
Bola.net - Timnas Indonesia akan mengawali perjalanan di Grup A Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam WIB. Meski berstatus unggulan, Garuda tidak bisa memandang remeh lawan yang terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Timnas Indonesia turun dengan kondisi fisik yang lebih segar karena belum memainkan pertandingan di turnamen ini. Sebaliknya, Kamboja baru saja kalah 1-2 dari Singapura pada laga pembuka yang berlangsung di kandang mereka.
Perkembangan Kamboja tidak lepas dari pengaruh kuat sepak bola Jepang yang mulai mengakar dalam pembinaan tim nasional. Proses tersebut berlangsung sejak beberapa tahun terakhir dan kini mulai terlihat melalui identitas permainan mereka.
Faktor itu menjadi perhatian tersendiri jelang duel di Pakansari. Kamboja memang belum menjadi kekuatan utama Asia Tenggara, tetapi fondasi yang dibangun membuat mereka semakin kompetitif menghadapi tim-tim besar.
Sentuhan Pelatih Jepang Ubah Wajah Kamboja
Perubahan Kamboja berlangsung di bawah arahan Koji Gyotoku yang kini menangani tim senior. Pelatih asal Jepang itu mulai bekerja di Kamboja sejak 2019 dengan membina skuad U-21 sebelum menangani kelompok usia lainnya.
Karier Gyotoku cukup panjang di dunia kepelatihan dengan pengalaman bersama Shimizu S-Pulse, Timnas Bhutan, Omiya Ardija, FC Gifu, hingga Timnas Nepal. Pada 2024, ia dipercaya menjadi pelatih sementara tim senior sebelum akhirnya dipermanenkan setahun kemudian.
Jejak pembinaan tersebut membuat Kamboja memiliki gaya bermain yang semakin terstruktur. Pendekatan disiplin dan organisasi permainan ala Jepang perlahan menjadi identitas baru Angkor Warriors.
Diperkuat Naturalisasi, Mayoritas Berasal dari Jepang
Kamboja juga memperkuat skuad melalui program naturalisasi yang melibatkan beberapa pemain asing. Tiga di antaranya berasal dari Jepang, yaitu Yudai Ogawa, Hikaru Mizuno, dan Takaki Ose.
Selain trio tersebut, terdapat Alisher Mirzaev asal Uzbekistan, Iago Bento dari Brasil, serta Abdel Kader Coulibaly yang lahir di Pantai Gading. Kehadiran mereka menambah kualitas sekaligus pengalaman di berbagai lini permainan.
Kombinasi pemain lokal dan naturalisasi membuat kedalaman skuad Kamboja semakin baik. Hal itu menjadi modal penting saat menghadapi Timnas Indonesia dalam pertandingan pembuka Grup A.
Koji Gyotoku Optimistis Kamboja Terus Berkembang
Koji Gyotoku menilai perkembangan sepak bola Kamboja berjalan ke arah positif berkat semakin banyak pemain yang merasakan atmosfer kompetisi Jepang. Pengalaman tersebut ikut meningkatkan kualitas individu yang kemudian berdampak pada performa tim.
"Kini, kami juga memiliki lebih banyak pemain yang berkarier di Jepang. Hal tersebut sangat menggembirakan karena perkembangan individu para pemain turut mendorong kemajuan tim secara keseluruhan," tutur Koji Gyotoku.
Pelatih berusia 61 tahun itu berharap proses tersebut terus membawa kemajuan bagi sepak bola Kamboja. Ia percaya perpaduan filosofi Jepang dengan karakter permainan Kamboja akan menghasilkan tim yang semakin kuat.
"Harapannya, perpaduan antara filosofi sepak bola Jepang dan karakter sepak bola Kamboja dapat terus membawa tim menjadi lebih baik," tegas Koji Gyotoku.
Disadur dari: Bola.com/Vincentius Atmaja/Yus Mei Sawitri, 26 Juli 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
-
Liga Italia 27 Juli 2026 17:23Juventus Inginkan Penyerang Parma, Skema Transfer Jadi Kendala
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 27 Juli 2026 18:33Peran Baru Samuel Chukwueze, Masa Depannya di AC Milan Bisa Berubah
-
Liga Inggris 27 Juli 2026 18:30Manchester United Mundur dari Perburuan Alex Scott
-
Liga Italia 27 Juli 2026 18:26AC Milan Beri Sinyal Jelas soal Francesco Camarda
-
Liga Italia 27 Juli 2026 18:22Juventus Ajukan Tawaran Final untuk Kolo Muani, Tunggu Respons PSG
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 27 Juli 2026 18:14Keluarga Sutrimo Diminta Lapor Polisi Jika Temukan Kejanggalan
-
Liputan6 27 Juli 2026 18:08Tak Terima Diputusin, Pria Aniaya Mantan Pacar di Mal Depok
-
Liputan6 27 Juli 2026 18:01Pemuda Tewas Diamuk Massa di Morowali Usai Dituduh Curi Motor
-
Liputan6 27 Juli 2026 17:54Makna Monumen Kudatuli di Mata Megawati
-
Liputan6 27 Juli 2026 17:4095% Pengiriman Barang Masih Pakai Kapal Berbendera Asing
-
Liputan6 27 Juli 2026 17:28KPK: Tak Ada Perlakuan Istimewa ke Eks Jampidsus Febrie di Rutan
MOST VIEWED
Saatnya Pembuktian! Rekam Jejak John Herdman Dibanding Pelatih Kamboja
John Herdman Buka Suara soal Justin Hubner yang Dilarang Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
3 Pemain Abroad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Justin Hubner jadi Kejutan Besar!
Kamboja Punya Senjata Berbahaya, 2 Pemain Ini Bisa Merepotkan Indonesia
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308334/original/005435400_1785137531-64336.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/690595/original/ilustrasi-pemerkosaan-2-140612-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308608/original/002191500_1785150116-922723.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308485/original/084410800_1785144211-IMG_0743.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516200/original/014760200_1772265748-1000029690.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306884/original/012167500_1784913813-jam4.jpg)
