Timnas Voli Putri Indonesia Langsung Fokus ke Filipina Usai Kalah dari Thailand di SEA V Cup 2026

Timnas Voli Putri Indonesia Langsung Fokus ke Filipina Usai Kalah dari Thailand di SEA V Cup 2026
Aksi Timnas Voli Putri Indonesia pada ajang AVC Women Cup 2026 (c) Dok. AVC

Bola.net - Timnas Voli Putri Indonesia gagal melanjutkan momentum positif pada leg kedua SEA V Cup 2026. Srikandi Merah Putih kalah 0-3 dari Thailand di 700th Anniversary Chiang Mai Sports Complex, Sabtu (8/8/2026).

Indonesia menyerah dalam tiga set dengan skor 18-25, 17-25, dan 12-25. Hasil ini berbanding terbalik dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Vietnam sehari sebelumnya.

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh, menyebut laga melawan Thailand juga menjadi kesempatan bagi sejumlah pemain pengganti untuk mendapatkan pengalaman. Tim kini langsung mengalihkan perhatian ke pertandingan terakhir menghadapi Filipina.

Kekalahan dari Thailand akan menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi Filipina. Indonesia berharap dapat menutup rangkaian pertandingan di Chiang Mai dengan hasil yang lebih baik.

Indonesia Kesulitan Mengimbangi Tekanan Thailand

Thailand langsung mengambil kendali permainan sejak set pertama. Indonesia kesulitan menjaga penerimaan bola dan menembus pertahanan tuan rumah secara konsisten sehingga Thailand menang 25-18.

Pada set kedua, Indonesia sempat memperkecil ketertinggalan dari 1-6 menjadi 6-8. Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama karena beberapa kesalahan servis membuat Thailand kembali menjauh dan menang 25-17.

Pelatih Marcos Sugiyama juga melakukan rotasi dengan mengistirahatkan sejumlah pemain, termasuk Arsela Nuari, Mediol Yoku, dan Chelsa Berliana. Pergantian tersebut memberikan kesempatan kepada pemain lain untuk merasakan atmosfer pertandingan internasional.

Memasuki set ketiga, Indonesia semakin kesulitan keluar dari tekanan Thailand. Penerimaan bola dan blok yang belum maksimal membuat tuan rumah leluasa memperlebar keunggulan hingga menang 25-12.

Fokus Filipina, Indonesia Bidik Hasil Lebih Baik

Luciana menilai kesempatan bermain bagi pemain pengganti tetap memberikan manfaat bagi perkembangan skuad Indonesia.

“Tim memberikan kesempatan kepada pemain pengganti untuk mendapatkan pengalaman dan membangun mental bertanding di level internasional. Meski hasilnya belum sesuai harapan, pertandingan ini menjadi bekal berharga bagi para pemain muda,” kata Luciana.

Setelah kekalahan dari Thailand, Indonesia tidak memiliki banyak waktu untuk berlarut-larut dalam kekecewaan. Filipina menjadi lawan berikutnya sekaligus kesempatan untuk memperbaiki performa pada pertandingan penutup.

“Kini fokus tim sepenuhnya tertuju pada laga penentuan besok. Kami akan melakukan evaluasi dan berusaha tampil lebih baik untuk meraih hasil maksimal,” ujarnya.

Laga melawan Filipina akan menjadi kesempatan Indonesia menutup leg kedua SEA V Cup 2026 dengan hasil positif. Perbaikan penerimaan bola, efektivitas serangan, dan konsistensi permainan menjadi aspek penting yang perlu dibenahi setelah kekalahan dari Thailand.