MU Tersingkir dari Liga Europa, Harry Maguire Panen Hujatan

MU Tersingkir dari Liga Europa, Harry Maguire Panen Hujatan
Duel antara Harry Maguire melawan Luuk de Jong di laga semifinal Liga Europa di RheinEnergieStadion, Cologne, Jerman, Senin (17/08/2020) dini hari WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Manchester United harus menyudahi aksinya di ajang Liga Europa 2019-2020. The Red Devils harus mengakui keunggulan Sevilla pada babak semifinal yang digelar di Stadion RheinEnergie, Jerman, Senin (17/8/2020).

Manchester United mengawali laga dengan cukup gemilang. Mereka berhasil mencetak gol menit ke-9 melalui eksekusi penalti Bruno Fernandes.

Sayang, keunggulan Manchester United hanya bertahan 15 menit. Mantan pemain Liverpool, Suso sukses menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan umpan silang Sergio Reguilon.

Sementara gol kemenangan Sevilla dicetak Luuk de Jong pada menit ke-78.

Kedua gol yang bersarang ke Manchester United tak lepas dari bobroknya sistem pertahanan. Pasalnya proses gol Sevilla bisa dibilang mudah.

Fans pun menjadikan bek termahal Manchester United, Harry Maguire sebagai kambing hitam. Kapten Manchester United itu dinilai gagal memberikan keamanan di lini pertahanan.

Terlebih saat terjadi gol Sevilla yang pertama, gaya bertahan Maguire yang konyol mendapat cemoohan netizen yang membuatnya masuk trending topic.

Berikut ini cuitan lucu netizen melihat tingkah konyol bek termahal Manchester United tersebut dikutip dari Twitter.

1. Ga Habis Pikir

3. Sekadar Opini

4. Di mana Bolanya Kawan-kawan

5. Teknik Bertahan Harry Maguire

6. Santai, Jangan Emosi

7. Bolanya Hilang Guys

8. Gaya Bertahan Anak Futsal Katanya

9. Bek Terbaik Dunia Jatuh Kepada?

10. Kualitas 80 Juta Paun

11. Roy Keane Melihat Kekonyolan Harry Maguire

Ingin lihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan highlights pertandingan Liga Champions, silakan klik di sini.

Jika kalian juga ingin melihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan cuplikan pertandingan Liga Europa, silakan klik di sini.

Disadur dari: Bola.com/Penulis Hanif Sri Yulianto/Editor Gregah Nurikhsani

Published: 17 Agustus 2020