
Bola.net - Proses seleksi cabang olahraga (cabor) voli indoor yang diproyeksikan turun di Pekan Olahraga Pelajar (Popnas) 23-24 Agustus lalu mendapat protes keras dari beberapa kalangan insan voli Surabaya. Pasalnya menurut mereka, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim terkesan tidak fair dalam melakukan perekrutan pemain.
Sekretaris Umum PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) Surabaya, Edy Suwasono mempertanyakan proses seleksi yang menurutnya tidak memberi kesempatan pada semua atlet terbaik dan punya potensi. "Seleksinya hanya dilakukan dua hari dan tidak semua atlet yang layak masuk ikut dilibatkan. Untuk Surabaya hanya atlet putra yang dipanggil, atlet putri malah tidak ada," sebut Edy di sela-sela Pro Liga Mini Kapolrestabes Cup 2013 di Lapangan Dinas Pendidikan Jatim, Rabu (28/8).
Menurut Suwasono, sejatinya banyak atlet Surabaya yang layak mengikuti seleksi untuk bersaing dengan pemain lainnya. Namun, nyatanya atlet putri terbaik Surabaya malah tidak diberi kesempatan. "Saya tidak tahu mengapa tidak ada. Ini cukup disayangkan kok seperti ini," lanjutnya seraya menerangkan ahwa proses seleksi itu tidak menyertakan PBVSI, hanya Dispora dan Dinas Pendidikan Jatim.
Protes tidak hanya dilontarkan Edy, Mashudi juga ikut memberi komentar. Pelatih senior bola voli Jatim ini mengritik proses seleksi dan rekrutmen atlet Popnas. "Seharusnya semua atlet diberi kesempatan yang sama, jangan pilih kasih seperti ini. Kasihan atlet yang layak dan punya kualitas, tapi tidak diberi kesempatan dan malah jadi korban," terang Mashudi.
Hal senada disampaikan pelatih voli senior lainnya, Hasan Urifan Salam. Malah menurutnya proses seleksi Popnas tersebut harus dirombak. "Dari dulu orangnya itu-itu saja dan sistemnya tetap saja. Ada baiknya sistem harus diubah total," katanya menimpali.
Sementara Kabid Olahraga Prestasi Dispora Jatim Dudi Harjantoro mengatakan, atlet-atlet Popnas sudah menjalani seleksi secara baik oleh tim yang menangani di masing-masing cabor. "Saya kira seleksinya dilakukan secara ketat. Kita menurunkan atlet-atlet terbaik di Popnas nanti," jelas Dodi.
Jatim akan menurunkan sebanyak 242 atlet dan ofisial di Popnas yang dijadwalkan di Jakarta, 14-20 September 2013. Jatim tampil di 20 cabor yang ditandingkan. Rencananya, kontingen Jatim bakal terbang ke Jakarta secara bertahap. Tahap pertama berangkat pada 10 September, sedangkan kontingen besar ke Jakarta pada 12 September nanti. (fjr/kny)
Sekretaris Umum PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) Surabaya, Edy Suwasono mempertanyakan proses seleksi yang menurutnya tidak memberi kesempatan pada semua atlet terbaik dan punya potensi. "Seleksinya hanya dilakukan dua hari dan tidak semua atlet yang layak masuk ikut dilibatkan. Untuk Surabaya hanya atlet putra yang dipanggil, atlet putri malah tidak ada," sebut Edy di sela-sela Pro Liga Mini Kapolrestabes Cup 2013 di Lapangan Dinas Pendidikan Jatim, Rabu (28/8).
Menurut Suwasono, sejatinya banyak atlet Surabaya yang layak mengikuti seleksi untuk bersaing dengan pemain lainnya. Namun, nyatanya atlet putri terbaik Surabaya malah tidak diberi kesempatan. "Saya tidak tahu mengapa tidak ada. Ini cukup disayangkan kok seperti ini," lanjutnya seraya menerangkan ahwa proses seleksi itu tidak menyertakan PBVSI, hanya Dispora dan Dinas Pendidikan Jatim.
Protes tidak hanya dilontarkan Edy, Mashudi juga ikut memberi komentar. Pelatih senior bola voli Jatim ini mengritik proses seleksi dan rekrutmen atlet Popnas. "Seharusnya semua atlet diberi kesempatan yang sama, jangan pilih kasih seperti ini. Kasihan atlet yang layak dan punya kualitas, tapi tidak diberi kesempatan dan malah jadi korban," terang Mashudi.
Hal senada disampaikan pelatih voli senior lainnya, Hasan Urifan Salam. Malah menurutnya proses seleksi Popnas tersebut harus dirombak. "Dari dulu orangnya itu-itu saja dan sistemnya tetap saja. Ada baiknya sistem harus diubah total," katanya menimpali.
Sementara Kabid Olahraga Prestasi Dispora Jatim Dudi Harjantoro mengatakan, atlet-atlet Popnas sudah menjalani seleksi secara baik oleh tim yang menangani di masing-masing cabor. "Saya kira seleksinya dilakukan secara ketat. Kita menurunkan atlet-atlet terbaik di Popnas nanti," jelas Dodi.
Jatim akan menurunkan sebanyak 242 atlet dan ofisial di Popnas yang dijadwalkan di Jakarta, 14-20 September 2013. Jatim tampil di 20 cabor yang ditandingkan. Rencananya, kontingen Jatim bakal terbang ke Jakarta secara bertahap. Tahap pertama berangkat pada 10 September, sedangkan kontingen besar ke Jakarta pada 12 September nanti. (fjr/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Voli 2 September 2026 16:03Menuju Asian Games 2026: PBVSI Panggil 12 Pemain untuk Pelatnas Timnas Voli Putri Indonesia
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:23Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
-
Liga Inggris 6 September 2026 22:01Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
-
Liga Italia 6 September 2026 21:41Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
-
Liga Italia 6 September 2026 21:30Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
-
Liga Inggris 6 September 2026 21:15Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
-
Bola Indonesia 6 September 2026 21:04Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
BERITA LAINNYA
-
voli 2 September 2026 16:03Menuju Asian Games 2026: PBVSI Panggil 12 Pemain untuk Pelatnas Timnas Voli Putri Indonesia
-
voli 1 September 2026 21:33Inilah Skuad Timnas Voli Putra dan Putri Indonesia untuk Asian Games 2026
-
voli 24 Agustus 2026 16:50Timnas Voli Putri Indonesia Takluk dari Thailand di AVC Continental 2026
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
