
Bola.net - Manchester United kembali menapakkan kaki di panggung semifinal Eropa. Ini seperti membuka babak lama dalam kisah sang raksasa Inggris.
Mereka akan menghadapi Athletic Bilbao di San Mames, Jumat, 2 Mei 2025 pukul 02.00 WIB, pada leg pertama semifinal Liga Europa. Sebuah duel yang membangkitkan kenangan tentang malam-malam klasik Eropa.
Kali terakhir MU mencapai fase empat besar kompetisi Benua Biru terjadi pada musim 2020/2021, juga di Liga Europa. Kala itu, mereka dipimpin oleh sang legenda klub, Ole Gunnar Solskjaer, yang tengah membangun kembali identitas tim. Lawan yang mereka hadapi adalah AS Roma dan babak itu menyuguhkan drama serta gol berlimpah.
MU lolos ke final dengan agregat mencolok 8-5. Namun, kisah mereka tak berakhir bahagia. Di partai puncak, mimpi mereka dipatahkan oleh Villarreal lewat drama adu penalti yang menyakitkan.
Dari Liga Champions ke Liga Europa

Musim 2020/2021 sejatinya dimulai di kompetisi yang lebih prestisius: Liga Champions. Namun, MU gagal bersaing di dengan PSG dan RB Leipzig. Mereka finis di posisi ketiga dan harus turun kasta ke Liga Europa.
Bab baru ini memberi MU ruang bernapas. Mereka tampil solid, menyingkirkan Real Sociedad dengan agregat 4-0 di babak 32 besar. AC Milan menjadi korban berikutnya di babak 16 besar dengan agregat tipis 2-1.
Di perempat final, MU menunjukkan dominasinya atas Granada dengan kemenangan agregat 4-0. Langkah mantap itu membawa mereka ke semifinal menghadapi Roma, yang sebelumnya menyingkirkan Ajax.
Malam Gila di Old Trafford

Pertemuan pertama kontra Roma berlangsung di Old Trafford dan menciptakan malam gila penuh gol. Bruno Fernandes membuka skor, tapi Roma berbalik unggul lewat penalti Pellegrini dan gol Edin Dzeko. Namun, babak kedua menjadi milik MU sepenuhnya.
Fernandes kembali mencetak gol dari titik putih, disusul dua gol dari Edinson Cavani. Paul Pogba dan Mason Greenwood juga mencatatkan nama di papan skor. Kemenangan 6-2 itu menjadi yang terbesar di semifinal Eropa sejak Real Madrid pada 1964.
Leg kedua di Olimpico lebih menegangkan. Cavani mencetak gol pembuka, tapi Roma sempat menyamakan keadaan lewat Dzeko dan Cristante. Meski Roma menang 3-2, MU tetap lolos dengan agregat 8-5.
Patah Hati di Gdansk

Final diadakan di Gdansk, Polandia, bertepatan dengan ulang tahun kemenangan Solskjaer di final Liga Champions 1999. Lawan mereka adalah Villarreal, tim Spanyol yang tampil di final Eropa untuk pertama kalinya. Atmosfer penuh sejarah menyelimuti laga.
Villarreal unggul lebih dulu lewat Gerard Moreno sebelum Cavani menyamakan kedudukan di menit ke-55. Skor 1-1 bertahan hingga 120 menit dan pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.
Dalam drama 22 penendang, hanya satu yang gagal: David De Gea. Tembakannya ditepis Geronimo Rulli, memastikan gelar pertama Villarreal dan rekor keempat bagi pelatih mereka, Unai Emery. Kekalahan itu meninggalkan luka mendalam di kalangan penggemar MU.
Kisah Baru Menanti untuk Ditulis

Empat tahun telah berlalu sejak malam kelabu di Gdansk. Kini, MU kembali berada di ambang final Eropa.
Kali ini, MU diadang lawan yang tak kalah tangguh: Athletic Bilbao. San Mames akan menjadi saksi langkah pertama mereka.
Bersama pelatih dan generasi pemain yang berbeda, MU mencoba menulis kisah yang lebih indah. Tak sekadar membalas kegagalan masa lalu, tapi juga untuk menegaskan bahwa mereka masih layak diperhitungkan di Eropa.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 12:01Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 12:01Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:57Hotman Paris Siap Hadapi Laporan Organisasi Wartawan: Don’t Worry
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:55Polisi Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Cekcok di Bundaran HI
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:51Viral Video Duel Pedang di Lampung, Tangan Korban Nyaris Putus
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:34Eksepsi Diterima, Dokter Tifa Klaim Kantongi Bukti Baru Ijazah Jokowi
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:23Delapan Siswa SMP Tanggamus Mendadak Sakit, Menu MBG Diperiksa
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:20Mengenal École Prancis yang Jadi Model Universitas Republik Indonesia
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4314621/original/003471000_1675653014-329325344_850611612668379_4651093622949196622_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305249/original/015409200_1784789746-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_13.54.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305246/original/026543500_1784789481-1001489611.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305230/original/051948100_1784788477-IMG_2281.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305220/original/005708000_1784787809-1001489242.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305149/original/022929500_1784785968-a_wide_scenic_daylight_photograph_of_a_historic_s.jpg)
