
Bola.net - Tak Bisa Keluar dari Tekanan, Timnas U-23 Dipermak Thailand
Thailand benar-benar memberi pelajaran bagi skuat Timnas Indonesia U-23 pada laga semifinal Sea Games 2015 yang digelar di National Stadium, Singapura. Skuat asuhan Choketawee Promrut tersebut menghajar Indonesia dengan skor telak 5-0.
Indonesia memulai babak pertama dengan kurang meyakinkan. Belum masuk satu menit babak pertama dimulai, pasukan Aji Santoso tersebut langsung menerima ancaman dari Thailand melalui Thitipan Puangchan. Beruntung, sepakan keras dari Thitipan masih tipis di atas gawang Teguh Amirudin.
Permainan tim Gajah Putih tersebut membuat skuat Garuda Muda kewalahan menghadapi kecepatan serta pressing yang diterapkan oleh Thailand. Serangan Thailand sendiri lahir akibat kesalahan-kesalahan dari para pemain Indonesia.
Meski begitu, peluang pertama Indonesia hadir melalui Saiful Indra di menit ke-11. Sayang, eksekusi tendangan bebas yang ciamik dari Saiful masih bisa ditepis oleh penjaga gawang Thailand, Chanin Sae-Eae.
Beberapa saat setelah mendapatkan peluang, Indonesia justru kecolongan. Alhasil, di menit ke-13, Thailand mampu mencetak gol melalui Rungrath Poomchantuek. Gol tersebut juga tak lepas dari kesalahan lini belakang Indonesia dalam melakukan koordinasi.
Setelah puas mengeksploitasi sisi kanan dan kiri Indonesia, Thailand kembali unggul lewat Thitipan Puangchan di menit ke-29. Berawal dari sepak pojok, bola yang gagal dihalau Teguh Amirudin pun berhasil disundul oleh Thitipan dan menjadi gol. Thailand memimpin 2-0 atas Indonesia di babak pertama.
Indonesia sejatinya memiliki sejumlah peluang untuk menciptakan gol di babak pertama ini. Sayangnya, masalah finishing kembali menjadi hal yang harus dibenahi oleh lini depan Indonesia. Babak pertama berakhir untuk keunggulan Thailand 2-0.
Memasuki babak kedua, Indonesia masih tetap sulit untuk keluar dari tekanan Thailand. Tim Gajah Putih bahkan kembali unggul di menit ke-47 lewat sundulan Rungrath.
Memanfaatkan umpan dari salah satu rekannya di sisi kanan, Rungrath yang tanpa pengawalan langsung menyundul bola. Dua bek Indonesia, Hansamu Yama dan Manahati Lestusen benar-benar tidak berkonsentrasi pada daerah yang dijaganya. 3-0 Thailand unggul.
Gol tersebut tidak mampu membuat pemain Timnas Indonesia U-23 bangkit. Itu terbukti beberapa saat kemudian, belum juga sempat keluar dari tekanan, skuat Garuda Muda kembali tertinggal.
Kali ini Thailand menambah keunggulan melalui pemain bertahan, Narubadin di menit ke-55 . Bola liar di depan daerah pertahanan Indonesia sukses dikonversi menjadi gol. Empat gol Thailand unggul di pertengahan babak kedua ini.
Tekanan demi tekanan dari Thailand benar-benar sulit dihadapi oleh Evan Dimas dkk. Berbagai upaya yang dilakukan Garuda Muda selalu gagal menembus lini tengah dan juga lini pertahanan Thailand.
Indonesia sempat berhasil menembus pertahanan Thailand, namun saat sudah sampai di sepertiga lapangan Thailand, para pemain kerap salah memberikan umpan. Sebaliknya, Thailand kembali mengancam Indonesia di menit ke-69. Namun, tendangan keras yang dilancarkan Artit masih menerpa tiang gawang.
Pemain yang dijuluki 'Messi Thailand', Chanatip Songkrasin berhasil menambah keunggulan menjadi 5-0 untuk Thailand di menit ke-89. Kerja sama yang bagus dari para pemain Thailand sukses diakhir dengan sontekan manis oleh pemain masa depan Thailand itu.
Di menit-menit akhir pertandingan, Indonesia berpeluang mencetak gol lewat Ahmad Noviandani. Sayang, tendangan terukurnya dari luar kotak penalti mampu ditepis oleh Chanin. Babak kedua pun berakhir untuk keunggulan Thailand dengan skor telak 5-0.
Indonesia masih akan bertanding melawan Timnas Vietnam dalam perebutan medali perunggu pada Senin (15/5) mendatang.[initial]
Indonesia: Teguh; Vava, Hansamu, Manahati, Syaiful, Zulfiandi, Adam Alis, Paulo, Evan Dimas, Dani, Yandi Sofyan.
Thailand: Chanin; Narubadin, Artit, Tanaboon, Perapa, Nurul, Sarach, Titipan, Rungrath, Chanathip, Chananan.
(bola/yp)
Thailand benar-benar memberi pelajaran bagi skuat Timnas Indonesia U-23 pada laga semifinal Sea Games 2015 yang digelar di National Stadium, Singapura. Skuat asuhan Choketawee Promrut tersebut menghajar Indonesia dengan skor telak 5-0.
Indonesia memulai babak pertama dengan kurang meyakinkan. Belum masuk satu menit babak pertama dimulai, pasukan Aji Santoso tersebut langsung menerima ancaman dari Thailand melalui Thitipan Puangchan. Beruntung, sepakan keras dari Thitipan masih tipis di atas gawang Teguh Amirudin.
Permainan tim Gajah Putih tersebut membuat skuat Garuda Muda kewalahan menghadapi kecepatan serta pressing yang diterapkan oleh Thailand. Serangan Thailand sendiri lahir akibat kesalahan-kesalahan dari para pemain Indonesia.
Meski begitu, peluang pertama Indonesia hadir melalui Saiful Indra di menit ke-11. Sayang, eksekusi tendangan bebas yang ciamik dari Saiful masih bisa ditepis oleh penjaga gawang Thailand, Chanin Sae-Eae.
Beberapa saat setelah mendapatkan peluang, Indonesia justru kecolongan. Alhasil, di menit ke-13, Thailand mampu mencetak gol melalui Rungrath Poomchantuek. Gol tersebut juga tak lepas dari kesalahan lini belakang Indonesia dalam melakukan koordinasi.
Setelah puas mengeksploitasi sisi kanan dan kiri Indonesia, Thailand kembali unggul lewat Thitipan Puangchan di menit ke-29. Berawal dari sepak pojok, bola yang gagal dihalau Teguh Amirudin pun berhasil disundul oleh Thitipan dan menjadi gol. Thailand memimpin 2-0 atas Indonesia di babak pertama.
Indonesia sejatinya memiliki sejumlah peluang untuk menciptakan gol di babak pertama ini. Sayangnya, masalah finishing kembali menjadi hal yang harus dibenahi oleh lini depan Indonesia. Babak pertama berakhir untuk keunggulan Thailand 2-0.
Memasuki babak kedua, Indonesia masih tetap sulit untuk keluar dari tekanan Thailand. Tim Gajah Putih bahkan kembali unggul di menit ke-47 lewat sundulan Rungrath.
Memanfaatkan umpan dari salah satu rekannya di sisi kanan, Rungrath yang tanpa pengawalan langsung menyundul bola. Dua bek Indonesia, Hansamu Yama dan Manahati Lestusen benar-benar tidak berkonsentrasi pada daerah yang dijaganya. 3-0 Thailand unggul.
Gol tersebut tidak mampu membuat pemain Timnas Indonesia U-23 bangkit. Itu terbukti beberapa saat kemudian, belum juga sempat keluar dari tekanan, skuat Garuda Muda kembali tertinggal.
Kali ini Thailand menambah keunggulan melalui pemain bertahan, Narubadin di menit ke-55 . Bola liar di depan daerah pertahanan Indonesia sukses dikonversi menjadi gol. Empat gol Thailand unggul di pertengahan babak kedua ini.
Tekanan demi tekanan dari Thailand benar-benar sulit dihadapi oleh Evan Dimas dkk. Berbagai upaya yang dilakukan Garuda Muda selalu gagal menembus lini tengah dan juga lini pertahanan Thailand.
Indonesia sempat berhasil menembus pertahanan Thailand, namun saat sudah sampai di sepertiga lapangan Thailand, para pemain kerap salah memberikan umpan. Sebaliknya, Thailand kembali mengancam Indonesia di menit ke-69. Namun, tendangan keras yang dilancarkan Artit masih menerpa tiang gawang.
Pemain yang dijuluki 'Messi Thailand', Chanatip Songkrasin berhasil menambah keunggulan menjadi 5-0 untuk Thailand di menit ke-89. Kerja sama yang bagus dari para pemain Thailand sukses diakhir dengan sontekan manis oleh pemain masa depan Thailand itu.
Di menit-menit akhir pertandingan, Indonesia berpeluang mencetak gol lewat Ahmad Noviandani. Sayang, tendangan terukurnya dari luar kotak penalti mampu ditepis oleh Chanin. Babak kedua pun berakhir untuk keunggulan Thailand dengan skor telak 5-0.
Indonesia masih akan bertanding melawan Timnas Vietnam dalam perebutan medali perunggu pada Senin (15/5) mendatang.[initial]
Indonesia: Teguh; Vava, Hansamu, Manahati, Syaiful, Zulfiandi, Adam Alis, Paulo, Evan Dimas, Dani, Yandi Sofyan.
Thailand: Chanin; Narubadin, Artit, Tanaboon, Perapa, Nurul, Sarach, Titipan, Rungrath, Chanathip, Chananan.
(bola/yp)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 13 Februari 2026 15:47Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 12 Mei 2026 22:48 -
Piala Dunia 12 Mei 2026 22:26 -
Liga Spanyol 12 Mei 2026 21:35 -
Liga Italia 12 Mei 2026 21:27 -
Liga Spanyol 12 Mei 2026 21:17 -
Tim Nasional 12 Mei 2026 21:01
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 12 Mei 2026 21:01 -
tim nasional 12 Mei 2026 20:02 -
tim nasional 12 Mei 2026 17:17 -
tim nasional 12 Mei 2026 14:20 -
tim nasional 12 Mei 2026 14:08 -
tim nasional 12 Mei 2026 12:41
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
- Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
- 10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
- 7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
- Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
- 9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
- Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5708072/original/000667100_1778592062-mk-putusan-tak-harus-cantumkan-perintah-eksekusi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5712542/original/010714300_1778598729-324968.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5711020/original/061951100_1778596567-WhatsApp_Image_2026-05-12_at_21.18.37.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5710173/original/027431700_1778595275-WhatsApp_Image_2026-05-12_at_20.50.32.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5709664/original/058113300_1778594475-IMG-20260512-WA0017.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5701851/original/032885200_1778582527-IMG-20260512-WA0031.jpg)
