
Bola.net - Aksi Hermansyah sebagai kiper kental mewarnai kiprah Timnas Indonesia di era 1980-an. Dia bicara tentang tentang pembinaan pemain, yang menurutnya tak boleh dengan cara instan.
Setelah menimba ilmu di Diklat Salatiga dan Diklat Ragunan, pria kelahiran Sukabumi, 17 Agustus 1963, langsung diplot menjadi kiper timnas Garuda 1, tim yang dibentuk PSSI untuk pemain muda yang disiapkan ke jenjang senior.
Puncak penampilan Hermansyah dibawah mistar skuat Garuda terjadi pada kualifikasi Piala Dunia 1986.Saat itu, timnas Indonesia yang ditangani Sinyo Aliandoe tampil gemilang di Grup B yang juga dihuni India, Thailand, dan Bangladesh.
Di penyisihan grup itu, Timnas Indonesia jadi juara grup dan lolos ke babak kedua menghadapi Korea Selatan.
Sayangnya, pada dua laga tandang dan kandang, timnas menelan kekalahan. Masing-masing kalah 0-2 pada pertemuan pertama, 21 Juli 1985 di Seoul. Kemudian pada pertemuan 30 Juli 1985, Indonesia kalah 1-4 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Di level klub, Hermansyah juga jadi bagian penting Pelita Jaya saat meraih trofi juara era Galatama pada musim 1988-1989, 1990 dan 1993-1994. Serta membawa Pelita menduduki peringkat tiga kejuaraan antarklub Asia (sekarang Liga Champions) pada musim 1990-1991.
Di era Liga Indonesia, Hermamsyah juga tampil cemerlang bersama Mastrans Bandung Raya (MBR) saat usianya sudah 33 tahun. Ia membawa MBR meraih trofi juara setelah mengalahkan PSM Makassar 2-0 pada laga final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno.
Soal Pembinaan
Dalam channel YouTube Tik Tak Football First, Hermansyah mengungkap proses panjangnya sehingga mampu mejelma menjadi kiper legenda Timnas Indonesia. Menurut Hermansyah, situasi dan kondisi yang dialaminya jauh berbeda dengan pemain muda saat ini.
"Dulu orang tua banyak melarang anaknya bermain sepak bola. Saya termasuk yang mengalaminya. Pemain sepak bola dianggap tak punya masa depan. Beda dengan sekarang. Orang tua malah mengantar anaknya berlatih di SSB atau akademi sepak bola," kenang Hermansyah.
Beruntung Hermansyah tetap percaya dan yakin lewat sepak bola ia bisa membuat orangtuanya bahagia dan bangga. Tak lama setelah serius menekuni sepak bola ketika duduk di bangku SMP, Hermansyah lolos seleksi pemain yang digelar Diklat Salatiga.
Dari Salatiga, penampilan Hermansyah pun dipantau tim pelatih Diklat Ragunan yang merupakan pusat pembinaan pemain berbakat yang datang dari berbagai penjuru Tanah Air.
Kesabaran
Berbagai proses yang dilewati Hermansyah saat berstatus pemain muda membuatnya paham betul arti sebuah pembinaan.
"Pembinaan yang baik tak boleh dilakukan dengan cara instan. Setiap kategori usia ada jenjangnya. Apalagi saat ini sudah ada Filanesia yang menjadi kurikulum panduan buat SSB dan akademi sepak bola di Indonesia," terang Hermansyah.
Ia pun memahami situasi dan kondisi yang dialami para pelatih di SSB. "Kuncinya adalah kesabaran. Jangan cepat patah arang saat merasa gagal. Peran orang tua juga sangat penting untuk pemgembangan kemampuan anaknya. Terutama soal gizi dan lainnya."
Khusus buat pelatih, Hermansyah berharap, mereka mengajarkan dasar sepakbola yang benar saat usia pemain masih dini. Kalau tidak, sang pemain kesulitan untuk berkembang di level senior karena untuk mengubah karakternya sudah sulit.
"Intinya perlu ada sinergi yang baik antara pelatih dan orangtua. Pelatih juga harus selektif dan fair dalam menilai potensi pemainnya," tegasnya.
Disadur dari: Bola.com/Abdi Satria/Wiwig Prayugi
Published: 30 Agustus 2020
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Timnas Indonesia U-19 Ikut Turnamen di Kroasia, Shin Tae-yong Tak Peduli jika Harus Kalah
- AFC Pertimbangkan Batalkan Piala AFC U-16 dan U-19
- Terpilih Ikut TC Timnas Indonesia U-19 ke Kroasia, Bintang Persija Siap Tunjukkan Kemampuan Terbaik
- Demi Prestasi Maksimal di Piala AFC U-19, Ketum PSSI Minta Timnas Manfaatkan TC di Kroasia
- Shin Tae-yong: Timnas Indonesia U-19 Tidak Akan Leha-leha di Piala AFC U-19 2020
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 6 September 2026 11:00Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
-
Tim Nasional 4 September 2026 15:46Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:52Timnas Indonesia U-20 Diminta Optimistis dan Waspadai Serangan Balik Laos
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:47Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Akan Ada Sejumlah Perubahan
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:30Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:18Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:48Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:23Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:01Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 6 September 2026 11:00Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
-
tim nasional 4 September 2026 15:46Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
Hasil Laos vs Timnas Indonesia U-20: Hajar Tuan Rumah, Garuda Muda Jaga Asa untuk Lolos ke Piala Asia U-20 2027!
Klasemen Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia U-20 di Posisi Berapa?
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-20 vs Laos Hari Ini
Penampilan Elegan Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026, Gorga dan Limar Jadi Identitas Wastra Nusantara
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
