kondisi lapangan, kondisi sang kiper, dan posisi teman-temannya. Bahkan Loris Karius pun membuat kesalahan karena banyak hal yang tidak bisa hanya dengan penilaian dari luar lapangan," lanjut mantan kiper Timnas Indonesia yang terkenal pada medio 1990an itu.
sumber: bola.com
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 16:36Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
tim nasional 31 Oktober 2026 16:36Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
tim nasional 29 Oktober 2026 17:20Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026 Masih Misterius, PSSI: Kami Masih Mencari
Cerita Unik Mitchell Baker, Striker Timnas Indonesia yang Nyaris Magang di Wall Street
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)

