
Bola.net - Pelatih tim nasional Indonesia asal Argentina, Luis Manuel Blanco, mulai mempertanyakan statusnya. Pelatih yang dipersiapkan untuk ajang Pra Piala Asia 2015 tersebut, tidak ingin kondisinya digantung layaknya yang dialami Nilmaizar.
Pasalnya, beredar kabar jika Blanco akan dikondisikan menjadi Direktur Teknik (Dirtek) Timnas. Menanggapi hal tersebut, Blanco langsung memberikan tanggapan sengit.
"Saya tidak ingin menerima pekerjaan tersebut (Dirtek). Kita harus sesuai aturan saja seperti yang ada di surat kontrak. Apalagi, belum ada pembicaraan lebih lanjutan dari manajemen Badan Tim Nasional (BTN)," ujarnya.
"Saya tetap pelatih kepala di Timnas," tegasnya.
Blanco mengaku, benar-benar merasa dikecewakan. Sebab, Senin (18/3) pagi, dirinya sudah bersiap menggelar latihan di lapangan Sutasoma 77, Halim Perdanakusuma, Jakarta. Setelah ditunggu sekian lama, namun tidak satu pun pemain yang datang. Padahal, dirinya diinstruksikan manajemen BTN untuk menggelar latihan di lokasi tersebut. Apalagi, Minggu (17/3) malam, Direktur Media PSSI sekaligus BTN, Tommy Rusian Arief, memastikan kepada Bola.net jika latihan digelar di lapangan Sutasoma 77.
"Setelah diselidiki, ternyata Timnas menggelar latihan di lapangan C, Senayan, Jakarta. Itu benar-benar di luar sepengetahuan saya. Padahal, saya menunggu lama di lapangan Sutasoma, namun tidak ada satupun konfirmasi lanjutan dari pengurus BTN. Saya benar-benar tidak tahu apa-apa," tuturnya.
Pergantian Blanco, memang mengejutkan. Kabar tersebut, pertama kali diungkapkan Wakil Ketua BTN Harbiansyah Hanafiah.
Dikatakan Harbiansyah, itu bertujuan supaya Timnas bisa maksimal dalam menjalankan pemusatan latihan/training centre (TC). Kini, tongkat kepelatihan Timnas diberikan kepada duet pelatih Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago. (esa/dzi)
Pasalnya, beredar kabar jika Blanco akan dikondisikan menjadi Direktur Teknik (Dirtek) Timnas. Menanggapi hal tersebut, Blanco langsung memberikan tanggapan sengit.
"Saya tidak ingin menerima pekerjaan tersebut (Dirtek). Kita harus sesuai aturan saja seperti yang ada di surat kontrak. Apalagi, belum ada pembicaraan lebih lanjutan dari manajemen Badan Tim Nasional (BTN)," ujarnya.
"Saya tetap pelatih kepala di Timnas," tegasnya.
Blanco mengaku, benar-benar merasa dikecewakan. Sebab, Senin (18/3) pagi, dirinya sudah bersiap menggelar latihan di lapangan Sutasoma 77, Halim Perdanakusuma, Jakarta. Setelah ditunggu sekian lama, namun tidak satu pun pemain yang datang. Padahal, dirinya diinstruksikan manajemen BTN untuk menggelar latihan di lokasi tersebut. Apalagi, Minggu (17/3) malam, Direktur Media PSSI sekaligus BTN, Tommy Rusian Arief, memastikan kepada Bola.net jika latihan digelar di lapangan Sutasoma 77.
"Setelah diselidiki, ternyata Timnas menggelar latihan di lapangan C, Senayan, Jakarta. Itu benar-benar di luar sepengetahuan saya. Padahal, saya menunggu lama di lapangan Sutasoma, namun tidak ada satupun konfirmasi lanjutan dari pengurus BTN. Saya benar-benar tidak tahu apa-apa," tuturnya.
Pergantian Blanco, memang mengejutkan. Kabar tersebut, pertama kali diungkapkan Wakil Ketua BTN Harbiansyah Hanafiah.
Dikatakan Harbiansyah, itu bertujuan supaya Timnas bisa maksimal dalam menjalankan pemusatan latihan/training centre (TC). Kini, tongkat kepelatihan Timnas diberikan kepada duet pelatih Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 7 Maret 2026 14:19 -
Bola Indonesia 7 Maret 2026 13:49 -
Otomotif 7 Maret 2026 13:43 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 13:32 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 12:38 -
Otomotif 7 Maret 2026 12:27
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 7 Maret 2026 12:08 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:04 -
tim nasional 7 Maret 2026 10:01 -
tim nasional 7 Maret 2026 09:57 -
tim nasional 6 Maret 2026 22:40 -
tim nasional 6 Maret 2026 21:33
MOST VIEWED
- Resmi! Daftar 28 Pemain Pilihan Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-20 untuk Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
- Rapor 10 Eks Pemain Diaspora Timnas Indonesia di BRI Super League 2025/2026: Hanya 3 yang Bermain Reguler?
- Misi Senyap John Herdman: Timnas Indonesia Berpotensi Kedatangan 2 Pemain Diaspora dari Eropa
- Jay Idzes Ukir Rekor Baru, Resmi Jadi Pemain Termahal Indonesia dengan Nilai Rp230 Miliar
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521321/original/093427500_1772686371-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-05T114830.134.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393717/original/015237000_1540615511-God-Bless4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523728/original/070959200_1772858220-WhatsApp_Image_2026-03-07_at_11.22.56_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5173831/original/051249100_1742885112-WhatsApp_Image_2025-03-25_at_13.06.23.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5502683/original/001374000_1771019458-Chelsea_PialaFA.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507722/original/041308700_1771540940-2.jpg)

