
Bola.net - Julian Schuster tidak bisa menutupi kekecewaannya setelah SC Freiburg kalah telak 0-3 dari Aston Villa di final Europa League, Rabu malam. Kekalahan itu sekaligus menggagalkan harapan Freiburg meraih trofi mayor pertama dalam sejarah klub.
Melihat jalannya pertandingan, sejak pertengahan babak pertama, wakil Jerman tersebut memang mulai kehilangan kendali permainan dan kesulitan menghadapi tekanan lawan.
Aston Villa tampil lebih efektif sepanjang pertandingan dan pantas keluar sebagai juara. Freiburg gagal menjaga disiplin permainan, terutama saat bertahan di area sendiri. Schuster menilai timnya tak mampu mempertahankan intensitas setelah 40 menit awal yang cukup menjanjikan.
Pelatih berusia 41 tahun itu mengakui atmosfer final memberi tekanan besar kepada para pemainnya. Setelah Villa mengambil alih tempo pertandingan, Freiburg terlihat semakin sulit keluar dari tekanan. Kekalahan ini pun meninggalkan kekecewaan mendalam bagi seluruh tim.
Analisis Schuster

Schuster menyoroti proses lahirnya gol pertama Aston Villa yang dicetak Youri Tielemans melalui situasi bola mati. Menurutnya, lini belakang Freiburg gagal membaca skema tendangan sudut pendek yang dieksekusi lawan dengan sangat rapi. Celah kecil di area pertahanan langsung dimanfaatkan secara maksimal.
Mantan gelandang Freiburg itu menilai para pemainnya terlalu lambat menutup ruang. Akibatnya, Villa leluasa membangun peluang di area berbahaya.
"Itu selalu menjadi pertimbangan tertentu tentang ruang apa yang Anda sediakan. Mereka memainkannya dengan sempurna dan optimal, tentu saja," ujar Julian Schuster.
Masalah Freiburg semakin bertambah menjelang turun minum. Emiliano Buendia mencetak gol kedua setelah lini belakang gagal mengantisipasi bola kedua di kotak penalti.
Schuster menyebut para pemainnya terlalu terburu-buru kembali ke posisi semula hingga kehilangan organisasi pertahanan. Situasi itu membuat Freiburg kalah jumlah pemain saat bertahan dan kehilangan kontrol pertandingan.
"Untuk gol kedua, itu murni kesalahan kami, terutama setelah bola kedua. Anda memiliki dorongan untuk kembali ke posisi semula dengan cepat, dan karena itu kami jelas kalah jumlah pemain," ungkap Schuster.
Harapan Bangkit Demi Masa Depan Freiburg

Memasuki babak kedua, Freiburg sempat mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Mereka menciptakan beberapa peluang, tetapi buruknya penyelesaian akhir membuat momentum cepat hilang. Villa kemudian kembali mengontrol permainan hingga laga selesai.
Meski kecewa, Schuster meminta timnya tidak larut dalam hasil buruk ini. Ia menilai perjalanan Freiburg musim ini tetap layak diapresiasi, terutama dukungan besar dari para suporter sepanjang kompetisi.
"Sayangnya itu tidak cukup. Kami tentu akan dapat merefleksikannya setelah beberapa hari berjarak, dengan sedikit waktu, dan apa yang telah kami capai bersama para penggemar kami," jelas Schuster.
Pelatih asal Jerman itu juga melihat final ini sebagai pengalaman penting untuk perkembangan tim. Menurutnya, Freiburg kini memahami level persaingan yang harus dihadapi jika ingin bersaing di panggung Eropa.
Freiburg tetap akan tampil di kompetisi Eropa musim 2026/27 lewat jalur Conference League. Pengalaman pahit di final ini diharapkan menjadi modal berharga untuk membangun mental dan kualitas tim ke depan.
"Hari ini bagi kami adalah sebuah pengalaman yang membuat kami bisa menjadi lebih baik. Kami dapat menilai secara realistis di mana kami berdiri dan apa yang diperlukan. Kami akan membawa hal itu bersama kami mulai hari ini," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 1 November 2026 09:10Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 17:54Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 06:29Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
-
Bundesliga 26 Oktober 2026 03:49Man of the Match Freiburg vs Bayern: Dayot Upamecano
-
Bundesliga 26 Oktober 2026 03:44Hasil Freiburg vs Bayern: Die Roten Menang 3-1
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 1 November 2026 09:10Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
-
Liga Inggris 1 November 2026 09:00Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
-
Liga Spanyol 1 November 2026 08:51Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
-
Liga Italia 1 November 2026 08:28Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
-
Liga Italia 1 November 2026 08:21Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
-
Liga Italia 1 November 2026 08:03Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
BERITA LAINNYA
-
uefa 23 Oktober 2026 07:56AC Milan dan 2 Kesalahan Fatal yang Mengubah Jalannya Pertandingan
-
uefa 23 Oktober 2026 07:41Mike Maignan Bisa Absen Lebih dari Satu Laga
-
uefa 23 Oktober 2026 07:36Spalletti Bingung Gol Juventus Dianulir
-
uefa 23 Oktober 2026 07:25Juventus Sudah Berjuang Maksimal, tapi Masih Gagal Menang
-
uefa 23 Oktober 2026 06:46Rating Pemain AC Milan usai Dipermak Bournemouth: Maignan Dapat Nilai 1
-
uefa 23 Oktober 2026 06:34Rating Pemain Juventus vs Rennes: Gatti Terendah, Woltemade Tertinggi
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
