Megawati Hangestri Optimistis Pemain Senior dan Junior Jakarta Pertamina Enduro Bisa Kompak demi Juarai Proliga 2026

Megawati Hangestri Optimistis Pemain Senior dan Junior Jakarta Pertamina Enduro Bisa Kompak demi Juarai Proliga 2026
Peluncuran Jakarta Pertamina Enduro jelang Proliga 2026 di Jakarta, Senin (5/1/2026). (c) Jakarta Pertamina Enduro

Bola.net - Megawati Hangestri Pertiwi meyakini bahwa para pemain senior dan junior Jakarta Pertamina Enduro bisa mempertahankan kekompakan sepanjang Proliga 2026. Sebab, ia merasa tidak ada jarak usia di antara para pemain.

Setelah membela Daejeon Red Sparks di Korean V-League 2023/2024 dan 2024/2025, serta Jakarta BIN di Proliga 2024 dan Gresik Petrokimia di Proliga 2025, Mega akhirnya kembali membela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026.

Mega sudah pernah membela skuad JPE di Proliga pada 2015, 2016, 2017, 2022, dan 2023. Ia pun membantu mereka menjadi runner up pada 2016 dan 2023. Mega sendiri sukses menyabet gelar juara Proliga perdananya bersama BIN pada 2024.

1 dari 2 halaman

Rasanya Tidak Ada Jarak Usia di Antara Para Pemain

Rasanya Tidak Ada Jarak Usia di Antara Para Pemain

Megawati Hangestri Pertiwi pada acara peluncuran tim Jakarta Pertamina Enduro untuk Proliga 2026 (c) Bola.net/Abdul Aziz

Kembali ke JPE di Proliga 2026, Mega senang membela klub pertamanya di liga voli tertinggi Indonesia. Kali ini, pemain berusia 26 tahun tersebut akan berlaga dengan beberapa pemain muda.

'Megatron' pun senang mereka langsung kompak selama periode persiapan jelang musim baru. Ia menyatakan bahwa proses adaptasi para pemain muda di JPE ditentukan oleh sesi latihan, yang melecut kekompakan tim.

"Tentunya dengan latihan sih, kita juga sering ngobrol kan, banyak anak muda juga. Kayak nggak ada gap gitu loh dari kita. Kalau di Korea kan jarak umurnya jauh gitu kan, tapi kayaknya (di Indonesia) nggak ada sih. Kekompakan timnya juga dijaga," tuturnya dalam acara peluncuran JPE di Jakarta, Senin (5/1/2026).

2 dari 2 halaman

'Chemistry' Jadi Kunci Penting

Juga berbekal pengalaman bermain di Korea Selatan, Mega mengakui bahwa level kompetisi di Indonesia tak terlalu berbeda. Namun, ia menekankan bahwa kekompakan tim menjadi hal yang harus dijaga agar bisa meraih kesuksesan.

"Mungkin nggak jauh beda (dari liga Korea Selatan), karena kita juga main voli juga, kita main (sebagai) tim. Yang terpenting itu chemistry sih kalau main voli itu. Jadi, nggak harus satu (saja) yang bagus. Kita harus bagus semuanya," pungkasnya.