Peringatan untuk PSSI: Kesuksesan Timur Kapadze di Uzbekistan Tidak Menjamin Bakal Menular di Timnas Indonesia

Bola.net - Nama Timur Kapadze ramai disebut sebagai kandidat kuat pengganti Patrick Kluivert di Timnas Indonesia. Pelatih asal Uzbekistan tersebut dinilai memiliki rekam jejak impresif dan prestasi yang telah teruji selama menukangi berbagai level tim nasional di negaranya.
Isu kedekatan antara Kapadze dan Timnas Indonesia mencuat setelah ia mengundurkan diri dari jabatan asisten pelatih Timnas Uzbekistan pada 10 November 2025. Keputusan itu membuat spekulasi berkembang bahwa ia berpeluang besar menjadi pelatih kepala Skuad Garuda, menggantikan posisi Kluivert.
Pria kelahiran 5 September 1981 tersebut memang mencatatkan sederet pencapaian signifikan sejak dipercaya menangani tim-tim nasional Uzbekistan mulai 2018.
Di level kelompok umur, ia sukses membawa tim muda Serigala Putih dua kali finis sebagai runner-up Piala Asia U-23 pada 2022 dan 2024. Kapadze juga menjadi bagian penting keberhasilan Uzbekistan meraih tiket ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Namun, kariernya mengalami perubahan besar ketika Federasi Sepak Bola Uzbekistan (UFA) memutuskan menunjuk Fabio Cannavaro sebagai pelatih kepala pada 6 Oktober 2025. Kapadze kemudian diposisikan sebagai asisten, sebelum akhirnya mundur.
Kapadze Dianggap Belum Tentu Sesuai untuk Indonesia

Pelatih sepak bola nasional, Rasiman, turut memberikan pandangan terkait kemungkinan Kapadze menakhodai Timnas Indonesia. Ia menilai catatan prestasi sang pelatih tidak bisa menjadi patokan bahwa ia akan sukses di Indonesia.
"Kalau saya tidak bisa parameter keberhasilan seorang pelatih maka jaminan dia berhasil di negara tertentu. Dia belum tentu bisa berhasil di Indonesia karena memang metodenya juga berbeda, karakteristik sepak bolanya berbeda," ujar Rasiman kepada Bola.com, Jumat (14/11/2025).
Menurut Rasiman, karakter pemain Indonesia perlu dipertimbangkan secara serius ketika menentukan pelatih baru. Ia menilai Indonesia idealnya dilatih oleh sosok yang terbiasa dengan gaya permainan tertentu.
"Kalau menurut saya sih sesuai karakteristik pemain kita, kalau tidak pelatih dari Eropa ya mungkin dari Jepang, yang memang menganut associative football."
"Atau mungkin dari Spanyol, Belanda yang memang lebih suka ke position football, karena pemain-pemain Belanda sudah terbiasa dengan sistem itu," sambung mantan pelatih Persis Solo tersebut.
Tantangan Ruang Ganti dan Kultur Sepak Bola

Apabila Kapadze benar ditunjuk memimpin Timnas Indonesia, tantangan besar lain yang harus diantisipasi adalah dinamika ruang ganti. Saat ini, komposisi skuad Garuda banyak dihuni oleh pemain senior keturunan Belanda yang memiliki latar belakang sepak bola berbeda.
"Ya, menurut saya salah satu problemnya adalah nanti menangani ruang ganti dan training metodologi. Ini kalau Uzbekistan lebih ke Russian-kan. Kalau Russian, kalau Asia itu cocoknya Vietnam ataupun Korea Selatan, yang memang menganut physical football," kata Rasiman.
"Pelatih dari Uzbekistan mungkin pendekatannya juga akan sama seperti itu. Itu yang mungkin akan menjadi resistensi, karena sebetulnya kemarin pemain diaspora dari Belanda itu masalahnya sama juga kan. Tidak cocok dengan metodologi Shin Tae-yong yang lebih mengutamakan fisik daripada taktik bermain."
Rasiman menilai perbedaan kultur dan filosofi sepak bola dapat menimbulkan gesekan dalam proses adaptasi di tim nasional.
"Kalau masalah cocok dan tidak cocok, ya itu jawabannya tadi begitu karena memang kultur sepak bolanya berasal dari kutub yang berbeda dengan mazhab yang berbeda. Menurut saya akan menjadi risiko juga di ruang ganti kita dan sistem kepelatihan yang akan diterapkan ke tim nasional kita," pungkasnya.
Sumber: Bola.com/Ana Dewi
Baca Ini Juga:
- 4 Fakta Menarik Timur Kapadze: Legenda Uzbekistan, Punya Jejak Sukses sebagai Pemain dan Pelatih
- Jika Latih Timnas Indonesia, Timur Kapadze Bakal Hidupkan Lagi Tradisi Era Luis Milla dan Shin Tae-yong?
- Gerard Pique Yakin Timnas Indonesia Suatu Hari Nanti Bakal Lolos ke Piala Dunia
- 3 Makanan Indonesia Terfavorit Jay Idzes: Kelezatannya Bikin Kuliner Italia Pun Kalah
- Apa Alasan Arkhan Fikri dan Rayhan Hannan Mendadak Absen Saat Timnas Indonesia U-22 Kalah dari Mali?
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 16:36Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 1 November 2026 10:14Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Inggris 1 November 2026 09:10Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
-
Liga Inggris 1 November 2026 09:00Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
-
Liga Spanyol 1 November 2026 08:51Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
-
Liga Italia 1 November 2026 08:28Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
-
Liga Italia 1 November 2026 08:21Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
tim nasional 31 Oktober 2026 16:36Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
tim nasional 29 Oktober 2026 17:20Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
SOROT
-
Liputan6 1 November 2026 09:46Ketua Kadin Lapor Prabowo, Investasi Dalam Negeri Rp 2.000 Triliun
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
MOST VIEWED
Cerita Unik Mitchell Baker, Striker Timnas Indonesia yang Nyaris Magang di Wall Street
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026 Masih Misterius, PSSI: Kami Masih Mencari
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9387406/original/067213100_1793501415-atlet-suram-88e80b.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474423/original/065994600_1768476612-Ketua_Umum_Kadin_Indonesia__Anindya_Novyan_Bakrie-15_Januari_2026-a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
