
Bola.net - Profil pelatih Timnas Malaysia di Piala AFF 2022, Kim Pan-gon. Sebelum melatih Timnas Malaysia, Kim Pan-gon sempat menjadi Direktur Teknik Korea Selatan. Ketika itu, salah satu tugasnya adalah mengevaluasi kinerja Shin Tae-yong sebagai pelatih.
FAM (Federasi sepak bola Malaysia) menunjuk Kim Pan-gon sebagai pelatih pada Januari 2022. Dia menggantikan peran dari Tan Cheng Hoe yang gagal membawa Malaysia gagal lolos dari fase grup Piala AFF 2020 lalu.
FAM tidak memberikan kontrak jangka panjang untuk Kim Pan-gon. Pelatih 52 tahun itu mendapat kontrak dengan durasi dua tahun. Piala AFF 2022 menjadi target penting bagi pelatih berusia 53 tahun tersebut.
Nama Kim Pan-gon mau tidak mau akan dikaitkan dengan Shin Tae-yong dan Park Hang-seo karena sama-sama dari Korea Selatan. Yuk simak ulasan lebih lengkap tentang sosok Kim Pan-gon di bawah ini ya Bolaneters.
Siapa Kim Pan-gon?
Pelatih asal Korea Selatan tampaknya sedang menjadi tren di sepak bola Asia Tenggara. Setelah Vietnam sukses dengan Park Hang-seo, Indonesia menyusul dengan menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih pada 2019 lalu.
Kini, Malaysia punya Kim Pan-go yang akan menjadi pelatih asal Korea Selatan ketiga di Asean.
Sebelum menerima tawaran Malaysia, Kim Pan-go pernah menjadi pelatih Timnas Hongkong. Kim Pan-go melatih Hongkong pada 2012 hingga 2017. Setelah itu, dia ditunjuk sebagai ketua Komite Pengawas Timnas Korea Selatan. Dia bertanggung jawab untuk segala hal yang terkait dengan tim senior dan U-23 Korea Selatan, termasuk penunjukkan pelatih.
Kim Pan-go adalah mantan pemain dan berposisi sebagai winger. Tapi, sebagai pemain, dia tidak pernah menembus timnas Korea Selatan.
Panaskan Hubungan dengan Shin Tae-yong

Kehadiran Kim Pan-gon di Timnas Malaysia bakal membuat rivalitas dengan Timnas Indonesia semakin memanas. Seperti diketahui, Kim Pan-gon disebut punya hubungan kurang harmonis dengan pelatih Shin Tae-yong.
Sebagai Direktur Teknik Korea Selatan pada 2017 hingga 2021, Kim Pan-gon disebut-sebut sebagai aktor di balik pemecatan Shin Tae-yong usai Piala Dunia 2018. Sejak saat itu, hubungan keduanya disebut tak akur.
"Performa Shin Tae-yong pada Piala Dunia 2018 tidak sukses atau gagal. Shin melakukan begitu banyak persiapan, tapi tim hanya meraih satu kemenangan atas Jerman," katanya Kim Pan-gon pada 2018.
"Satu tahun menyiapkan tim tidaklah sebentar. Meskipun dia mungkin telah bekerja keras, tapi target dan ekspektasi gagal ditembusnya," ucap Kim Pan-gon.
Profil Kim Pan-gon
Nama: Kim Pan-gon
Tempat lahir: Jinju, Korea Selatan
Tanggal lahir: 1 Mei 1969
Karier pemain
Posisi: Wiinger Kiri
Klub yang dibela: Ulsan Hyundai, Jeonbuk Hyundai Motors, Instant-Dict, Double Flower, dan Buler Rangers
Tim Nasional: -
Karier pelatih/manajerial
Klub: Buler Rangers, Busan I'Park (asisten), South China, Hong Kong U-23, Hong Kong, Gyeongnam FC (asisten), Hong Kong U-23, Hong Kong, Korea Selatan (Direktur Teknik), Malaysia.
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2022
- Saddil Ramdani, Satu-satunya Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022 dengan Status 'Tanpa Klub'
- Pelatih Arema FC Siap Dukung Penuh Perjuangan Timnas Indonesia di Piala AFF 2022
- 11 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022 dengan Caps Terbanyak: Pratama Arhan Sensasional!
- Jadwal Piala AFF 2022 Hari Ini
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 27 Februari 2026 08:13Mantan Tangan Kanan Shin Tae-yong Gabung Persijap Jepara di BRI Super League
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 08:45 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 08:44 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 08:30 -
Otomotif 7 Maret 2026 08:26 -
Bulu Tangkis 7 Maret 2026 08:25 -
Bulu Tangkis 7 Maret 2026 08:25
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 6 Maret 2026 22:40 -
tim nasional 6 Maret 2026 21:33 -
tim nasional 6 Maret 2026 20:17 -
tim nasional 6 Maret 2026 19:47 -
tim nasional 6 Maret 2026 19:35 -
tim nasional 6 Maret 2026 17:00
MOST VIEWED
- Resmi! Daftar 28 Pemain Pilihan Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-20 untuk Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
- Rapor 10 Eks Pemain Diaspora Timnas Indonesia di BRI Super League 2025/2026: Hanya 3 yang Bermain Reguler?
- Misi Senyap John Herdman: Timnas Indonesia Berpotensi Kedatangan 2 Pemain Diaspora dari Eropa
- Jay Idzes Ukir Rekor Baru, Resmi Jadi Pemain Termahal Indonesia dengan Nilai Rp230 Miliar
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

