
Bola.net - Kritik pedas dilayangkan mantan bos Arema FC, Lalu Mara Satriawangsa, soal naturalisasi pemain untuk Timnas Indonesia. Lalu Mara merasa naturalisasi hanya jalan pintas dan berdampak pada pembinaan pemain lokal.
Timnas Indonesia baru saja mendapat tambahan amunisi menyusul rampungnya naturalisasi Justin Hubner. Dia adalah pemain dengan kualitas yang mumpuni dan sudah dapat kesempatan masuk tim senior Wolverhampton.
Meskipun banyak yang meyakini Justin Hubner bisa membuat Timnas Indonesia makin kuat, ada pula yang menganggap PSSI sudah terlalu banyak melakukan naturalisasi pemain.
Bahkan setelah Justin Hubner, sudah ada sederet nama yang jadi target naturalisasi. Salah satu kritik datang dari Lalu Mara Satriawangsa, eks Wakil Manajer Arema FC. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Naturalisasi Hanya Jalan Pintas

Menurut Lalu Mara, jika jumlahnya terlalu banyak proses naturalisasi akan berdampak pada pemain lokal. Kesempatan bagi pemain dari kompetisi domestik untuk membela Timnas Indonesia dipastikan bakal berkurang.
“Naturalisasi itu jalan pintas. Kalau terlalu banyak pemain naturalisasi, kasihan pemain lokal. Kesempatan bermain untuk Timnas Indonesia hilang,” katanya.
Selain itu, dia melihat banyak pihak yang terlibat dalam pembinaan pemain muda di Indonesia juga bakal kecewa.
“Untuk apa orang-orang gila bola bikin SSB kalau ujungnya pakai pemain naturalisasi. Saya bukannya menentang program naturalisasi. Tapi, tidak semua harus dinaturalisasi. Sepak bola itu butuh proses, bukan jalan pintas,” lanjut pria yang pernah jadi Manajer Pelita Jaya itu.
Indonesia Lebih Butuh Naturalisasi Wasit

Lalu Mara justru memberikan komentar unik soal naturalisasi. Dia lebih setuju jika PSSI melakukan naturalisasi untuk wasit. Saat ini, kinerja wasit di kompetisi Liga 1 dan 2 banyak disorot. Keputusan kontroversial masih sering terjadi.
“Pertandingan di Indonesia sekarang disiarkan langsung. Jadi, semua bisa menilai kualitas wasit. Dari pengalaman saya, salah satu penyebab terhambatnya sepakbola Indonesia juga karena wasit."
"Penting bagi PSSI untuk membangun wasit berkualitas. Kalau dirasa perlu, bisa menggunakan wasit asing. Atau sekalian naturalisasi wasit. Itu lebih perlu sepertinya,” tegasnya.
Disadur dari Bola.com: Iwan Setiawan/Wiwig Prayugi, 7 Desember 2023
Baca ini juga ya Bolaneters:
- 5 Pemain Bintang tak Dipanggil Timnas Jepang Jelang Piala Asia 2023, Kabar Baik untuk Indonesia?
- Timnas Jepang Umumkan Skuad Jelang Piala Asia 2023, Calon Lawan Timnas Indonesia!
- Video: Justin Hubner dan Ambisi Segera Membela Timnas Indonesia
- Pesan Erick Thohir untuk Justin Hubner: Jangan Lupa Beli Batik untuk Ibu
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 8 Maret 2026 08:54Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
-
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026 00:30
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 8 Maret 2026 14:23 -
Liga Italia 8 Maret 2026 13:59 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:34 -
Liga Italia 8 Maret 2026 13:22 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:20 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:05
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 8 Maret 2026 02:16 -
tim nasional 7 Maret 2026 22:49 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:08 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:04 -
tim nasional 7 Maret 2026 10:01 -
tim nasional 7 Maret 2026 09:57
MOST VIEWED
- Jay Idzes Ukir Rekor Baru, Resmi Jadi Pemain Termahal Indonesia dengan Nilai Rp230 Miliar
- Misi Senyap John Herdman: Timnas Indonesia Berpotensi Kedatangan 2 Pemain Diaspora dari Eropa
- PSSI Sambut Baik Kabar John Herdman Incar Dua Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Bakal Dinaturalisasi Dalam Waktu Dekat?
- Timnas Indonesia Berpotensi Tambah 2 Pemain Diaspora, Total Naturalisasi di Era Erick Thohir Jadi 21
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3650051/original/018473900_1638382189-WhatsApp_Image_2021-12-02_at_1.02.57_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)

