
Bola.net - Rencana Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) membuat Tim Nasional Indonesia tandingan, ternyata mengusik perhatian Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Mallarangeng.
Rencana terdekat, Timnas proyeksi KPSI tersebut akan diterjunkan dalam ajang Piala AFF di Thailand dan Malaysia 24 November-22 Desember 2012. Tidak tanggung-tanggung, KPSI menunjuk Benny Dollo dan Alfred Riedl untuk menentukan siapa saja pemain yang akan menjadi skuadnya.
Padahal, hal serupa tengah dimatangkan Timnas senior di bawah pimpinan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan menunjuk Nil Maizar sebagai pelatih. Apalagi, Nil Maizar bertekad membawa Ponaryo Astaman dan kawan-kawan, yang berada di grup B, menjadi juara.
"Intinya begini, kalau Timnas mau kuat dan mau menang harus satu. Timnas tidak boleh ada dua," terang Andi kepada para wartawan di kantornya, Kamis petang.
"Pokoknya, Timnas hanya boleh ada satu, tidak boleh ada dua. Cukup ya, saya ingin sholat maghrib dahulu," tegasnya.
Sayangnya, Andi tak merinci lebih jauh apakah pengelolaan Timnas harus bersama-sama atau tetap menjadi hak mutlak PSSI. Pasalnya, pihak KPSI di bawah kendali La Nyalla Mahmud Mattalitti, terus menginginkan supaya pembentukan dan pengelolaan Timnas dilakukan bersama-sama. Terutama, setelah terbitnya MoU antara Satuan Tugas AFC, PSSI dan KPSI.
KPSI sendiri menunjuk Benny Dollo sebagai Direktur Teknik, kemudian Alfred Riedl menjadi pelatihnya. Sedangkan untuk penanggungjawab Timnas, La Nyalla mempercayakannya kepada CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono. Para tim pelatih tersebut, nantinya wajib meminta persetujuan dari Joko terkait pemain yang akan direkrut. (esa/dzi)
Rencana terdekat, Timnas proyeksi KPSI tersebut akan diterjunkan dalam ajang Piala AFF di Thailand dan Malaysia 24 November-22 Desember 2012. Tidak tanggung-tanggung, KPSI menunjuk Benny Dollo dan Alfred Riedl untuk menentukan siapa saja pemain yang akan menjadi skuadnya.
Padahal, hal serupa tengah dimatangkan Timnas senior di bawah pimpinan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan menunjuk Nil Maizar sebagai pelatih. Apalagi, Nil Maizar bertekad membawa Ponaryo Astaman dan kawan-kawan, yang berada di grup B, menjadi juara.
"Intinya begini, kalau Timnas mau kuat dan mau menang harus satu. Timnas tidak boleh ada dua," terang Andi kepada para wartawan di kantornya, Kamis petang.
"Pokoknya, Timnas hanya boleh ada satu, tidak boleh ada dua. Cukup ya, saya ingin sholat maghrib dahulu," tegasnya.
Sayangnya, Andi tak merinci lebih jauh apakah pengelolaan Timnas harus bersama-sama atau tetap menjadi hak mutlak PSSI. Pasalnya, pihak KPSI di bawah kendali La Nyalla Mahmud Mattalitti, terus menginginkan supaya pembentukan dan pengelolaan Timnas dilakukan bersama-sama. Terutama, setelah terbitnya MoU antara Satuan Tugas AFC, PSSI dan KPSI.
KPSI sendiri menunjuk Benny Dollo sebagai Direktur Teknik, kemudian Alfred Riedl menjadi pelatihnya. Sedangkan untuk penanggungjawab Timnas, La Nyalla mempercayakannya kepada CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono. Para tim pelatih tersebut, nantinya wajib meminta persetujuan dari Joko terkait pemain yang akan direkrut. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:11Istana Buka Suara Isu Purbaya Mundur dari Menteri Keuangan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:08Kepala BGN: Tidak Ada Instruksi Hentikan Layanan MBG
-
Liputan6 4 Juni 2026 19:50Prabowo Resmi Copot Silmy Karim dari Wakil Menteri Imipas
MOST VIEWED
Jadwal Lengkap Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
Benarkah Mathew Baker Dipromosikan ke Timnas Indonesia untuk Menghindari Pembajakan Australia di Masa Depan?
John Herdman Kesengsem dengan Comebacknya Marselino Ferdinan ke Timnas Indonesia: Dia Bagus Banget!
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026: Marselino Ferdinan Comeback, Mathew Baker Masuk Skuad
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734491/original/088854500_1780540374-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734488/original/044458100_1780540374-2.jpg)

