
Bola.net - Pertandingan perdana Grup B Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Timnas Indonesia dan Timnas Arab Saudi dipastikan akan berlangsung dengan tensi tinggi. Perhatian utama tidak hanya tertuju pada kekuatan kedua tim, melainkan juga pada perangkat pertandingan yang akan memimpin jalannya laga krusial ini. Seluruh ofisial, mulai dari wasit utama hingga tim VAR, ternyata berasal dari Kuwait, sebuah keputusan yang telah memicu keberatan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
PSSI sudah secara resmi melayangkan surat protes kepada FIFA dan AFC, menyuarakan kekhawatiran akan potensi bias dan netralitas. Mereka menilai penunjukan perangkat pertandingan dari kawasan Timur Tengah, yang notabene merupakan regional yang sama dengan Arab Saudi, dapat menimbulkan keraguan. Meskipun demikian, protes PSSI tersebut tidak membuahkan hasil, karena FIFA dan AFC secara tegas menolak usulan penggantian wasit.
Keputusan ini tentu saja menambah daftar panjang perdebatan mengenai objektivitas dalam sepak bola internasional, terutama di laga-laga penting. Timnas Indonesia kini harus mempersiapkan diri untuk menghadapi Arab Saudi dengan perangkat pertandingan yang telah ditetapkan, sembari berharap profesionalisme dan keadilan tetap menjadi prioritas utama di lapangan.
Seluruh Ofisial untuk Indonesia vs Arab Saudi Berasal dari Kuwait
Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi akan dipimpin oleh wasit Ahmad Al-Ali dari Kuwait. Penunjukan ini menjadi sorotan karena seluruh ofisial yang bertugas di lapangan hingga ruang Video Assistant Referee (VAR) juga berasal dari negara yang sama.
Dua asisten wasit yang akan mendampingi Ahmad Al-Ali adalah Abdul Hadi Al-Anzi dan Ahmed Abbas, keduanya juga dari Kuwait. Sementara itu, Ammar Ashkanani dipercaya sebagai ofisial keempat dalam pertandingan penting ini. Untuk teknologi VAR, Abdullah Jamali bertindak sebagai wasit VAR, dengan Abdullah Al-Kandari sebagai asisten VAR, melengkapi dominasi ofisial dari Kuwait.
Komposisi tim wasit yang homogen dari satu negara regional ini menjadi perhatian utama PSSI. Hal ini menimbulkan perbincangan soal netralitas dan konsistensi keputusan wasit di laga penting antara Timnas Indonesia dan Arab Saudi.
Protes PSSI Ditolak, Kekhawatiran Bias Tetap Ada
PSSI sebelumnya telah melayangkan surat keberatan kepada FIFA dan AFC terkait penunjukan wasit Ahmad Al-Ali. Alasan utama PSSI adalah potensi bias, mengingat Kuwait dan Arab Saudi sama-sama berasal dari kawasan Timur Tengah atau Asia Barat.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap pertandingan krusial ini diawasi oleh wasit dari wilayah yang lebih netral. Idealnya, wasit berasal dari Australia, Jepang, atau bahkan Eropa untuk menjamin keadilan. PSSI menilai penunjukan perangkat pertandingan dari kawasan Timur Tengah berpotensi menimbulkan keraguan terhadap unsur keadilan dan netralitas.
Namun, FIFA dan AFC secara resmi menolak usulan PSSI untuk mengganti wasit Kuwait Ahmad Al-Ali dengan wasit netral. AFC menegaskan bahwa penunjukan wasit dilakukan melalui prosedur ketat dan semua wasit yang bertugas memenuhi standar internasional. PSSI akhirnya menerima keputusan tersebut, tapi dengan harapan wasit dapat memimpin laga senetral-netralnya dan seadil-adilnya dalam pertandingan Timnas Indonesia vs Arab Saudi ini.
Rekam Jejak Ahmad Al-Ali dengan Timnas Indonesia dan Arab Saudi
Ahmad Al-Ali bukanlah sosok asing bagi Timnas Indonesia, dengan rekam jejak yang cukup kontroversial. Ia pernah mewasiti kekalahan Timnas Indonesia 0-4 dari Vietnam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Juni 2021. Dalam pertandingan tersebut, Al-Ali mengeluarkan tujuh kartu kuning, dengan lima di antaranya diberikan kepada pemain Timnas Indonesia.
Salah satu kontroversi terjadi saat gol pertama Vietnam disahkan meskipun ada protes dari pemain Indonesia mengenai dugaan handball. Al-Ali tetap mengesahkan gol tersebut dan memberikan kartu kuning kepada kiper Nadeo Argawinata karena protes berlebihan. Catatan ini tentu menjadi perhatian jelang laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi.
Sementara itu, Ahmad Al-Ali tercatat tiga kali memimpin pertandingan Timnas Arab Saudi. Dari tiga pertandingan tersebut, Arab Saudi meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Kemenangan diraih saat menghadapi Qatar di Gulf Cup 2019, hasil imbang melawan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia Maret 2025, dan kekalahan 2-3 dari Bahrain di Gulf Cup 2024. Catatan ini menunjukkan bahwa Al-Ali belum pernah memimpin kemenangan Arab Saudi di ajang resmi Kualifikasi Piala Dunia, tapi beberapa klub Arab Saudi pernah meraih kemenangan di laga yang dipimpinnya di AFC Champions League.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Bukan Timnas Indonesia atau Timnas Irak, tapi Timnas Arab Saudi-lah yang Bakal Lolos ke Piala Dunia 2026!
- Prediksi Line-up Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Paes Kembali di Bawah Mistar, Romeny di Depan?
- Masih Pantaskah Stefano Lilipaly di Timnas Indonesia? Firman Utina Beri Jawaban Tegas dan Cerdas!
- Menanti Magis Ole Romeny dalam Laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Patrick Kluivert Konfirmasi Langsung: Ini Dia Kiper Utama Timnas Indonesia untuk Laga Melawan Arab Saudi!
- Firman Utina Sebut Skuad Timnas Indonesia 'Siap untuk Lolos' Piala Dunia 2026, Siapa Saja Pemain Pembedanya?
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 28 Agustus 2026 04:57Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
-
Liga Spanyol 28 Agustus 2026 04:26Man of the Match Barcelona vs Bilbao: Unai Simon
-
Liga Spanyol 28 Agustus 2026 04:03Hasil Barcelona vs Bilbao: Blaugrana Menang 2-0 dan Kuasai Puncak Klasemen
-
Liga Champions 28 Agustus 2026 00:33Hasil Lengkap Drawing Liga Champions 2026/2027: Siapa Lawan Siapa?
-
Liga Spanyol 27 Agustus 2026 23:55Link Nonton Streaming Barcelona vs Athletic Bilbao, 28 Agustus 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 27 Agustus 2026 22:58Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung
-
Liputan6 27 Agustus 2026 22:37Prabowo Bagi-Bagi Kaos Usai Buka Muktamar NU
-
Liputan6 27 Agustus 2026 21:30Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU: Saya Tak Atur Ini Semua
-
Liputan6 27 Agustus 2026 21:073 KRL Rangkasbitung Direkayasa karena Kerumunan Massa di Jalur Rel
-
Liputan6 27 Agustus 2026 20:44Prabowo Puji Sudaryono di Depan Warga NU: Anak Muda yang Jantungnya Kuat
-
Liputan6 27 Agustus 2026 20:38Imbas Demo, 13 Rute Transjakarta Setop Operasi
MOST VIEWED
Dean James Bersinar di Eredivisie: Bawa Go Ahead Eagles Raih Peringkat ke-2 Klasemen
Peta Kekuatan Grup F Piala Asia 2027: Indonesia Jadi Tim dengan Ranking FIFA Terendah
Final Piala AFF 2026: Thailand Bikin 2 Gol Bunuh Diri, Vietnam Pertahankan Gelar Juara!
4 Klub BRI Super League 2026/2027 dengan Pemain Timnas Indonesia Terbanyak: Persib Paling Padat!
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334317/original/045525900_1787830546-IMG_1642.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334452/original/075651100_1787845053-WA_1787840402975.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5423060/original/046926200_1764051767-rang7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137791/original/066385900_1739961433-20250219-Penambahan_Jalur_Transjakarta-ANG_7.jpg)
