
Bola.net - Kontroversi seputar penyelenggaraan Piala AFF 2012 kini mulai menyeruak. The Brunei Times menuliskan jika ada tengara pengaturan skor pada laga terakhir kualifikasi.
Di laga terakhir kualifikasi, Myanmar dan Laos bermain imbang tanpa gol. Hasil ini menempatkan keduanya di peringkat satu dan dua serta menutup peluang Brunei untuk melaju ke putaran final 24 November - 22 Desember. Hasil imbang Myanmar dan Laos juga berarti Timor Leste butuh minimal hasil imbang untuk bisa ke putaran final.
Di luar dugaan, pada pertandingan terakhir, Timor Leste malah takluk 2-1 dari Brunei yang membawa Myanmar dan Laos lolos ke putaran final. Dua dokumen beredar di internet terkait kontroversi ini, namun masih belum bisa dibuktikan jika keduanya adalah dokumen legal.
Satu dokumen menyebar pada hari Kamis (18/10) minggu lalu diklaim dari mantan agen CIA yang menyebutkan jika Laos dan Myanmar sudah menyuap wasit di pertandingan itu. Sementara dokumen lainnya berasal dari FIFA yang bunyinya adalah sebagai berikut:
"... Kedua tim, Laos dan Myanmar, didiskualifikasi dari turnamen AFF serta dilarang mengikuti kualifikasi Piala Asia. Brunei dan Timor Leste dipromosikan mengikuti putaran final Piala AFF ... enam wasit akan diberhentikan dari FIFA serta dikenai sanksi ..."
Namun ada yang menyangsikan kebenaran fax dari FIFA tersebut, karena tata bahasa yang dipakai tidak beraturan. Sementara itu Federasi Sepakbola Brunei Darussalam (NFABD) menolak memberikan komentar terkait dengan kontroversi yang dimuat oleh The Brunei Times.
Myanmar yang keluar sebagai juara grup di babak kualifikasi akan berada di Grup A bersama dengan Thailand, Vietnam dan Filipina. Sementara Laos yang keluar sebagai runner up bergabung di Grup B bersama Malaysia, Indonesia dan Singapura. (tbt/mac)
Di laga terakhir kualifikasi, Myanmar dan Laos bermain imbang tanpa gol. Hasil ini menempatkan keduanya di peringkat satu dan dua serta menutup peluang Brunei untuk melaju ke putaran final 24 November - 22 Desember. Hasil imbang Myanmar dan Laos juga berarti Timor Leste butuh minimal hasil imbang untuk bisa ke putaran final.
Di luar dugaan, pada pertandingan terakhir, Timor Leste malah takluk 2-1 dari Brunei yang membawa Myanmar dan Laos lolos ke putaran final. Dua dokumen beredar di internet terkait kontroversi ini, namun masih belum bisa dibuktikan jika keduanya adalah dokumen legal.
Satu dokumen menyebar pada hari Kamis (18/10) minggu lalu diklaim dari mantan agen CIA yang menyebutkan jika Laos dan Myanmar sudah menyuap wasit di pertandingan itu. Sementara dokumen lainnya berasal dari FIFA yang bunyinya adalah sebagai berikut:
"... Kedua tim, Laos dan Myanmar, didiskualifikasi dari turnamen AFF serta dilarang mengikuti kualifikasi Piala Asia. Brunei dan Timor Leste dipromosikan mengikuti putaran final Piala AFF ... enam wasit akan diberhentikan dari FIFA serta dikenai sanksi ..."
Namun ada yang menyangsikan kebenaran fax dari FIFA tersebut, karena tata bahasa yang dipakai tidak beraturan. Sementara itu Federasi Sepakbola Brunei Darussalam (NFABD) menolak memberikan komentar terkait dengan kontroversi yang dimuat oleh The Brunei Times.
Myanmar yang keluar sebagai juara grup di babak kualifikasi akan berada di Grup A bersama dengan Thailand, Vietnam dan Filipina. Sementara Laos yang keluar sebagai runner up bergabung di Grup B bersama Malaysia, Indonesia dan Singapura. (tbt/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Asia 13 Desember 2012 13:32 -
Bola Indonesia 13 Desember 2012 11:51Preview AFF: Thailand vs Malaysia, Lawan Berat Juara Bertahan
-
Asia 9 Desember 2012 06:03 -
Asia 8 Desember 2012 21:01 -
Tim Nasional 2 Desember 2012 00:13
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 28 Maret 2026 16:41 -
Tim Nasional 28 Maret 2026 16:31 -
Liga Inggris 28 Maret 2026 16:29 -
Liga Inggris 28 Maret 2026 16:07 -
Tim Nasional 28 Maret 2026 15:42 -
Otomotif 28 Maret 2026 15:15
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada...
- 3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, A...
- Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Mas...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...
















:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5539770/original/085372900_1774619710-033A9641.JPG.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540211/original/032439000_1774689231-20121002014.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540210/original/046253600_1774688411-Screenshot_20260328_140636_Instagram.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539781/original/084989500_1774620379-Prabowo_-_Anwar_Ibrahim.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539843/original/087983700_1774629042-1000023606.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5539809/original/046869500_1774621493-20260327AA_Timnas_Indonesia_vs_Sein-02__2_.jpg)
