
Bola.net - Dell Aspac Jakarta yang berhasil memaksakan kondisi over time melalui tembakan tiga angka Oki Wira Sanjaya, tidak berhasil memanfaatkan momentum. Sebaliknya, Satria Muda BritAma Jakarta berhasil memanfaatkan keterburu-buruan Aspac untuk mengemas kemenangan dengan skor tipis 62-58.
Ketatnya laga sudah mulai terlihat dari kuarter pertama. Kedudukan empat sama baru berhasil meluncur naik ketika laga kuarter pertama menjelang usai. Tujuh poin dari pemain debutan Arki Dikania Wisnu membawa Satria Muda unggul sementara 13-9.
Performa buruk para pemain Aspac terlihat pada kuarter kedua. Dengan field goals hanya 18 persen, Aspac hanya mampu menambah delapan poin. Xaverius Prawiro yang gemilang di kuarter pertama tidak mampu menambah raihan angka. Sementara pada kubu Satria Muda, meskipun melaju lamban, empat poin dari Faisal Julius Achmad dan tambahan lima poin dari Bonanza Siregar mempertahankan keunggulan Satria Muda 26-17.
Laga berakhir ricuh di akhir kuarter ketiga. Hampir semua pemain dari kedua tim terlibat saling dorong. Sebelumnya, pada kuarter ini Aspac berhasil membalik keadaan dengan menguasai laga dengan raihan 19-11. Mario Gerungan produktif dengan total delapan poin.
Sebuah tembakan tiga angka dari Oki Wira yang berhasil memaksa over time pada akhir kuarter ke empat tidak berhasil menjadi momentum kebangkitan Aspac. Para pemain Aspac terlihat sangat buru-buru dalam mengeksekusi serangan. Satria Muda sempat meninggalkan Aspac 7-0 sebelum didekati oleh tembakan tiga angka oleh Xaverius. Namun akhirnya ketenangan Arki Dikania Wisnu dalam mengolah serangan akhir berbuah assist kepada Christian Ronaldo Sitepu yang langsung menyegel kemenangan.
Faisal menjadi pemain terbaik dengan mencetak 17 angka dan 7 rebound. Pada kubu Aspac, Xaverius membukukan 13 poin. (nbl/kny)
Ketatnya laga sudah mulai terlihat dari kuarter pertama. Kedudukan empat sama baru berhasil meluncur naik ketika laga kuarter pertama menjelang usai. Tujuh poin dari pemain debutan Arki Dikania Wisnu membawa Satria Muda unggul sementara 13-9.
Performa buruk para pemain Aspac terlihat pada kuarter kedua. Dengan field goals hanya 18 persen, Aspac hanya mampu menambah delapan poin. Xaverius Prawiro yang gemilang di kuarter pertama tidak mampu menambah raihan angka. Sementara pada kubu Satria Muda, meskipun melaju lamban, empat poin dari Faisal Julius Achmad dan tambahan lima poin dari Bonanza Siregar mempertahankan keunggulan Satria Muda 26-17.
Laga berakhir ricuh di akhir kuarter ketiga. Hampir semua pemain dari kedua tim terlibat saling dorong. Sebelumnya, pada kuarter ini Aspac berhasil membalik keadaan dengan menguasai laga dengan raihan 19-11. Mario Gerungan produktif dengan total delapan poin.
Sebuah tembakan tiga angka dari Oki Wira yang berhasil memaksa over time pada akhir kuarter ke empat tidak berhasil menjadi momentum kebangkitan Aspac. Para pemain Aspac terlihat sangat buru-buru dalam mengeksekusi serangan. Satria Muda sempat meninggalkan Aspac 7-0 sebelum didekati oleh tembakan tiga angka oleh Xaverius. Namun akhirnya ketenangan Arki Dikania Wisnu dalam mengolah serangan akhir berbuah assist kepada Christian Ronaldo Sitepu yang langsung menyegel kemenangan.
Faisal menjadi pemain terbaik dengan mencetak 17 angka dan 7 rebound. Pada kubu Aspac, Xaverius membukukan 13 poin. (nbl/kny)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 16 Juni 2026 10:33Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
BERITA LAINNYA
-
basket 23 Januari 2026 09:13Real Madrid Disebut Siap Gabung Proyek NBA Europe
-
basket 8 Januari 2026 22:02Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
-
basket 6 Januari 2026 19:15IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
-
basket 19 Desember 2025 09:10Jadwal Lengkap Pertandingan Basket SEA Games 2025 Thailand, 13-19 Desember 2025
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 23:21BGN: Insentif SPPG Tak Lagi Merata Rp 6 Juta per Hari
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260168/original/089343000_1781579457-000_B78C67W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260155/original/069961900_1781578945-3ae04965-7c16-44f3-b1de-2a0cafabfd68.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260090/original/064541400_1781555167-timnas-tanjung-verde-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260071/original/054096800_1781543857-000_B77B4UG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260073/original/052814200_1781543994-AP26166603425435.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5080103/original/047492500_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_3.jpg)
