
Bola.net - Osvaldo Haay semakin populer setelah keluar sebagai pencetak gol terbanyak SEA Games 2019. Sepanjang turnamen, winger berusia 21 tahun tersebut mengemas delapan gol, menyamai torehan penyerang Vietnam, Ha Duc Chinh.
Osvaldo Haay bukan pilihan utama pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, pada awal turnamen. Dia menjadi pelapis di sisi penyerang sayap. Namun, kelebihannya bermain sebagai bomber, membuatnya menggeser posisi Muhammad Rafli sebagai ujung tombak.
Ketajaman Osvaldo Haay tetap gagal mengantar Timnas Indonesia U-22 merengkuh medali emas. Skuat berjulukan Garuda Muda itu kalah 0-3 dari Vietnam pada babak final.
"Terima kasih Tuhan, saya melakukan apa yang bisa membantu Timnas Indonesia U-22 mencapai babak final SEA Games 2019," ujar Osvaldo Haay dinukil dari wawancaranya dengan FIFA.
Ingin Jadi Pemain yang Lebih Baik

"Menjadi pencetak gol terbanyak turnamen memang mempertebal kepercayaan diri saya. Torehan ini akan mendorong saya untuk bekerja lebih keras dan menjadi pemain yang lebih baik," kata Osvaldo Haay.
Menutupi postur yang tidak terlalu tinggi, 174 cm, Osvaldo Haay terus melatih kecepatannya. Eden Hazard, Neymar, dan Sergio Aguero, pemain yang terbilang tidak jangkung, menjadi idola mantan winger Persipura Jayapura tersebut.
"Bintang-bintang ini tidak besar secara fisik tetapi mereka menyentuh bola dengan luar biasa. Mereka benar-benar pemain yang cerdas," imbuh Osvaldo Haay.
Petik Banyak Pengalaman

Osvaldo Haay mengaku banyak memetik pengalaman dari SEA Games 2019. Menghadapi lawan-lawan seperti Vietnam dan Thailand membuatnya banyak tahu dengan kekurangannya.
"Saya telah belajar lebih banyak saingan kami di turnamen. Sekarang saya tahu tentang kelemahan saya dan saya sadar punya kekurangan untuk perbaikan. Saya telah melihat gaya permainan yang berbeda dengan tim-tim lain, Thailand, Myanmar, dan Vietnam. Para pemain Vietnam kuat dan saya pribadi melihat Ha Duc Chinh cukup bagus," jelas Osvaldo Haay.
Osvaldo Haay bercerita bahwa orang tuanya memberikan nama tengah Ardiles karena terinspirasi dari gelandang Argentina di Piala Dunia 1978, Osvaldo Cesar Ardiles. Dia tumbuh dari keluarga penggila sepak bola.
"Orang tua dan saudara laki-laki saya adalah mentor saya. Mereka memperkenalkan permainan ini kepada saya. Di Papua, semua orang dilahirkan dengan mimpi sepak bola dan ingin menjadi sepak bola profesional," imbuh Osvaldo Haay.
Osvaldo Haay juga mengomentari kegagalan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Selalu kalah dari lima pertandingan babak penyisihan, tim berjulukan Skuat Garuda ini tersingkir lebih awal.
"Meskipun kami tersingkir, kami harus tetap fokus dan berkonsentrasi pada setiap pertandingan. Setiap kali saya bermain dengan tim nasional, saya sangat ingin mencetak gol dan membantu tim kami menang. Kami perlu bekerja lebih keras dan lebih disiplin. Kami akan jadi tim yang lebih baik," pungkasnya.
Sumber: FIFA
Disadur dari: Bola.com/Penulis Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 8 April 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Ketua PSSI Beber Semua Kebijakan di Tengah Pandemi Virus Corona
- Mengenang Glenn Fredly, Impian dan Pesan Damainya untuk Sepakbola Indonesia
- Gong Oh Kyun Negatif Corona, Ketum PSSI Ingin Shin Tae-yong Jaga Kondisi
- Rapid Test Tidak Akurat, Gong Oh-kyun Negatif Virus Corona Setelah Swab Test
- PSSI Masih Kaji Rencana Pangkas Gaji Pelatih Timnas Indonesia
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 16 Juli 2026 18:12Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 21 Juli 2026 20:00Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 19:40Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:22Satgas PRR Minta Pemda Gerak Cepat Siapkan Lahan Hunian Tetap
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:15Kemendagri Ungkap Kunci Percepatan Eliminasi TBC
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:06Staf Pemkot Parepare Minta Maaf Usai Insiden Flare Nobar Piala Dunia
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:52Prajurit TNI Dibunuh di Tangerang, Empat Pelaku Ditangkap
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:43Pesan Megawati untuk Anak Muda
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:38Prabowo Beri Tenggat Sebulan, BGN Siap Bongkar Ulang Penerima MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303527/original/059828600_1784640130-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_19.53.39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303520/original/002158000_1784639756-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_19.53.37.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303503/original/008658600_1784639183-897503.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303499/original/027949900_1784638381-TKP_Prajurit_TNI_Dibunuh_di_Tangerang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303488/original/013324200_1784637812-IMG_9431.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303483/original/026947400_1784637516-IMG_3166.jpeg)
