
Bola.net - Partai final Liga Europa musim 2024/2025 mempertemukan dua raksasa Premier League, Tottenham Hotspur dan Manchester United. Duel ini akan digelar di Stadion San Mames, Bilbao, pada Kamis (21/5/2025) dini hari WIB.
Kedua tim mengalami musim yang mengecewakan di kompetisi domestik. Namun, mereka punya kesempatan menutup tahun ini dengan cara terbaik: mengangkat trofi Eropa.
Tak hanya soal prestise, laga ini juga menjadi jalur tercepat menuju Liga Champions musim depan. Tiket tersebut akan sangat menentukan posisi finansial klub di masa mendatang.
Opta menyebut laga ini sebagai final dengan probabilitas yang sangat seimbang. Spurs diunggulkan tipis dengan peluang juara 50,3 persen, sementara MU punya 49,7 persen.
Atmosfer final ini diprediksi panas dan emosional. Sebab, satu kemenangan bisa mengubah narasi kegagalan jadi cerita sukses.
Jalan Menuju Liga Champions Dimulai di Bilbao

Final ini jadi peluang terakhir bagi kedua tim untuk lolos ke Liga Champions. Mereka gagal menembus empat besar Premier League dan kini bertaruh di panggung Eropa.
Tottenham terakhir kali merasakan manisnya gelar pada 2008. Sementara MU ingin menghindari musim nirgelar setelah sebelumnya hanya mampu meraih Carabao Cup.
Kemenangan juga berarti pemasukan besar, baik dari hak siar maupun partisipasi Eropa. Nilainya bisa mencapai sekitar Rp1,8 triliun jika dihitung dari pendapatan Liga Champions.
Amorim dan Postecoglou Incar Pembuktian

Ange Postecoglou ingin mengakhiri musim keduanya di Spurs dengan trofi. Ia dikenal sebagai pelatih yang selalu mempersembahkan gelar di tahun kedua.
Ruben Amorim mengakui bahwa skuad MU saat ini bukan yang terbaik. Namun, keberhasilan menjuarai Liga Europa bisa jadi penyelamat kariernya di Old Trafford.
Jika berhasil menang, Amorim akan bergabung dengan Mourinho dan Ten Hag sebagai pelatih debutan yang langsung meraih gelar besar. Ia juga akan mencatatkan rekor sebagai pelatih muda yang sukses di Eropa bersama klub Inggris.
Statistik yang Menggambarkan Kekuatan Masing-Masing

Manchester United tampil solid di Liga Europa musim ini. Mereka belum merasakan kekalahan dalam 14 pertandingan dengan torehan 35 gol.
Tottenham punya Dominic Solanke yang bersinar sejak babak gugur. Ia mencetak gol penting di semifinal dan jadi penentu lewat penalti di babak sebelumnya.
Di kubu MU, Bruno Fernandes tampil luar biasa dengan 7 gol dan 4 assist. Ia kini tercatat sebagai pemain paling produktif sepanjang sejarah kompetisi ini.
Dominasi Spurs di Musim Ini Jadi Ancaman

Tottenham mendominasi pertemuan melawan MU di musim 2024/2025. Mereka meraih kemenangan dalam tiga laga di semua ajang.
Jika menang lagi di final, MU akan mencatat rekor buruk dengan empat kekalahan dari Spurs dalam satu musim. Ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah pertemuan kedua tim.
Keduanya terakhir bertemu di kompetisi Eropa pada musim 1963/64. Saat itu, MU keluar sebagai pemenang dengan agregat 4-3.
Final Eropa yang Sarat Makna Historis

Ini adalah final Liga Europa keempat yang mempertemukan dua tim asal Inggris sejak era rebranding 2009. Tottenham akan tampil di final Eropa ketiga sepanjang sejarah klub.
Pertandingan ini juga mencatatkan final sesama tim Inggris yang keenam di pentas Eropa. Inggris menjadi satu-satunya negara dengan rekor sebanyak itu, mengungguli Spanyol dan Italia.
Jika Spurs menang, mereka akan sejajar dengan Liverpool yang sudah mengoleksi tiga trofi UEFA Cup atau Liga Europa. Sevilla masih menjadi pemegang rekor terbanyak dengan tujuh gelar.
Prediksi Superkomputer: Pertarungan Ketat di San Mames

Simulasi dari Opta menunjukkan laga ini nyaris tak bisa diprediksi. Dalam 10.000 simulasi, Spurs menang di 37,5 persen dan MU di 35,2 persen.
Sebanyak 27,3 persen sisanya berakhir imbang, berpotensi lanjut ke perpanjangan waktu atau adu penalti. Ini menunjukkan laga akan berlangsung sangat ketat hingga menit akhir.
Gaya bermain menyerang dari kedua tim akan menyajikan duel terbuka. Fernandes dan Alejandro Garnacho di satu sisi, Solanke serta Son Heung-min di sisi lain akan jadi kunci penentu jalannya pertandingan.
Sumber: Opta
Pertandingan: Tottenham vs Manchester United
Jadwal Final Liga Europa
Pertandingan: Tottenham vs Manchester United
Venue: San Mames, Bilbao
Waktu: Kamis, 22 Mei 2025
Jam kick off: 02:00 dini hari WIB
Siaran langsung: SCTV, beIN Sports
Live streaming: Vidio.
Link streaming: Klik tautan ini
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:53Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:27Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
-
Liga Italia 6 September 2026 23:59Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
-
Liga Italia 6 September 2026 23:45Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:30Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:53Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:27Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
-
Liga Italia 6 September 2026 23:59Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
-
Liga Italia 6 September 2026 23:45Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:30Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:18Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
BERITA LAINNYA
-
uefa 29 Agustus 2026 11:30Hasil Drawing Liga Europa 2026/2027: Juventus Jumpa Sociedad, Milan Hadapi Benfica
-
uefa 20 Agustus 2026 10:12Gambaran Awal Skuad AC Milan untuk Liga Europa 2026-27
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
