
Bola.net - Pembekuan yang dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), tidak membuat Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2015-2019 patah arang.
Di bawah komando La Nyalla Mahmud Mattalitti, PSSI terus menjaga komitmen membina tim nasional Indonesia di segala level usia.
Tidak terkecuali yakni, tim nasional wanita yang kini tampil di Piala AFF 2015, Ho Chi Minh City, Vietnam.
"Bukan berlebihan, namun Timnas wanita bisa dikatakan jika baru ada saat pengurusan sekarang. Untuk itu saja, kami sudah menghabiskan dana pribadi (PSSI) lebih dari Rp 900 juta. Di mana peran Menpora (Imam Nahrawi)? Bahkan perlu diketahui, biaya persiapan jauh lebih mahal dari pada eventnya," terang Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Azwan Karim.
"Namun kami meminta, jangan hanya dilihat hasil yang dicapai Timnas wanita. Sebab, ini masih proses dan kami akan terus berusaha menghadirkan prestasi yang dicita-citakan bersama," imbuhnya.
Selain itu, dilanjutkan Azwan, komitmen serupa juga dijaga PSSI pada Timnas Indonesia U-23, senior dan level usia muda. Bahkan, PSSI memastikan telah menunjuk Direktur Teknik, Pieter Huistra, sebagai Pelatih Kepala tim nasional Indonesia Senior.
Sebab nantinya, Timnas Indonesia Senior akan melakoni laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 pada tanggal 11 Juni melawan China Taipei dan tanggal 16 kontra Irak. Indonesia berada di Grup F yang diisi Thailand, Vietnam, China Taipei, Irak.
"Karena itu, publik jangan mau begitu saja digiring opini buruk yang dilakukan Kemenpora atau pihak-pihak lainnya. Kami tidak pernah berpangku tangan mengurus organisasi ini dan tetap istiqomah," pungkasnya (esa/dzi)
Di bawah komando La Nyalla Mahmud Mattalitti, PSSI terus menjaga komitmen membina tim nasional Indonesia di segala level usia.
Tidak terkecuali yakni, tim nasional wanita yang kini tampil di Piala AFF 2015, Ho Chi Minh City, Vietnam.
"Bukan berlebihan, namun Timnas wanita bisa dikatakan jika baru ada saat pengurusan sekarang. Untuk itu saja, kami sudah menghabiskan dana pribadi (PSSI) lebih dari Rp 900 juta. Di mana peran Menpora (Imam Nahrawi)? Bahkan perlu diketahui, biaya persiapan jauh lebih mahal dari pada eventnya," terang Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Azwan Karim.
"Namun kami meminta, jangan hanya dilihat hasil yang dicapai Timnas wanita. Sebab, ini masih proses dan kami akan terus berusaha menghadirkan prestasi yang dicita-citakan bersama," imbuhnya.
Selain itu, dilanjutkan Azwan, komitmen serupa juga dijaga PSSI pada Timnas Indonesia U-23, senior dan level usia muda. Bahkan, PSSI memastikan telah menunjuk Direktur Teknik, Pieter Huistra, sebagai Pelatih Kepala tim nasional Indonesia Senior.
Sebab nantinya, Timnas Indonesia Senior akan melakoni laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 pada tanggal 11 Juni melawan China Taipei dan tanggal 16 kontra Irak. Indonesia berada di Grup F yang diisi Thailand, Vietnam, China Taipei, Irak.
"Karena itu, publik jangan mau begitu saja digiring opini buruk yang dilakukan Kemenpora atau pihak-pihak lainnya. Kami tidak pernah berpangku tangan mengurus organisasi ini dan tetap istiqomah," pungkasnya (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 21 April 2026 17:20Fadly Alberto Minta Maaf: Perbuatan Bodoh Saya Menendang Rakha Nurkholis
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 23 April 2026 05:32 -
Bola Indonesia 23 April 2026 05:22 -
Liga Italia 23 April 2026 05:20 -
Bola Indonesia 23 April 2026 05:11 -
Liga Spanyol 23 April 2026 05:05 -
Liga Eropa Lain 23 April 2026 04:40
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 22 April 2026 12:37 -
tim nasional 22 April 2026 09:48 -
tim nasional 21 April 2026 17:20 -
tim nasional 21 April 2026 13:49 -
tim nasional 21 April 2026 13:31 -
tim nasional 20 April 2026 12:58
MOST VIEWED
- Nova Arianto Soal Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Pasti Ada Konsekuensi, Sudah Seharusnya Berikan Contoh yang Baik
- Kurniawan Dwi Yulianto Pastikan Timnas Indonesia U-17 Ketambahan 3 Pemain Diaspora di Piala Asia U-17 2026
- Deretan Penggawa Timnas Indonesia yang Ikut Geram Ricky Kambuaya Jadi Korban Aksi Rasis di Laga Dewa United vs Persib: Ada Kevin Diks
- Timnas Indonesia U-17 Gagal ke Semifinal Piala AFF U-17, Kurniawan Dwi Yulianto: Saya Mohon Maaf
HIGHLIGHT
- 9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Mele...
- 5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Ma...
- Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Man...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/3155174/original/002379100_1592381992-IMG_20200617_154821.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562099/original/048442100_1776779773-IMG-20260421-WA0055.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563384/original/019024800_1776860945-Screenshot_20260422_185216_Instagram.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563234/original/075044000_1776851119-Persis_Solo_vs_Bhayangkara_FC.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506518/original/000454300_1771470864-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_10.12.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563151/original/015398300_1776848815-d31552b2-ccbe-44e0-9b3e-6741b552ed09.jpg)
