John Herdman Buka-bukaan Penyebab Mainkan Calvin Verdonk Jadi Gelandang, Bakal Permanen di Lini Tengah?

Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman buka suara terkait keputusannya memainkan Calvin Verdonk sebagai gelandang di FIFA Series 2026. Ia menyebut bahwa sang bek memiliki kemampuan yang dibutuhkan menjadi jendral lini tengah Skuad Garuda dan ia mencoba mengeksplorasi itu.
Verdonk merupakan salah satu dari 24 nama yang dipanggil Herdman untuk FIFA Series 2026. Biasa beroperasi di sektor bek sayap, bek Lille OSC itu mendapatkan peran baru di Skuad Garuda.
John Herdman menjajal sang bek untuk menjadi gelandang Timnas Indonesia melawan St Kitts and Nevis dan juga Bulgaria di FIFA Series 2026 ini. Ini disebabkan ada beberapa gelandang Timnas Indonesia seperti Thom Haye yang absen di FIFA Series ini dan Herdman mencoba untuk bereksperimen untuk mengisi kekosongan tersebut.
Herdman sendiri mengaku puas dengan hasil eksperimennya dengan Verdonk. " Ya, performa Calvin Verdonk malam ini begitu luar biasa," buka Herdman dalam konferensi pers seusai laga.
Simak komentar lengkap pelatih asal Inggris itu di bawah ini.
Pemain yang Komplet
Menurut Herdman, ada alasan mengapa ia memainkan Verdonk sebagai gelandang. Ia menilai sang bek punya kemampuan yang dibutuhkan untuk menjadi gelandang.
Herdman juga menilai perjudiannya itu terbayar lunas. Pasalnya ia menilai Verdonk menuntaskan tugasnya dengan baik sebagai seorang gelandang di kedua laga FIFA Series tersebut.
"Dia adalah pemain yang komplet, dia punya kecerdasan taktikal, dia punya kecepatan, tenaga dan akselerasi yang sangat bagus dan dia mampu mengumpan dengan baik," sambung Herdman.
Bakal Jadi Gelandang Seterusnya?
Lebih lanjut, Herdman juga mengindikasikan bahwa dirinya akan lebih sering memainkan Verdonk sebagai gelandang alih-alih Fullback. Ia menilai sang bek memberikan dampak yang lebih besar di lini tengah ketimbang di lini pertahanan.
"Kami memintanya bermain dengan berani dan juga bermain lebih ke tengah dan Calvin saya rasa bisa jadi kunci di masa depan bagi Timnas Indonesia mengontrol tempo pertandingan," sambung Herdman.
"Hari inikami menghadapi Bulgaria, tim asal Eropa yang bermain di kompetisi top dan kami mengontrol lini tengah di pertandingan ini bersama Verdonk dan Pelupessy dan Ivar Jenner ketika ia masuk ke pertandingan dan itu menunjukkan dia memahami gaya taktik permainan kami," pungkasnya.
Timnas Indonesia Kalah di Final
Timnas Indonesia sendiri kalah di final FIFA Series 2026 menghadapi Bulgaria.
Di laga ini, Skuad Garuda kalah tipis 1-0 berkat penalti Marin Petkov di akhir babak pertama.
Baca Juga:
- Mari Memuji Performa Calvin Verdonk di FIFA Series 2026
- Balada Reuni Skuad Timnas Indonesia: Betapa Kangennya Memakai Jersey Garuda
- Timnas Indonesia Tumbang di Final FIFA Series 2026, Erick Thohir: Bulgaria Tim Berkelas, Bukan Tim Kaleng-Kaleng
- Pelatih Bulgaria Senang Bukan Kepalang usai Lumat Timnas Indonesia untuk Menjuarai FIFA Series 2026
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Maret 2026 11:02 -
Tim Nasional 31 Maret 2026 10:58 -
Tim Nasional 31 Maret 2026 10:49 -
Tim Nasional 31 Maret 2026 10:48 -
Piala Dunia 31 Maret 2026 10:44 -
Otomotif 31 Maret 2026 10:43
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 31 Maret 2026 11:02 -
tim nasional 31 Maret 2026 10:58 -
tim nasional 31 Maret 2026 10:49 -
tim nasional 31 Maret 2026 10:48 -
tim nasional 31 Maret 2026 10:19 -
tim nasional 31 Maret 2026 10:15
MOST VIEWED
- Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria di SCTV dan Indosiar - Final FIFA Series 2026
- Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 27-30 Maret 2026, Live SCTV dan Indosiar
- Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria di SCTV dan Indosiar - Final FIFA Series 2026
- Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series: Menang Bisa Lompat 2 Peringkat!
HIGHLIGHT
- 11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada...
- 3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, A...
- Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Mas...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/3348949/original/062484600_1610603176-w644.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5542003/original/045259300_1774928506-IMG_8482.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541772/original/054830900_1774906110-IMG-20260330-WA0144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541102/original/027612200_1774851449-IMG-20260330-WA0033.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520713/original/012678600_1772630967-6.jpg)

