
Bola.net - - Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti Tukiman memberikan penjelasan di balik keterpurukan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018. Bima menilai keterpurukan Skuat Garuda itu disebabkan karena ia tidak memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan Timnas Indonesia dengan optimal.
Timnas Indonesia sudah tersingkir dari perburuan jatah ke babak semifinal Piala AFF 2018. Penyebabnya adalah, tim berjuluk Skuat Garuda itu baru mengoleksi tiga poin dalam tiga laga Grup B yang sudah dimainkan.
Timnas Indonesia kalah dari Singapura 0-1, menang atas Timor Leste 3-1, dan Takluk dari Thailand 2-4. Skuat Garuda pun tidak mampu bersaing dengan Thailand yang ada di posisi puncak serta Filipina di peringkat kedua dan Singapura di posisi ketiga.
Ditanya soal apa evaluasi dari tiga pertandingan tersebut, pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti Tukiman mengatakan, kelemahan utamanya terletak pada dirinya sebagai pelatih. Sebab dari materi pemain, program latihan, sampai taktik dan strategi permainan, nyaris tidak ada yang berubah dari warisan Luis Milla Aspas.
"Perlu dicatat oleh teman-teman wartawan. Mungkin juga bisa langsung ditanyakan kepada Fachruddin Aryanto (bek Timnas Indonesia). Saya tidak punya waktu untuk mengubah semua yang diberikan coach Luis Milla," ujar Bima di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (24/11).
Mepetnya waktu yang dimiliki itulah yang menurut Bima membuat dirinya bersama tim pelatih menjadi serba terbatas. Alhasil, Timnas Indonesia harus tersingkir lebih awal.
"Saya juga beberapa kali komunikasi dengan semua pelatih kemarin. Ada coach Luis Milla, Eduardo Perez, Miguel Gandia. Semua memberi motivasi kepada saya," tutur Bima.
"Saat latihan, program, dan semuanya tidak ada yang saya ubah. Cara main juga begitu, tidak ada yang saya ubah. Jadi mungkin kekurangannya terletak kepada diri saya. Mungkin banyak hal yang harus saya perbaiki ke depan," tambahnya.
Pada laga terakhir Grup B, Timnas Indonesia akan menghadapi Filipina. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di SUGBK, Minggu (25/11).
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 16:54Roy Suryo: Putusan Dokter Tifa Harus Berlaku Juga Untuk Kasus Saya
-
Liputan6 23 Juli 2026 16:48Purbaya Segera Bahas Efisiensi Anggaran MBG Bersama Sudaryono
-
Liputan6 23 Juli 2026 16:18RSPI Disiapkan Jadi Penyangga Layanan Kesehatan di Jakarta Utara
-
Liputan6 23 Juli 2026 16:05Putra Ferdy Sambo Dilantik Jadi Perwira Remaja Polri di Istana
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305715/original/010463900_1784800497-IMG_2284.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471362/original/043762100_1768284436-Mantan_Wakapolri_Komjen_Pol__Purn__Oegroseno.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305661/original/080822500_1784799660-Oegroseno.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305602/original/012733200_1784798325-IMG_2522.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305551/original/019290800_1784797519-IMG-20260723-WA0017.jpg)

